<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Solo Tolak Eksekusi Mati Merry Utami</title><description>Warga Solo menggelar aksi tutup mulut, memprotes eksekusi mati terhadap Merry Utami.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami"/><item><title>Warga Solo Tolak Eksekusi Mati Merry Utami</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami</guid><pubDate>Kamis 28 Juli 2016 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami-0f0yqwCga3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/28/512/1449520/warga-solo-tolak-eksekusi-mati-merry-utami-0f0yqwCga3.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Terpidana mati kasus narkoba, Merry Utami (42) tengah malam nanti dikabarkan akan berhadapan dengan para algojo. Eksekusi mati tahap III itu pun mendapatkan protes dari warga Kota Solo, Jawa Tengah.
Aksi keprihatinan itu dilakukan oleh Jaringan Soloraya di Bundaran Gladak, Solo, dengan cara menutup mulut sebagai simbol protes belum adilnya hukum bagi kalangan tertentu. Mereka tidak berorasi.
Merry ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, karena kedapatan membawa 1,1 kilogram heroin. Ia diseret ke meja hijau dan dijatuhi vonis mati di Pengadilan Negeri Tangerang pada 2003.
&quot;Kita dukung pemberantasan  narkoba. Namun sangat menentang solusi hukuman mati,&quot; Koordinator aksi Jaringan Soloraya, Endang Lestiyani jelasnya di Solo Jawa Tengah, Kamis (28/7/2016).
Endang mengatakan, Merri hanyalah satu korban dalam kasus perdagangan manusia. Merri yang jadi TKW diduga dijebak sindikat narkoba internasional.
&quot;Kita berharap pemerintah (Jokowi) bisa mengkaji ulang dan mengabulkan grasi yang dilakukan. Merry itu bukan gembong narkoba, dia hanya korban mafia,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8yOC8yMi83OTI2MS8zL3Uybk14NkU5RjNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Terpidana mati kasus narkoba, Merry Utami (42) tengah malam nanti dikabarkan akan berhadapan dengan para algojo. Eksekusi mati tahap III itu pun mendapatkan protes dari warga Kota Solo, Jawa Tengah.
Aksi keprihatinan itu dilakukan oleh Jaringan Soloraya di Bundaran Gladak, Solo, dengan cara menutup mulut sebagai simbol protes belum adilnya hukum bagi kalangan tertentu. Mereka tidak berorasi.
Merry ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, karena kedapatan membawa 1,1 kilogram heroin. Ia diseret ke meja hijau dan dijatuhi vonis mati di Pengadilan Negeri Tangerang pada 2003.
&quot;Kita dukung pemberantasan  narkoba. Namun sangat menentang solusi hukuman mati,&quot; Koordinator aksi Jaringan Soloraya, Endang Lestiyani jelasnya di Solo Jawa Tengah, Kamis (28/7/2016).
Endang mengatakan, Merri hanyalah satu korban dalam kasus perdagangan manusia. Merri yang jadi TKW diduga dijebak sindikat narkoba internasional.
&quot;Kita berharap pemerintah (Jokowi) bisa mengkaji ulang dan mengabulkan grasi yang dilakukan. Merry itu bukan gembong narkoba, dia hanya korban mafia,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNy8yOC8yMi83OTI2MS8zL3Uybk14NkU5RjNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
