<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>376 Makam Fiktif Diduga Tersebar di Sejumlah TPU Jakarta</title><description>Ratusan makam fiktif yang ditemukan oleh Pemprov DKI Jakarta di duga tersebar dibeberapa Taman Pemakaman Umum (TPU).</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta"/><item><title>376 Makam Fiktif Diduga Tersebar di Sejumlah TPU Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2016 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta-nqjF44GA4X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto : Ari Dwi Setyo/ Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/28/338/1449012/376-makam-fiktif-diduga-tersebar-di-sejumlah-tpu-jakarta-nqjF44GA4X.jpg</image><title>(Foto : Ari Dwi Setyo/ Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kadis Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin menduga, ada sebanyak 376 makam fiktif tersebar di beberapa Taman Pemakaman Umum (TPU) DKI Jakarta.
&quot;Sejak dilaksanakan Jumat lalu penertiban makan fiktif, sudah ditemukan 376 diduga fiktif, ada perkembangan dari hari ke hari setiap mencari lokasi baru yang ada di lima wilayah total keseluruhan,&quot; ujar Djafar di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2016).
Setelah dilakukan pengecekan di beberapa lokasi TPU, total keseluruhan makam fiktif yang telah dibongkar petugas ada 53 petak. Pengecekan makam fiktif sendiri masih akan ditelusuri lebih lanjut oleh petugas.
&quot;Kalau ada nama dan alamat, petugas langsung konfirmasi untuk mengecek kebenaran makam, jika terbukti fiktif makam akan langsung dibongkar,&quot; ungkapnya.
Djafar menjelaskan, indikasi adanya makam fiktif tersebut diduga karena pesanan dari beberapa masyarakat yang sengaja sudah mempersiapkan untuk dikebumikan di tempat yang sudah dipesan.
&quot;Indikasinya adalah pesanan. Suami berada di makam sini, istrinya pesan di sebelahnya, tidak boleh dilakukan pesanan. Ada gundukan tapi isinya engga ada,&quot; tandasnya. (ulu)</description><content:encoded>JAKARTA - Kadis Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin menduga, ada sebanyak 376 makam fiktif tersebar di beberapa Taman Pemakaman Umum (TPU) DKI Jakarta.
&quot;Sejak dilaksanakan Jumat lalu penertiban makan fiktif, sudah ditemukan 376 diduga fiktif, ada perkembangan dari hari ke hari setiap mencari lokasi baru yang ada di lima wilayah total keseluruhan,&quot; ujar Djafar di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2016).
Setelah dilakukan pengecekan di beberapa lokasi TPU, total keseluruhan makam fiktif yang telah dibongkar petugas ada 53 petak. Pengecekan makam fiktif sendiri masih akan ditelusuri lebih lanjut oleh petugas.
&quot;Kalau ada nama dan alamat, petugas langsung konfirmasi untuk mengecek kebenaran makam, jika terbukti fiktif makam akan langsung dibongkar,&quot; ungkapnya.
Djafar menjelaskan, indikasi adanya makam fiktif tersebut diduga karena pesanan dari beberapa masyarakat yang sengaja sudah mempersiapkan untuk dikebumikan di tempat yang sudah dipesan.
&quot;Indikasinya adalah pesanan. Suami berada di makam sini, istrinya pesan di sebelahnya, tidak boleh dilakukan pesanan. Ada gundukan tapi isinya engga ada,&quot; tandasnya. (ulu)</content:encoded></item></channel></rss>
