<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjara Filipina Penuh, Tahanan Tidur Sambil Berdiri</title><description>Para penjahat narkoba itu lebih memilih menyerahkan diri ketimbang menjadi buronan dan mati ditembak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451645/penjara-filipina-penuh-tahanan-tidur-sambil-berdiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451645/penjara-filipina-penuh-tahanan-tidur-sambil-berdiri"/><item><title>Penjara Filipina Penuh, Tahanan Tidur Sambil Berdiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451645/penjara-filipina-penuh-tahanan-tidur-sambil-berdiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/01/18/1451645/penjara-filipina-penuh-tahanan-tidur-sambil-berdiri</guid><pubDate>Senin 01 Agustus 2016 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Kedaulatan Rakyat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/01/18/1451645/penjara-di-filipina-dipenuhi-tahanan-narkoba-ada-tahanan-tidur-sambil-berdiri-R6OJcKWUSO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AFP</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/01/18/1451645/penjara-di-filipina-dipenuhi-tahanan-narkoba-ada-tahanan-tidur-sambil-berdiri-R6OJcKWUSO.jpg</image><title>AFP</title></images><description>MANILA - Sejak berkuasa di Filipina, 1 Juli 2016, Presiden Rodrigo Duterte mengklaim, telah berhasil membuat 43 ribu terduga penjahat narkoba menyerahkan diri dan sebanyak 300 kilogram (kg) sabu disita.
Para penjahat narkoba itu lebih memilih menyerahkan diri ketimbang menjadi buronan dan mati ditembak. Namun, akibat hal ini, kondisi penjara di Filipina kian tak manusiawi karena melebihi kapasitas.
Bahkan, sejumlah warga mengomentari bahwa kandang ayam lebih bagus ketimbang kondisi penjara di Filipina. Saking penuhnya, para tahanan harus tidur sembari berdiri.
Foto-foto yang diunggah situs AFP menunjukkan, bagiamana kondisi penjara di kota Quezon, Manila sangat buruk dan tak manusiawi. AFP melaporkan, di penjara tersebut, 3.800 tahanan berjejal bagaikan pindang.
Daya tampung sebenarnya penjara tersebut adalah 800 orang, tetapi  karena banyak penjahat yang dijebloskan ke penjara, jumlah tahanan  menjadi lima kali lipat dari jumlah ideal yang dapat ditampung.
&quot;Banyak yang menjadi gila. Mereka tak bisa lagi berpikir waras.  Sungguh penuh sesak. Bergerak sedikit saja, Anda akan bertabrakan satu  sama lainnya,&quot; kata salah seorang tahanan, Mario Dimaculangan.
Selain penuh sesak, penjara di Quezon juga sangat kotor. Satu toilet harus digunakan oleh 130 narapidana.
Kondisi  yang benar-benar memprihatinkan. Jika tak ada perbaikan, maka suatu  hari bisa saja timbul kerusuhan besar di penjara setempat yang akan  memakan korban jiwa.</description><content:encoded>MANILA - Sejak berkuasa di Filipina, 1 Juli 2016, Presiden Rodrigo Duterte mengklaim, telah berhasil membuat 43 ribu terduga penjahat narkoba menyerahkan diri dan sebanyak 300 kilogram (kg) sabu disita.
Para penjahat narkoba itu lebih memilih menyerahkan diri ketimbang menjadi buronan dan mati ditembak. Namun, akibat hal ini, kondisi penjara di Filipina kian tak manusiawi karena melebihi kapasitas.
Bahkan, sejumlah warga mengomentari bahwa kandang ayam lebih bagus ketimbang kondisi penjara di Filipina. Saking penuhnya, para tahanan harus tidur sembari berdiri.
Foto-foto yang diunggah situs AFP menunjukkan, bagiamana kondisi penjara di kota Quezon, Manila sangat buruk dan tak manusiawi. AFP melaporkan, di penjara tersebut, 3.800 tahanan berjejal bagaikan pindang.
Daya tampung sebenarnya penjara tersebut adalah 800 orang, tetapi  karena banyak penjahat yang dijebloskan ke penjara, jumlah tahanan  menjadi lima kali lipat dari jumlah ideal yang dapat ditampung.
&quot;Banyak yang menjadi gila. Mereka tak bisa lagi berpikir waras.  Sungguh penuh sesak. Bergerak sedikit saja, Anda akan bertabrakan satu  sama lainnya,&quot; kata salah seorang tahanan, Mario Dimaculangan.
Selain penuh sesak, penjara di Quezon juga sangat kotor. Satu toilet harus digunakan oleh 130 narapidana.
Kondisi  yang benar-benar memprihatinkan. Jika tak ada perbaikan, maka suatu  hari bisa saja timbul kerusuhan besar di penjara setempat yang akan  memakan korban jiwa.</content:encoded></item></channel></rss>
