<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Venezuela Tempuh 36 Jam Perjalanan untuk Beli Sembako</title><description>Krisis yang melanda Venezuela memaksa warganya untuk menyeberang ke negara lain hanya demi membeli kebutuhan sehari-hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/11/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/11/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako"/><item><title>Warga Venezuela Tempuh 36 Jam Perjalanan untuk Beli Sembako</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/11/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/11/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako</guid><pubDate>Kamis 11 Agustus 2016 00:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/10/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako-0LiIcd6a10.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang laki-laki menaikkan kardus makanan ke dalam truk setelah tiba dari Brasil, di depan terminal bis di Venezuela. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/10/18/1460485/warga-venezuela-tempuh-36-jam-perjalanan-untuk-beli-sembako-0LiIcd6a10.jpg</image><title>Seorang laki-laki menaikkan kardus makanan ke dalam truk setelah tiba dari Brasil, di depan terminal bis di Venezuela. (Foto: Reuters)</title></images><description>CARACAS &amp;ndash; Krisis yang melanda Venezuela memaksa warganya untuk menyeberang ke negara lain hanya demi membeli kebutuhan sehari-hari yang sulit tersedia di negara mereka. Setelah perbatasan Kolombia ditutup, kini warga harus menempuh perjalanan selama hampir 36 jam untuk berbelanja di Brasil.
Salah satunya adalah Jose Lara, seorang pegawai negeri yang menggunakan hari liburnya untuk pergi ke Brasil dan berbelanja kebutuhan pokok. Dia menumpang bus semalaman sebelum berganti menggunakan truk pikap untuk membeli bahan pangan yang sudah langka di Venezuela.
&amp;ldquo;Para pekerja tidak dapat menikmati liburan lagi. Lihat di mana saya! Membeli makanan untuk anak-anak saya,&amp;rdquo; kata pria berusia 40 tahun itu sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis (11/8/2016).
Warga Venezuela membanjiri kota-kota terpencil di Brasil seperti Pacaraima untuk mencari kebutuhan pokok yang sangat mahal atau hanya tersedia setelah mengantre selama berjam-jam di Venezuela. Mereka biasanya datang dari kota industri Puerto Ordaz yang berjarak 12 jam perjalanan dengan bus, namun belakangan semakin banyak yang datang dari daerah yang lebih jauh lagi.
Banyak warga Venezuela yang menghabiskan waktu untuk mengantre mengeluh karena tidak mendapatkan makanan yang cukup untuk makan tiga kali sehari.
Sebelumnya, di bawah desakan warga Presiden Nicolas Maduro beberapa kali membuka perbatasan dengan Kolombia yang ditutup pada 2015, agar warga dapat berbelanja. Namun, pihak Kolombia melarang warga Venezuela perjalanan tersebut setelah lebih dari 100 ribu orang menyeberang perbatasan dalam tempo sepekan.</description><content:encoded>CARACAS &amp;ndash; Krisis yang melanda Venezuela memaksa warganya untuk menyeberang ke negara lain hanya demi membeli kebutuhan sehari-hari yang sulit tersedia di negara mereka. Setelah perbatasan Kolombia ditutup, kini warga harus menempuh perjalanan selama hampir 36 jam untuk berbelanja di Brasil.
Salah satunya adalah Jose Lara, seorang pegawai negeri yang menggunakan hari liburnya untuk pergi ke Brasil dan berbelanja kebutuhan pokok. Dia menumpang bus semalaman sebelum berganti menggunakan truk pikap untuk membeli bahan pangan yang sudah langka di Venezuela.
&amp;ldquo;Para pekerja tidak dapat menikmati liburan lagi. Lihat di mana saya! Membeli makanan untuk anak-anak saya,&amp;rdquo; kata pria berusia 40 tahun itu sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis (11/8/2016).
Warga Venezuela membanjiri kota-kota terpencil di Brasil seperti Pacaraima untuk mencari kebutuhan pokok yang sangat mahal atau hanya tersedia setelah mengantre selama berjam-jam di Venezuela. Mereka biasanya datang dari kota industri Puerto Ordaz yang berjarak 12 jam perjalanan dengan bus, namun belakangan semakin banyak yang datang dari daerah yang lebih jauh lagi.
Banyak warga Venezuela yang menghabiskan waktu untuk mengantre mengeluh karena tidak mendapatkan makanan yang cukup untuk makan tiga kali sehari.
Sebelumnya, di bawah desakan warga Presiden Nicolas Maduro beberapa kali membuka perbatasan dengan Kolombia yang ditutup pada 2015, agar warga dapat berbelanja. Namun, pihak Kolombia melarang warga Venezuela perjalanan tersebut setelah lebih dari 100 ribu orang menyeberang perbatasan dalam tempo sepekan.</content:encoded></item></channel></rss>
