<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kata Kepala BIN soal Tewasnya Teroris Diduga Santoso</title><description>Komentar Kepala BIN terkait tewasnya pria yang diduga sebagai Santoso.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso"/><item><title>Kata Kepala BIN soal Tewasnya Teroris Diduga Santoso</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso</guid><pubDate>Senin 18 Juli 2016 21:49 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso-p6JTtxyD2k.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/18/337/1440957/kata-kepala-bin-soal-tewasnya-teroris-diduga-santoso-p6JTtxyD2k.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Polisi terlibat baku tembak dengan kelompok Santoso di kawasan hutan Poso, Sulawesi Tengah, sore tadi. Hasilnya, dua orang dikabarkan tewas dan satu di antaranya diduga Santoso.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, dugaan salah satu jenazah tersebut Santoso adalah adanya ciri fisik tahi lalat di dahi.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso belum mau berkomentar banyak soal ditembak matinya teroris yang diburu bertahun-tahun lamanya itu. Saat ini kata Sutiyoso, kepolisian masih mengintifikasi kebenaran identitas jenazah tersebut sebagai Santoso.
&quot;Masih diindentifikasi. Ada dua tewas tiga lari,&quot; kata Sutiyoso saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (18/72016). (Baca juga: Diduga Teroris Santoso Tewas Usai Baku Tembak di Poso)
Diketahui, baku tembak yang  berlansung di hutan kawasan Poso, Sulawesi Tengah itu menewaskan dua  orang, salah seorang diduga Santoso terdapat ciri tahi lalat di dahi.
&quot;Baku tembak antara tim kami dengan ada lima orang di daerah  Tambarana. Saya dapat informasi, ada dua orang yang tertembak meninggal  dunia, kemudian tiga orang lagi melarikan diri dan disita juga satu  senjata M16,&quot; kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan.
Tito mengatakan,&amp;nbsp; dua jenazah tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit  Bhayangkara Jakarta untuk diautopsi dan diidentifikasi. Tito juga  mengatakan, tes DNA juga akan dilakukan untuk memastikan identitas dua  jenazah. (day)</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi terlibat baku tembak dengan kelompok Santoso di kawasan hutan Poso, Sulawesi Tengah, sore tadi. Hasilnya, dua orang dikabarkan tewas dan satu di antaranya diduga Santoso.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, dugaan salah satu jenazah tersebut Santoso adalah adanya ciri fisik tahi lalat di dahi.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso belum mau berkomentar banyak soal ditembak matinya teroris yang diburu bertahun-tahun lamanya itu. Saat ini kata Sutiyoso, kepolisian masih mengintifikasi kebenaran identitas jenazah tersebut sebagai Santoso.
&quot;Masih diindentifikasi. Ada dua tewas tiga lari,&quot; kata Sutiyoso saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (18/72016). (Baca juga: Diduga Teroris Santoso Tewas Usai Baku Tembak di Poso)
Diketahui, baku tembak yang  berlansung di hutan kawasan Poso, Sulawesi Tengah itu menewaskan dua  orang, salah seorang diduga Santoso terdapat ciri tahi lalat di dahi.
&quot;Baku tembak antara tim kami dengan ada lima orang di daerah  Tambarana. Saya dapat informasi, ada dua orang yang tertembak meninggal  dunia, kemudian tiga orang lagi melarikan diri dan disita juga satu  senjata M16,&quot; kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan.
Tito mengatakan,&amp;nbsp; dua jenazah tersebut akan dibawa ke Rumah Sakit  Bhayangkara Jakarta untuk diautopsi dan diidentifikasi. Tito juga  mengatakan, tes DNA juga akan dilakukan untuk memastikan identitas dua  jenazah. (day)</content:encoded></item></channel></rss>
