<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duterte Tantang Senator Filipina Buktikan Diri Tak Terlibat Narkoba</title><description>Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menuduh Senator Leila de Lima pernah bertransaksi narkoba ternyata berbuntut panjang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba"/><item><title>Duterte Tantang Senator Filipina Buktikan Diri Tak Terlibat Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba</guid><pubDate>Jum'at 19 Agustus 2016 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba-lNou5mQGom.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Duterte (kanan) dan Leila de Lima (kiri). (Foto: Filipinewsph)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/19/18/1467782/duterte-tantang-senator-filipina-buktikan-diri-tak-terlibat-narkoba-lNou5mQGom.jpg</image><title>Duterte (kanan) dan Leila de Lima (kiri). (Foto: Filipinewsph)</title></images><description>MAGUINDANAO &amp;ndash; Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menuduh Senator Leila de Lima pernah bertransaksi narkoba ternyata berbuntut panjang. Cekcok di hadapan publik pun tak terhindarkan. Presiden Duterte bahkan dituding balik sebagai pembohong.
(Baca juga: Duterte Sebut Senator Filipina Perempuan Jalang)
Diserang balik, The Punisher pantang mundur. Dia menantang mantan Menteri Kehakiman Filipina itu untuk lolos dari masalah ini dan membuktikan dirinya tidak bersalah.
&amp;ldquo;Menjadi pejabat publik, maka hidup Anda seperti sebuah buku yang terbuka. Saya tidak akan bicara tanpa bukti. Saya bukan orang seperti dia (De Lima),&amp;rdquo; kata presiden berjuluk Digong itu saat berkunjung ke Kamp Siongco di Awang, Maguindanao, seperti dimuat Inquirer, Jumat (19/8/2016).
Duterte tidak main-main, dia bahkan menegaskan siap memanggil saksi mata untuk membuktikan tuduhannya. Salah satunya adalah menghadirkan sopir De Lima yang disebut-sebut menjadi kurir transaksi barang haram tersebut.
Jika para awak media juga tidak percaya dengan perkataannya, Duterte mempersilakan para jurnalis untuk mencari data terkait di Kementerian Kehakiman (DOJ) dan di Komisi Hak Asasi Manusia (CHR). Dua kantor pemerintahan itu pernah dikepalai oleh De Lima.
&amp;ldquo;Kalian ingin tahu kebenarannya? Jika saya bohong, kalian bisa mengganti saya. De Lima itu tahu kalau dia pejabat publik dan dia benci terlibat skandal,&amp;rdquo; ucap Duterte.Perseteruan antara kedua tokoh politik ini memang sudah lama santer  terdengar. Apalagi saat mereka bersaing dalam pemilihan presiden pada  Mei 2016. Namun, cekcok kali ini dipicu pernyataan kasar Duterte.
Sang presiden mengatai senatornya itu perempuan jalang atau perempuan  tidak bermoral. Hal tersebut disampaikan di depan umum saat perayaan  hari ulang tahun (HUT) ke-115 Kepolisian Filipina. Kegeraman Duterte  sendiri disebabkan terlalu seringnya De Lima mengkritik cara dia  memberantas narkoba.
&amp;ldquo;Dia menuduh polisi bertindak di luar hukum seperti itu, ketika para  polisi kita juga terbunuh dalam operasi antinarkoba. Itu dia bicara kaga  pakai bukti, kalau saya kan enggak berlebihan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot;  src=&quot;https://www.youtube.com/embed/WkXDlzftd8I&quot; frameborder=&quot;0&quot;  allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>MAGUINDANAO &amp;ndash; Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang menuduh Senator Leila de Lima pernah bertransaksi narkoba ternyata berbuntut panjang. Cekcok di hadapan publik pun tak terhindarkan. Presiden Duterte bahkan dituding balik sebagai pembohong.
(Baca juga: Duterte Sebut Senator Filipina Perempuan Jalang)
Diserang balik, The Punisher pantang mundur. Dia menantang mantan Menteri Kehakiman Filipina itu untuk lolos dari masalah ini dan membuktikan dirinya tidak bersalah.
&amp;ldquo;Menjadi pejabat publik, maka hidup Anda seperti sebuah buku yang terbuka. Saya tidak akan bicara tanpa bukti. Saya bukan orang seperti dia (De Lima),&amp;rdquo; kata presiden berjuluk Digong itu saat berkunjung ke Kamp Siongco di Awang, Maguindanao, seperti dimuat Inquirer, Jumat (19/8/2016).
Duterte tidak main-main, dia bahkan menegaskan siap memanggil saksi mata untuk membuktikan tuduhannya. Salah satunya adalah menghadirkan sopir De Lima yang disebut-sebut menjadi kurir transaksi barang haram tersebut.
Jika para awak media juga tidak percaya dengan perkataannya, Duterte mempersilakan para jurnalis untuk mencari data terkait di Kementerian Kehakiman (DOJ) dan di Komisi Hak Asasi Manusia (CHR). Dua kantor pemerintahan itu pernah dikepalai oleh De Lima.
&amp;ldquo;Kalian ingin tahu kebenarannya? Jika saya bohong, kalian bisa mengganti saya. De Lima itu tahu kalau dia pejabat publik dan dia benci terlibat skandal,&amp;rdquo; ucap Duterte.Perseteruan antara kedua tokoh politik ini memang sudah lama santer  terdengar. Apalagi saat mereka bersaing dalam pemilihan presiden pada  Mei 2016. Namun, cekcok kali ini dipicu pernyataan kasar Duterte.
Sang presiden mengatai senatornya itu perempuan jalang atau perempuan  tidak bermoral. Hal tersebut disampaikan di depan umum saat perayaan  hari ulang tahun (HUT) ke-115 Kepolisian Filipina. Kegeraman Duterte  sendiri disebabkan terlalu seringnya De Lima mengkritik cara dia  memberantas narkoba.
&amp;ldquo;Dia menuduh polisi bertindak di luar hukum seperti itu, ketika para  polisi kita juga terbunuh dalam operasi antinarkoba. Itu dia bicara kaga  pakai bukti, kalau saya kan enggak berlebihan,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot;  src=&quot;https://www.youtube.com/embed/WkXDlzftd8I&quot; frameborder=&quot;0&quot;  allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
