<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Manilka Sebut Tingkat Elektabilitas Ahok Menurun </title><description>Survei Manilka Research and Consulting menyatakan tingkat elektabilitas Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengalami  penurunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun"/><item><title>Survei Manilka Sebut Tingkat Elektabilitas Ahok Menurun </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun</guid><pubDate>Minggu 21 Agustus 2016 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun-j7LjpV6PdU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/21/338/1469440/survei-manilka-sebut-tingkat-elektabilitas-ahok-menurun-j7LjpV6PdU.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Survei Manilka Research and Consulting menyatakan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengalami penurunan, begitu pula dengan kesukaan masyarakat terhadapnya. Hal ini ditengarai karena keputusan Ahok memilih jalur partai setelah sebelumnya menyatakan akan maju independen.

&quot;Sebanyak 47,7 persen responden menyatakan Gubernur Ahok tidak konsisten yang akhirnya memilih melalui jalur partai politik di Pilkada 2017,&quot; kata Managing Dorector Manilka Herzaky Mahendra Putra di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).

Survei yang dilakukan dalam rentang waktu 6 sampai 11 Agustus 2016 itu menyatakan elektabilitas top of mind Ahok menurun sebesar 5,7 persen. Dari 49,3 persen di bulan Juni menjadi 43,6 persen saat survei dilakukan. Begitu pun tingkat kesukaan, mengalami penurunan sebesar 6,4 persen, dari 62,5 persen pada Juni lalu menjadi 56,1 saat survei dilakukan.

Namun, meskipun tingkat elektabilitas menurun, Ahok masih menduduki peringkat pertama diantara sejumlah nama yang ikut disurvei.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menduduki poisi kedua dengan tingkat elektabilitas sebesar 14,3 persen, atau naik 6 persen dari survei sebelumnya. Posisi selanjutnya, Yusuf Mansyur 9,6 persen, Ridwan Kamil 7,1 persen, Yusril Ihza Mahendra, 5,9 persen, Sandiaga Uno 5 persen, Anies Baswedan 1,4 persen.

Selain itu juga ada Abraham Lunggana (Lulung) 0,9 persen, Djarot Saiful Hidayat 0,9 persen, Rizal Ramli 0,5 persen, Sjafrie Sjamsoeddin 0,5 persen, Budi Waseso 0,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,2 persen, siapa pun yang muslim 0,2 persen, tidak memilih 1,1 persen dan belum memutuskan 7,2 persen.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka di enam wilayah DKI, yakni Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu. Ada sebanyak 440 responden yang dilibatkan dan dipilih secara acak bertingkat. Margin of error kurang lebih 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.</description><content:encoded>JAKARTA - Survei Manilka Research and Consulting menyatakan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengalami penurunan, begitu pula dengan kesukaan masyarakat terhadapnya. Hal ini ditengarai karena keputusan Ahok memilih jalur partai setelah sebelumnya menyatakan akan maju independen.

&quot;Sebanyak 47,7 persen responden menyatakan Gubernur Ahok tidak konsisten yang akhirnya memilih melalui jalur partai politik di Pilkada 2017,&quot; kata Managing Dorector Manilka Herzaky Mahendra Putra di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).

Survei yang dilakukan dalam rentang waktu 6 sampai 11 Agustus 2016 itu menyatakan elektabilitas top of mind Ahok menurun sebesar 5,7 persen. Dari 49,3 persen di bulan Juni menjadi 43,6 persen saat survei dilakukan. Begitu pun tingkat kesukaan, mengalami penurunan sebesar 6,4 persen, dari 62,5 persen pada Juni lalu menjadi 56,1 saat survei dilakukan.

Namun, meskipun tingkat elektabilitas menurun, Ahok masih menduduki peringkat pertama diantara sejumlah nama yang ikut disurvei.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menduduki poisi kedua dengan tingkat elektabilitas sebesar 14,3 persen, atau naik 6 persen dari survei sebelumnya. Posisi selanjutnya, Yusuf Mansyur 9,6 persen, Ridwan Kamil 7,1 persen, Yusril Ihza Mahendra, 5,9 persen, Sandiaga Uno 5 persen, Anies Baswedan 1,4 persen.

Selain itu juga ada Abraham Lunggana (Lulung) 0,9 persen, Djarot Saiful Hidayat 0,9 persen, Rizal Ramli 0,5 persen, Sjafrie Sjamsoeddin 0,5 persen, Budi Waseso 0,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,2 persen, siapa pun yang muslim 0,2 persen, tidak memilih 1,1 persen dan belum memutuskan 7,2 persen.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka di enam wilayah DKI, yakni Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu. Ada sebanyak 440 responden yang dilibatkan dan dipilih secara acak bertingkat. Margin of error kurang lebih 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
