<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat: Jaksa Agung Berlatar Parpol Wajar Dikhawatirkan</title><description>Prasetyo diketahui merupakan Jaksa Agung yang memiliki latar belakang Nasdem.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan"/><item><title>Pengamat: Jaksa Agung Berlatar Parpol Wajar Dikhawatirkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan</guid><pubDate>Minggu 24 Juli 2016 22:09 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan-6IUjw0T6ah.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/24/337/1445662/pengamat-jaksa-agung-berlatar-parpol-wajar-dikhawatirkan-6IUjw0T6ah.jpg</image><title>Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo turut disorot menyusul kencangnya isu reshuffle di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Bahkan, tak sedikit kalangan yang menilai Prasetyo sebagai pihak yang layak untuk dicopot.

Menurut Direktur Eksekutif Center for People Studies and Advocation (CePSA) Sahat Martin Philip Sinurat, jika nantinya Presiden Jokowi mencopot Prasetyo diyakininya tak akan mengganggu hubungan pemerintah dengan Nasdem. Prasetyo diketahui merupakan Jaksa Agung yang memiliki latar belakang Nasdem.

&quot;Nasdem tak mungkin langsung menarik dukungan kalaupun Prasetyo ditarik. Kalaupun ada komplain, tapi tampilannya (Nasdem) tetap cool,&quot; katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (24/7/2016).
(Baca: Jokowi Didesak Pilih Jaksa Agung Nonparpol yang Profesional)
Sahat mengatakan, sejauh ini belum melakukan kajian khusus mengenai kinerja Prasetyo. Tapi, bila merujuk latar belakangnya dari partai politik (parpol), memang wajar bila dicurigai kepentingannya terhadap Nasdem.

&quot;Kalau Jaksa Agung harus profesional ya. Apalagi sekarang ini kita lagi reformasi birokrasi. Kalau dari Parpol khawatirnya yang ada kepentingan parpol,&quot; ujarnya.

Sahat menambahkan, posisi pemerintahan Jokowi saat ini semakin kuat menyusul bergabungnya Golkar dan PAN. Sehingga Jokowi tak perlu khawatir lagi dengan komposisi dukungan parpol.

&quot;Untuk awal pemilihan Jaksa Agung, tarik-tarikan politik kan besar. Kalau sekarang Jokowi sudah kuat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo turut disorot menyusul kencangnya isu reshuffle di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Bahkan, tak sedikit kalangan yang menilai Prasetyo sebagai pihak yang layak untuk dicopot.

Menurut Direktur Eksekutif Center for People Studies and Advocation (CePSA) Sahat Martin Philip Sinurat, jika nantinya Presiden Jokowi mencopot Prasetyo diyakininya tak akan mengganggu hubungan pemerintah dengan Nasdem. Prasetyo diketahui merupakan Jaksa Agung yang memiliki latar belakang Nasdem.

&quot;Nasdem tak mungkin langsung menarik dukungan kalaupun Prasetyo ditarik. Kalaupun ada komplain, tapi tampilannya (Nasdem) tetap cool,&quot; katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (24/7/2016).
(Baca: Jokowi Didesak Pilih Jaksa Agung Nonparpol yang Profesional)
Sahat mengatakan, sejauh ini belum melakukan kajian khusus mengenai kinerja Prasetyo. Tapi, bila merujuk latar belakangnya dari partai politik (parpol), memang wajar bila dicurigai kepentingannya terhadap Nasdem.

&quot;Kalau Jaksa Agung harus profesional ya. Apalagi sekarang ini kita lagi reformasi birokrasi. Kalau dari Parpol khawatirnya yang ada kepentingan parpol,&quot; ujarnya.

Sahat menambahkan, posisi pemerintahan Jokowi saat ini semakin kuat menyusul bergabungnya Golkar dan PAN. Sehingga Jokowi tak perlu khawatir lagi dengan komposisi dukungan parpol.

&quot;Untuk awal pemilihan Jaksa Agung, tarik-tarikan politik kan besar. Kalau sekarang Jokowi sudah kuat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
