<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes Telusuri Keberadaan Klinik Ade Pengguna Vaksin Palsu di Slipi </title><description>Kemenkes merilis Klinik Ade Kurniawan di Slipi, Jakarta Barat menggunakan vaksin palsu. Tapi keberadaan klinik itu masih misterius.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi"/><item><title>Dinkes Telusuri Keberadaan Klinik Ade Pengguna Vaksin Palsu di Slipi </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi</guid><pubDate>Minggu 17 Juli 2016 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi-7U38vrtWvf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barang bukti vaksin palsu yang disita Bareskrim Polri (Dara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/17/338/1439843/dinkes-telusuri-keberadaan-klinik-ade-pengguna-vaksin-palsu-di-slipi-7U38vrtWvf.jpg</image><title>Barang bukti vaksin palsu yang disita Bareskrim Polri (Dara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 14 rumah sakit dan klinik pengguna vaksin palsu. Tiga di antaranya berada di Jakarta. Namun, keberadaan klinik milik Dr. Ade Kurniawan yang disebutkan berada di Rawa Belong, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, sejauh ini belum diketahui.
Sementara dua rumah sakit dan klinik lainnya di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Harapan Bunda dan Bidan Elly telah banyak disorot publik.
Pantauan Okezone di Jalan Rawa Belong, tidak terlihat ada tanda-tanda klinik atas nama Dr Ade Kurniawan di sana. Warga sekitar mengaku tidak pernah mendengar nama klinik tersebut.
&quot;Belum pernah dengar, kalau klinik banyak di daerah sini, ada Medivita, Meditra, cuma kita enggak tahu. Belum pernah demgar kalau Ade Kurniawan,&quot; kata Yudi (46) warga Rawa Belong, Minggu (17/7/2016).
Yudi mengatakan, sudah banyak pihak yang menanyakan dan mencari keberadaan klinik tersebut, sejak diumumkan oleh Kemenkes, namun belum ditemukan.
&quot;Cuma mungkin karena nama dokternya, banyak dokter praktik juga di sini,&quot; ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Koesmedi mengatakan, klinik Dr Ade Kurniawan tidak terdaftar di layanan kesehatan (yankes) di database Dinkes. &quot;Yang di Slipi, Jakarta Barat, kliniknya enggak terdaftar di yankes kita,&quot; kata Koesmedi.
Karenanya, pada Jumat 15 Juli 2016, Koesmedi bersama pihak Kemenkes dan Bareskrim Polri menelusuri keberadaan klinik itu. &quot;Untuk klinik Ade yang di Slipi kita masih lakukan penelusuran, nanti siang kita rembuk dengan Kemenkes dan Bareskrim untuk mencari lokasinya,&quot; lanjutnya.
Koesmedi belum menjelaskan perkembangan hasil penelusuran tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8xNi8yMi83ODUyNi8zL0ZybHprWDBJVWFz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 14 rumah sakit dan klinik pengguna vaksin palsu. Tiga di antaranya berada di Jakarta. Namun, keberadaan klinik milik Dr. Ade Kurniawan yang disebutkan berada di Rawa Belong, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, sejauh ini belum diketahui.
Sementara dua rumah sakit dan klinik lainnya di Jakarta, yaitu Rumah Sakit Harapan Bunda dan Bidan Elly telah banyak disorot publik.
Pantauan Okezone di Jalan Rawa Belong, tidak terlihat ada tanda-tanda klinik atas nama Dr Ade Kurniawan di sana. Warga sekitar mengaku tidak pernah mendengar nama klinik tersebut.
&quot;Belum pernah dengar, kalau klinik banyak di daerah sini, ada Medivita, Meditra, cuma kita enggak tahu. Belum pernah demgar kalau Ade Kurniawan,&quot; kata Yudi (46) warga Rawa Belong, Minggu (17/7/2016).
Yudi mengatakan, sudah banyak pihak yang menanyakan dan mencari keberadaan klinik tersebut, sejak diumumkan oleh Kemenkes, namun belum ditemukan.
&quot;Cuma mungkin karena nama dokternya, banyak dokter praktik juga di sini,&quot; ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Koesmedi mengatakan, klinik Dr Ade Kurniawan tidak terdaftar di layanan kesehatan (yankes) di database Dinkes. &quot;Yang di Slipi, Jakarta Barat, kliniknya enggak terdaftar di yankes kita,&quot; kata Koesmedi.
Karenanya, pada Jumat 15 Juli 2016, Koesmedi bersama pihak Kemenkes dan Bareskrim Polri menelusuri keberadaan klinik itu. &quot;Untuk klinik Ade yang di Slipi kita masih lakukan penelusuran, nanti siang kita rembuk dengan Kemenkes dan Bareskrim untuk mencari lokasinya,&quot; lanjutnya.
Koesmedi belum menjelaskan perkembangan hasil penelusuran tersebut.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8xNi8yMi83ODUyNi8zL0ZybHprWDBJVWFz&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
