<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SP JICT Minta Terminal 2 Tanjung Priok Tak Dijadikan Lahan Parkir</title><description>Ketua SP  JICT, Nova Sofyan Hakim menyoroti permasalah kongesti di Terminal 3  Pelabuhan Tanjung Priok</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir"/><item><title>SP JICT Minta Terminal 2 Tanjung Priok Tak Dijadikan Lahan Parkir</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir</guid><pubDate>Sabtu 06 Agustus 2016 22:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir-TDf2qgattw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/06/338/1457012/sp-jict-minta-terminal-2-tanjung-priok-tak-dijadikan-lahan-parkir-TDf2qgattw.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SP JICT), Nova Sofyan Hakim menyoroti permasalah kongesti di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurut Nova, Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya harus berhati-hati dalam mengambil langkah antisipasi kemacetan di Terminal 3 dengan memanfaatkan lahan Terminal 2 JICT sebagai buffer area parkir truk.
&quot;Saya khawatir Pak Elvyn mendapat masukan yang salah. Selama ini kondisi Terminal 2 JICT menganggur dan tidak menghasilkan revenue,&quot; kata Nova di Jakarta, Sabtu (6/8/2016).
Nova mengatakan, tidak ada masalah jika Terminal 2 JICT diperuntukkan sebagai buffer parkir sementara. Namun, jangan sampai ada kesan bahwa terjadi salah kelola Terminal 2 JICT karena tidak digunakan sebagaimana mestinya.
&quot;Terminal 2 JICT kan selama ini menganggur. Harusnya terminal tersebut dapat menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Jika ada audit tentu akan ditemukan potensi kerugian disana,&quot; ujarnya.
Dia menjelaskan, jika Terminal 2 JICT bisa dikelola sesuai peruntukannya, maka bisa menjadi alternatif solusi kongesti di Terminal 3. &quot;Terminal 2 dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai terminal petikemas bukan hanya sebagai buffer parkir,&quot; jelasnya.
Nova melihat keberadaan investor asing Hutchison di JICT tidak berpengaruh banyak dalam menjaring pasar. &quot;Ini bukti bahwa Hutchison tidak serta merta bisa menahan atau membawa market,&quot; tukasnya. (fas)</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (SP JICT), Nova Sofyan Hakim menyoroti permasalah kongesti di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurut Nova, Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya harus berhati-hati dalam mengambil langkah antisipasi kemacetan di Terminal 3 dengan memanfaatkan lahan Terminal 2 JICT sebagai buffer area parkir truk.
&quot;Saya khawatir Pak Elvyn mendapat masukan yang salah. Selama ini kondisi Terminal 2 JICT menganggur dan tidak menghasilkan revenue,&quot; kata Nova di Jakarta, Sabtu (6/8/2016).
Nova mengatakan, tidak ada masalah jika Terminal 2 JICT diperuntukkan sebagai buffer parkir sementara. Namun, jangan sampai ada kesan bahwa terjadi salah kelola Terminal 2 JICT karena tidak digunakan sebagaimana mestinya.
&quot;Terminal 2 JICT kan selama ini menganggur. Harusnya terminal tersebut dapat menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Jika ada audit tentu akan ditemukan potensi kerugian disana,&quot; ujarnya.
Dia menjelaskan, jika Terminal 2 JICT bisa dikelola sesuai peruntukannya, maka bisa menjadi alternatif solusi kongesti di Terminal 3. &quot;Terminal 2 dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai terminal petikemas bukan hanya sebagai buffer parkir,&quot; jelasnya.
Nova melihat keberadaan investor asing Hutchison di JICT tidak berpengaruh banyak dalam menjaring pasar. &quot;Ini bukti bahwa Hutchison tidak serta merta bisa menahan atau membawa market,&quot; tukasnya. (fas)</content:encoded></item></channel></rss>
