<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turki Minta Aktivitas Gulen di UIN Ciputat Ditutup</title><description>Kedutaan Besar Turki di Indonesia meminta sejumlah sekolah yang berafiliasi dengan Fethullah Gulen ditutup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/29/18/1449635/turki-minta-aktivitas-gulen-di-uin-ciputat-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/07/29/18/1449635/turki-minta-aktivitas-gulen-di-uin-ciputat-ditutup"/><item><title>Turki Minta Aktivitas Gulen di UIN Ciputat Ditutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/07/29/18/1449635/turki-minta-aktivitas-gulen-di-uin-ciputat-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/07/29/18/1449635/turki-minta-aktivitas-gulen-di-uin-ciputat-ditutup</guid><pubDate>Jum'at 29 Juli 2016 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/07/29/18/1449635/kedubes-turki-di-indonesia-minta-sekolah-berafiliasi-gulen-ditutup-YmjSjUGO1D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kedutaan Besar Turki di Jakarta (Foto: Google Street View)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/07/29/18/1449635/kedubes-turki-di-indonesia-minta-sekolah-berafiliasi-gulen-ditutup-YmjSjUGO1D.jpg</image><title>Kedutaan Besar Turki di Jakarta (Foto: Google Street View)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Turki melalui Kedutaan Besarnya (Kedubes) di Jakarta, secara resmi meminta sekolah-sekolah yang berhubungan dengan ulama terkemuka, Fethullah G&amp;uuml;len untuk ditutup.
Sebagaimana diketahui, ulama yang masih dalam pengasingannya di Saylorsburg, Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) itu, dituduh sebagai dalang upaya kudeta militer. (Baca juga: Erdogan Keluarkan Dekrit, Ribuan Sekolah dan Lembaga Amal Turki Ditutup)
Pemerintah Ankara bahkan sudah menutup sekolah, universitas, dan institusi pendidikan lainnya di Turki yang berhubungan dengan G&amp;uuml;len.
Langkah tersebut sejalan dengan janji Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk melakukan &quot;bersih-bersih dari virus&quot; di Turki, usai gagalnya upaya kudeta pada 15 Juli 2016. (Baca juga: Demi Turki, Universitas di Azerbaijan yang Berafiliasi dengan Gulen Ditutup)
&amp;ldquo;Ada sejumlah sekolah di Indonesia yang berhubungan dengan organisasi  teroris. Menurut pejabat Indonesia, organisasi yang mewadahi mereka,  yakni PASIAD, telah ditutup pada 1 November 2015. Sebagai perwakilan  Turki, kami telah menyampaikan kekhawatiran kami atas aktivitas mereka  di Indonesia,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Kedubes Turki di situs resmi, Jumat (29/7/2016).
Berikut daftar institusi pendidikan di Indonesia yang dianggap memiliki hubungan dengan G&amp;uuml;len:
1.	Sekolah Dwibahasa Pribadi di Depok, Jawa Barat.
2.	Sekolah Dwibahasa Pribadi di Bandung, Jawa Barat.
3.	Sekolah Dwibahasa Kharisma Bangsa di Tangerang Selatan, Banten.
4.	Sekolah Dwibahasa Semesta di Semarang, Jawa Tengah.
5.	Sekolah Dwibahasa Kesatuan Bangsa di Yogyakarta.
6.	Sekolah Dwibahasa Sragen di Sragen, Jawa Tengah.
7.	Sekolah Fatih di Aceh.
8.	Sekolah Dwibahasa Banua di Kalimantan Selatan.
Selain sekolah-sekolah dwibahasa tersebut, Kedubes Turki juga  menyebut satu nama perguruan tinggi ternama di Tangerang Selatan  (Tangsel), Provinsi Banten, untuk segera menutup segala aktivitas  perkuliahan yang berafiliasi dengan G&amp;uuml;len.
Kampus tersebut  adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Ciputat,  Tangsel. Informasi itu diterima Kedubes Turki dari Dirjen Pendidikan  Tinggi Islam Kementerian Agama RI.
UIN Syarif Hidayatullah yang berlokasi di Ciputat ini, bahkan sudah  lebih dulu memilih menghentikan kerja sama dengan lembaga pendidikan  Turki, G&amp;uuml;len Chair. Terkait adanya tekanan dari Kedubes Turki.
(Baca juga: UIN Jakarta-Fethullah Gulen Chair Hentikan Kerja Sama)
Pihak Kedubes Turki menyatakan tindakan penutupan serupa juga  dilakukan di luar negeri, yakni Yordania, Azerbaijan, Somalia, dan  Nigeria.
Atas aksi penutupan tersebut, pemerintah Turki  mengucapkan terima kasih dan menjadikan mereka sebagai contoh bagi  negara-negara lain, termasuk Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Turki melalui Kedutaan Besarnya (Kedubes) di Jakarta, secara resmi meminta sekolah-sekolah yang berhubungan dengan ulama terkemuka, Fethullah G&amp;uuml;len untuk ditutup.
Sebagaimana diketahui, ulama yang masih dalam pengasingannya di Saylorsburg, Negara Bagian Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) itu, dituduh sebagai dalang upaya kudeta militer. (Baca juga: Erdogan Keluarkan Dekrit, Ribuan Sekolah dan Lembaga Amal Turki Ditutup)
Pemerintah Ankara bahkan sudah menutup sekolah, universitas, dan institusi pendidikan lainnya di Turki yang berhubungan dengan G&amp;uuml;len.
Langkah tersebut sejalan dengan janji Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk melakukan &quot;bersih-bersih dari virus&quot; di Turki, usai gagalnya upaya kudeta pada 15 Juli 2016. (Baca juga: Demi Turki, Universitas di Azerbaijan yang Berafiliasi dengan Gulen Ditutup)
&amp;ldquo;Ada sejumlah sekolah di Indonesia yang berhubungan dengan organisasi  teroris. Menurut pejabat Indonesia, organisasi yang mewadahi mereka,  yakni PASIAD, telah ditutup pada 1 November 2015. Sebagai perwakilan  Turki, kami telah menyampaikan kekhawatiran kami atas aktivitas mereka  di Indonesia,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Kedubes Turki di situs resmi, Jumat (29/7/2016).
Berikut daftar institusi pendidikan di Indonesia yang dianggap memiliki hubungan dengan G&amp;uuml;len:
1.	Sekolah Dwibahasa Pribadi di Depok, Jawa Barat.
2.	Sekolah Dwibahasa Pribadi di Bandung, Jawa Barat.
3.	Sekolah Dwibahasa Kharisma Bangsa di Tangerang Selatan, Banten.
4.	Sekolah Dwibahasa Semesta di Semarang, Jawa Tengah.
5.	Sekolah Dwibahasa Kesatuan Bangsa di Yogyakarta.
6.	Sekolah Dwibahasa Sragen di Sragen, Jawa Tengah.
7.	Sekolah Fatih di Aceh.
8.	Sekolah Dwibahasa Banua di Kalimantan Selatan.
Selain sekolah-sekolah dwibahasa tersebut, Kedubes Turki juga  menyebut satu nama perguruan tinggi ternama di Tangerang Selatan  (Tangsel), Provinsi Banten, untuk segera menutup segala aktivitas  perkuliahan yang berafiliasi dengan G&amp;uuml;len.
Kampus tersebut  adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Ciputat,  Tangsel. Informasi itu diterima Kedubes Turki dari Dirjen Pendidikan  Tinggi Islam Kementerian Agama RI.
UIN Syarif Hidayatullah yang berlokasi di Ciputat ini, bahkan sudah  lebih dulu memilih menghentikan kerja sama dengan lembaga pendidikan  Turki, G&amp;uuml;len Chair. Terkait adanya tekanan dari Kedubes Turki.
(Baca juga: UIN Jakarta-Fethullah Gulen Chair Hentikan Kerja Sama)
Pihak Kedubes Turki menyatakan tindakan penutupan serupa juga  dilakukan di luar negeri, yakni Yordania, Azerbaijan, Somalia, dan  Nigeria.
Atas aksi penutupan tersebut, pemerintah Turki  mengucapkan terima kasih dan menjadikan mereka sebagai contoh bagi  negara-negara lain, termasuk Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
