<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arya Bocah Obesitas Sedang Hobi Main Sepakbola</title><description>Berat badan Arya terus mengalami penurunan setelah sempat mencapai bobot 192 kilogram.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola"/><item><title>Arya Bocah Obesitas Sedang Hobi Main Sepakbola</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola</guid><pubDate>Senin 15 Agustus 2016 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Oris Riswan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola-kdFVqRVUEz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arya Permana di RS Hasan Sadikin Bandung (foto: Oris Riswan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/15/525/1463750/arya-bocah-obesitas-sedang-hobi-main-sepakbola-kdFVqRVUEz.jpg</image><title>Arya Permana di RS Hasan Sadikin Bandung (foto: Oris Riswan)</title></images><description>BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat terus memantau perkembangan Arya Permana (10), bocah pengidap obesitas ekstrem asal Karawang. Bahkan perwakilan Disdik Jawa Barat secara rutin datang ke Karawang untuk melihat langsung perkembangan Arya.

&quot;Kita rutin dua minggu sekali melakukan kunjungan ke sana,&quot; ujar Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Disdik Jawa Barat, Ester Miori, Senin (15/8/2016).

Menurutnya, berat badan Arya terus mengalami penurunan setelah sempat mencapai bobot 192 kilogram. Tapi ia tidak tahu persis informasi terakhir berapa berat badan Arya. Hal itu dikarenakan Arya menjalankan program yang sudah disusun dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Selain penurunan berat badan, ada hal positif yang dilakukan Arya. Ia kini gemar berolahraga bersama teman-teman sekolahnya.

&quot;Dia sekarang lagi rajin main sepakbola. Walaupun sering jatuh, tapi dia semangat sekali main bolanya,&quot; ungkap Ester.

Seringnya Arya bermain bola diperkirakan jadi salah satu penyebab penurunan berat badannya. Ia pun berharap bobot Arya terus berkurang hingga mencapai bobot ideal.

</description><content:encoded>BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat terus memantau perkembangan Arya Permana (10), bocah pengidap obesitas ekstrem asal Karawang. Bahkan perwakilan Disdik Jawa Barat secara rutin datang ke Karawang untuk melihat langsung perkembangan Arya.

&quot;Kita rutin dua minggu sekali melakukan kunjungan ke sana,&quot; ujar Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Disdik Jawa Barat, Ester Miori, Senin (15/8/2016).

Menurutnya, berat badan Arya terus mengalami penurunan setelah sempat mencapai bobot 192 kilogram. Tapi ia tidak tahu persis informasi terakhir berapa berat badan Arya. Hal itu dikarenakan Arya menjalankan program yang sudah disusun dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Selain penurunan berat badan, ada hal positif yang dilakukan Arya. Ia kini gemar berolahraga bersama teman-teman sekolahnya.

&quot;Dia sekarang lagi rajin main sepakbola. Walaupun sering jatuh, tapi dia semangat sekali main bolanya,&quot; ungkap Ester.

Seringnya Arya bermain bola diperkirakan jadi salah satu penyebab penurunan berat badannya. Ia pun berharap bobot Arya terus berkurang hingga mencapai bobot ideal.

</content:encoded></item></channel></rss>
