<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isi Rekaman CCTV, Terlihat Sedotan Kopi &quot;Sianida&quot; Mirna</title><description>Sidang ke-11 kasus &quot;kopi sianida&quot; dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso  digelar dan menghadirkan saksi ahli di bidang IT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna"/><item><title>Isi Rekaman CCTV, Terlihat Sedotan Kopi &quot;Sianida&quot; Mirna</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna</guid><pubDate>Rabu 10 Agustus 2016 22:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna-89OoGhM8JI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jessica Kumala Wongso (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/10/338/1460483/isi-rekaman-cctv-terlihat-sedotan-kopi-sianida-mirna-89OoGhM8JI.jpg</image><title>Jessica Kumala Wongso (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sidang ke-11 kasus &quot;kopi sianida&quot; dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso digelar dan menghadirkan saksi ahli di bidang Informasi Teknologi (IT) Christopher Hariman Rianto. Dia pun menjelaskan analisanya terkait setiap aktivitas terdakwa Jessica berdasarkan isi rekaman kamera CCTV di Kafe Olivier.
&quot;&amp;lrm;Terlihat korban mengibas rambut dan memegang mulut dan hidung. Terlihat juga terdakwa berjalan serta Hani kemudian mengambil gelas dan mencium kopi terlihat memegang  hidungnya,&quot; kata Christoper di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).
&amp;nbsp;(Baca: Pantau Sidang Jessica, Krishna Murti: Saya Ingin Melihat Anak Buah)
&amp;lrm;Almarhum Wayan Mirna Salihin selanjutnya tampak kejang-kejang dan kesakitan usai menyeruput kopi bersianida itu. &quot;Pada saat yang sama korban masih memegang hidungnya kembali. Dada korban tersengal-sengal. Pelayan Olivier cukup panik berlarian,&quot; lanjutnya.

Isi rekaman CCTV pada 6 Januari 2016 pukul  17.28 WIB juga memperlihatkan Mirna duduk di kursi &amp;lrm;dengan kondisi tidak sadarkan diri. &quot;Lihat disitu Jessica masih terus menggaruk-garuk tangannya,&quot; jelas Christoper.
Selanjutnya, Christoper me&amp;lrm;nganalisa 'misteri' keberadaan sedotan dari kopi yang diseruput Mirna. Kata dia, gelas kopi Mirna dibawa ke dapur oleh pegawai Kafe Olivier. Kemudian, saat itu juga terlihat Mirna masih dalam keadaan kesakitan.
&quot;Isi rekaman CCTV di dapur memperlihatkan ada tiga pegawai. Masing-masing mereka mencium. Ada satu yang mencicipi dengan lidah dan langsung meludah di sejenis wastafel kafe,&quot; urai Cristopher.
&amp;nbsp; 
Frame demi frame isi rekaman tersebut diperlihatkan di persidangan. Mulai dari keberadaan Jessica di kafe hingga aktivitas pegawai di dapur yang memperlihatkan gelas kopi Mirna&amp;lrm; dan selanjutnya dibawa kembali keluar untuk ditunjukkan ke manager Kafe Olivier.
Kemudian, gelas kopi yang masih memperlihatkan sedotan itu dibawa kembali ke dapur.&amp;lrm; &quot;Kalau bapak lihat garis hitam di sink (lubang saluran air) itu, itulah sedotannya,&quot; lanjut Christoper. Isi rekaman CCTV itu lalu terbuang ke dalam saluran air. &quot;Setelah sedotan berada sink, tak lama kemudian sedotan itu hilang,&quot; ujar Cristopher.&amp;lrm; (wal)
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Sidang ke-11 kasus &quot;kopi sianida&quot; dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso digelar dan menghadirkan saksi ahli di bidang Informasi Teknologi (IT) Christopher Hariman Rianto. Dia pun menjelaskan analisanya terkait setiap aktivitas terdakwa Jessica berdasarkan isi rekaman kamera CCTV di Kafe Olivier.
&quot;&amp;lrm;Terlihat korban mengibas rambut dan memegang mulut dan hidung. Terlihat juga terdakwa berjalan serta Hani kemudian mengambil gelas dan mencium kopi terlihat memegang  hidungnya,&quot; kata Christoper di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016).
&amp;nbsp;(Baca: Pantau Sidang Jessica, Krishna Murti: Saya Ingin Melihat Anak Buah)
&amp;lrm;Almarhum Wayan Mirna Salihin selanjutnya tampak kejang-kejang dan kesakitan usai menyeruput kopi bersianida itu. &quot;Pada saat yang sama korban masih memegang hidungnya kembali. Dada korban tersengal-sengal. Pelayan Olivier cukup panik berlarian,&quot; lanjutnya.

Isi rekaman CCTV pada 6 Januari 2016 pukul  17.28 WIB juga memperlihatkan Mirna duduk di kursi &amp;lrm;dengan kondisi tidak sadarkan diri. &quot;Lihat disitu Jessica masih terus menggaruk-garuk tangannya,&quot; jelas Christoper.
Selanjutnya, Christoper me&amp;lrm;nganalisa 'misteri' keberadaan sedotan dari kopi yang diseruput Mirna. Kata dia, gelas kopi Mirna dibawa ke dapur oleh pegawai Kafe Olivier. Kemudian, saat itu juga terlihat Mirna masih dalam keadaan kesakitan.
&quot;Isi rekaman CCTV di dapur memperlihatkan ada tiga pegawai. Masing-masing mereka mencium. Ada satu yang mencicipi dengan lidah dan langsung meludah di sejenis wastafel kafe,&quot; urai Cristopher.
&amp;nbsp; 
Frame demi frame isi rekaman tersebut diperlihatkan di persidangan. Mulai dari keberadaan Jessica di kafe hingga aktivitas pegawai di dapur yang memperlihatkan gelas kopi Mirna&amp;lrm; dan selanjutnya dibawa kembali keluar untuk ditunjukkan ke manager Kafe Olivier.
Kemudian, gelas kopi yang masih memperlihatkan sedotan itu dibawa kembali ke dapur.&amp;lrm; &quot;Kalau bapak lihat garis hitam di sink (lubang saluran air) itu, itulah sedotannya,&quot; lanjut Christoper. Isi rekaman CCTV itu lalu terbuang ke dalam saluran air. &quot;Setelah sedotan berada sink, tak lama kemudian sedotan itu hilang,&quot; ujar Cristopher.&amp;lrm; (wal)
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
