<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turki: FBI dan CIA Aktor Utama Kudeta Militer, Gulen Hanya &quot;Pion&quot; </title><description>Seorang jaksa Turki yang mengklaim CIA dan FBI telah memberikan pelatihan kepada para pengikut Fethullah Gulen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion"/><item><title>Turki: FBI dan CIA Aktor Utama Kudeta Militer, Gulen Hanya &quot;Pion&quot; </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2016 03:26 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Taufik </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion-rYyxPBleJw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aktor utama di balik kudeta militer (Foto: Getty Image)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/01/18/1451535/turki-fbi-dan-cia-aktor-utama-kudeta-militer-gulen-hanya-pion-rYyxPBleJw.jpg</image><title>Aktor utama di balik kudeta militer (Foto: Getty Image)</title></images><description>ISTANBUL &amp;ndash; Setelah upaya kudeta militer berhasil digagalkan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, langsung menuding ulama yang tinggal di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen sebagai dalang di balik kudeta. Namun, setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, Pemerintah Turki mulai menemukan fakta baru.
Dalang utama kudeta militer bukanlah Gulen, tapi badan keamanan AS merupakan perencana utama aksi kudeta. Pandangan tersebut diperkuat dengan pernyataan dari seorang jaksa Turki yang mengklaim CIA dan FBI telah memberikan pelatihan kepada para pengikut Fethullah Gulen.
Hasil penyelidikan jaksa itu tertuang dalam dokumen dakwaan yang disiapkan oleh kantor Jaksa Penuntut Umum Edirne dan akan diserahkan kepada Second Heavy Penal Court.
Dokumen itu selain berisi alasan hukuman berat kepada 43 tersangka anggota komplotan kudeta, juga menyebutkan anggota Teroris Organisasi Fethullah (FETO) telah dilatih oleh Badan Intelijen Pusat (CIA) dan Federal Bureau of Investigation (FBI) AS.
&quot;CIA dan FBI memberikan pelatihan dalam sejumlah mata pelajaran kepada para kader yang tumbuh di pusat-pusat kebudayaan milik gerakan Gulen. Kudeta militer&amp;nbsp; merupakan upaya yang bertujuan untuk melemahkan semua lembaga negara dengan menyingkirkan pemerintah sepenuhnya,&quot; tulis dokumen tersebut, sebagaimana dilansir&amp;nbsp;Sputnik, Senin (2/8/2016). &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Tudingan kepada CIA dan FBI ini akan membuat hubungan antara Washington dan Ankara semakin memanas. Ini disebabkan permintaan ekstradisi Gulen kepada AS sempat menimbulkan gejolak. Bahkan, Sekretaris Negara John Kerry meminta Turki memberikan bukti keterlibatan Gulen terlebih dahulu sebelum AS mengabulkan permohonan ekstradisi.&amp;nbsp;</description><content:encoded>ISTANBUL &amp;ndash; Setelah upaya kudeta militer berhasil digagalkan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, langsung menuding ulama yang tinggal di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen sebagai dalang di balik kudeta. Namun, setelah dilakukan investigasi lebih lanjut, Pemerintah Turki mulai menemukan fakta baru.
Dalang utama kudeta militer bukanlah Gulen, tapi badan keamanan AS merupakan perencana utama aksi kudeta. Pandangan tersebut diperkuat dengan pernyataan dari seorang jaksa Turki yang mengklaim CIA dan FBI telah memberikan pelatihan kepada para pengikut Fethullah Gulen.
Hasil penyelidikan jaksa itu tertuang dalam dokumen dakwaan yang disiapkan oleh kantor Jaksa Penuntut Umum Edirne dan akan diserahkan kepada Second Heavy Penal Court.
Dokumen itu selain berisi alasan hukuman berat kepada 43 tersangka anggota komplotan kudeta, juga menyebutkan anggota Teroris Organisasi Fethullah (FETO) telah dilatih oleh Badan Intelijen Pusat (CIA) dan Federal Bureau of Investigation (FBI) AS.
&quot;CIA dan FBI memberikan pelatihan dalam sejumlah mata pelajaran kepada para kader yang tumbuh di pusat-pusat kebudayaan milik gerakan Gulen. Kudeta militer&amp;nbsp; merupakan upaya yang bertujuan untuk melemahkan semua lembaga negara dengan menyingkirkan pemerintah sepenuhnya,&quot; tulis dokumen tersebut, sebagaimana dilansir&amp;nbsp;Sputnik, Senin (2/8/2016). &amp;nbsp;&amp;nbsp;
Tudingan kepada CIA dan FBI ini akan membuat hubungan antara Washington dan Ankara semakin memanas. Ini disebabkan permintaan ekstradisi Gulen kepada AS sempat menimbulkan gejolak. Bahkan, Sekretaris Negara John Kerry meminta Turki memberikan bukti keterlibatan Gulen terlebih dahulu sebelum AS mengabulkan permohonan ekstradisi.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
