<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hewan Kepik Serang Permukiman Warga di Lahat</title><description>Sejak beberapa hari terakhir ribuan hewan kepik menyerang permukiman  warga di Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat"/><item><title>Hewan Kepik Serang Permukiman Warga di Lahat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat</guid><pubDate>Selasa 26 Juli 2016 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Yuddy Faifman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat-NmXUShvApz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hewan Kepik. (dok.MNC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/26/340/1446812/hewan-kepik-serang-permukiman-warga-di-lahat-NmXUShvApz.jpg</image><title>Hewan Kepik. (dok.MNC)</title></images><description>LAHAT - Sejak beberapa hari terakhir ribuan hewan kepik menyerang permukiman warga di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Selain meresakan, hewan ini juga menebarkan bau yang menyengat. Bahkan air seni dari hewan itu dapat menyebabkan kulit gatal-gatal dan iritasi.
Banyaknya hama yang datang ke permukiman, itu membuat warga khawatir. Selain jumlahnya yang mencapai ribuan, mereka takut serangan hewan kepik itu menimbulkan penyakit.
Hewan kepik itu sendiri biasanya muncul pada malam hari atau saat  warga sudah mulai menghidupkan lampu yang berada di teras rumah. Warnanya hitam pekat, muncul secara bergerombol sehingga warga kesulitan untuk mengusirnya.
Guna mengurangi serangan hewan itu, disiasati dengan mematikan lampu yang ada di dalam rumah maupun teras rumah. Namun meski begitu, setiap paginya harus membersikan hewan kepik yang masih berada di depan teras.
</description><content:encoded>LAHAT - Sejak beberapa hari terakhir ribuan hewan kepik menyerang permukiman warga di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Selain meresakan, hewan ini juga menebarkan bau yang menyengat. Bahkan air seni dari hewan itu dapat menyebabkan kulit gatal-gatal dan iritasi.
Banyaknya hama yang datang ke permukiman, itu membuat warga khawatir. Selain jumlahnya yang mencapai ribuan, mereka takut serangan hewan kepik itu menimbulkan penyakit.
Hewan kepik itu sendiri biasanya muncul pada malam hari atau saat  warga sudah mulai menghidupkan lampu yang berada di teras rumah. Warnanya hitam pekat, muncul secara bergerombol sehingga warga kesulitan untuk mengusirnya.
Guna mengurangi serangan hewan itu, disiasati dengan mematikan lampu yang ada di dalam rumah maupun teras rumah. Namun meski begitu, setiap paginya harus membersikan hewan kepik yang masih berada di depan teras.
</content:encoded></item></channel></rss>
