<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Bandang Malaysia, Bandara Penang dan Tempat Wisata Terendam</title><description>Negeri jiran Malaysia dilanda banjir bandang. Bandara Penang dan beberapa tempat wisata favorit di Batu Ferringhi, terkepung air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam"/><item><title>Banjir Bandang Malaysia, Bandara Penang dan Tempat Wisata Terendam</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam</guid><pubDate>Selasa 19 Juli 2016 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam-k1AiwYziuU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil terjebak banjir di Teluk Bahang, Malaysia. (Foto: Facebook/Hilmi Yahaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/19/18/1441425/banjir-bandang-malaysia-bandara-penang-dan-tempat-wisata-terendam-k1AiwYziuU.jpg</image><title>Mobil terjebak banjir di Teluk Bahang, Malaysia. (Foto: Facebook/Hilmi Yahaya)</title></images><description>TELUK BAHANG &amp;ndash; Negeri jiran Malaysia dilanda banjir bandang. Sejumlah rumah warga, terutama yang berada di dekat bendungan Teluk Bahang, barat laut Penang, terendam air. Di wilayah Yan sedikitnya 200 warga terpaksa dievakuasi.
Selain itu, banjir bandang yang datang akibat hujan lebat sejak Senin 18 Juli 2016 tersebut juga mengepung Bandara Penang dan beberapa tempat wisata favorit di Batu Ferringhi dengan air. Hal itu mengharuskan beberapa turis di ruang kedatangan menggotong tinggi-tinggi koper dan bawaan mereka agar tidak basah. Meski demikian, penerbangan sama sekali tidak terganggu.
&amp;ldquo;Kami sempat berputar-putar di udara sebelum akhirnya mendarat,&amp;rdquo; kata turis asal Amerika, Trisha Goulding (29), yang merasa tidak nyaman karena harus menenteng-nenteng kopernya melewati banjir.
Staf pariwisata Malaysia menjelaskan, ketinggian air di dalam bandara sendiri hanya 30 sentimeter. Akan tetapi, banjir di luar ruang tunggu sudah lebih tinggi dari itu.
Sebagaimana diwartakan Strait Times, Selasa (19/7/2016), kilat menyambar-nyambar sekira pukul 15.00 waktu setempat.
Wakil Menteri Kesehatan Malaysia, Hilmi Yahaya, menunjukkan foto-foto  banjir dan menerangkan bahwa ketinggian air di Penang mencapai lutut  orang dewasa.
Beberapa mobil yang berusaha menembus arus banjir, terjebak di tengah  jalan. Warga sekitar bahu-membahu mendorong kendaraan roda empat itu.

Humas Pemadam Kebakaran Yan, Nor Hafizah Mohammad Lukman, mengatakan  panggilan darurat ramai bordering pada pukul 17.48 waktu setempat. Warga  Kampung Titi Teras, Guar Chempedak, pun meminta diungsikan.
&amp;ldquo;Komandan operasional kami, Mohd Firdaus Isa, berangkat menuju lokasi  bersama 10 pemadam kebakaran dan mulai mengevakuasi warga sekira pukul  18.07 ke pusat penampungan sementara,&amp;rdquo; ujarnya, mengutip dari The Star.
Meski begitu, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir bandang di Malaysia tersebut.</description><content:encoded>TELUK BAHANG &amp;ndash; Negeri jiran Malaysia dilanda banjir bandang. Sejumlah rumah warga, terutama yang berada di dekat bendungan Teluk Bahang, barat laut Penang, terendam air. Di wilayah Yan sedikitnya 200 warga terpaksa dievakuasi.
Selain itu, banjir bandang yang datang akibat hujan lebat sejak Senin 18 Juli 2016 tersebut juga mengepung Bandara Penang dan beberapa tempat wisata favorit di Batu Ferringhi dengan air. Hal itu mengharuskan beberapa turis di ruang kedatangan menggotong tinggi-tinggi koper dan bawaan mereka agar tidak basah. Meski demikian, penerbangan sama sekali tidak terganggu.
&amp;ldquo;Kami sempat berputar-putar di udara sebelum akhirnya mendarat,&amp;rdquo; kata turis asal Amerika, Trisha Goulding (29), yang merasa tidak nyaman karena harus menenteng-nenteng kopernya melewati banjir.
Staf pariwisata Malaysia menjelaskan, ketinggian air di dalam bandara sendiri hanya 30 sentimeter. Akan tetapi, banjir di luar ruang tunggu sudah lebih tinggi dari itu.
Sebagaimana diwartakan Strait Times, Selasa (19/7/2016), kilat menyambar-nyambar sekira pukul 15.00 waktu setempat.
Wakil Menteri Kesehatan Malaysia, Hilmi Yahaya, menunjukkan foto-foto  banjir dan menerangkan bahwa ketinggian air di Penang mencapai lutut  orang dewasa.
Beberapa mobil yang berusaha menembus arus banjir, terjebak di tengah  jalan. Warga sekitar bahu-membahu mendorong kendaraan roda empat itu.

Humas Pemadam Kebakaran Yan, Nor Hafizah Mohammad Lukman, mengatakan  panggilan darurat ramai bordering pada pukul 17.48 waktu setempat. Warga  Kampung Titi Teras, Guar Chempedak, pun meminta diungsikan.
&amp;ldquo;Komandan operasional kami, Mohd Firdaus Isa, berangkat menuju lokasi  bersama 10 pemadam kebakaran dan mulai mengevakuasi warga sekira pukul  18.07 ke pusat penampungan sementara,&amp;rdquo; ujarnya, mengutip dari The Star.
Meski begitu, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir bandang di Malaysia tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
