<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanda &quot;SOS&quot; Selamatkan Pasutri dari Pulau Terpencil </title><description>Tanda &quot;SOS&quot; berhasil menyelamatkan pasangan suami istri dari pulau terpencil di Mikronesia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil"/><item><title>Tanda &quot;SOS&quot; Selamatkan Pasutri dari Pulau Terpencil </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil</guid><pubDate>Minggu 28 Agustus 2016 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil-R8DYdkYehK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Linus dan Sabina Jack berhasil ditemukan di Pulau East Fayu (Foto: US Embassy Kolonia/Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/08/28/18/1475166/tanda-sos-selamatkan-pasutri-dari-pulau-terpencil-R8DYdkYehK.jpg</image><title>Linus dan Sabina Jack berhasil ditemukan di Pulau East Fayu (Foto: US Embassy Kolonia/Facebook)</title></images><description>MIKRONESIA &amp;ndash; Pasangan suami istri (pasutri) Linus dan Sabina Jack berhasil ditemukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) setelah dinyatakan hilang selama sepekan. Keduanya ditemukan di Pulau East Fayu di Mikronesia setelah mencari bantuan dengan menulis tanda &quot;SOS&quot; di pasir pantai.
Linus dan Sabina Jack juga menggunakan senter darurat untuk mencari bantuan. Tim SAR langsung melakukan pencarian setelah mendengar laporan seseorang di sebuah pulau terpencil menggunakan senter untuk menarik perhatian.
&amp;ldquo;Operasi tim SAR untuk Linus dan Sabina Jack telah berlangsung dengan sukses. Pulau tersebut kemungkinan besar tidak berpenghuni dan ada laporan cahaya senter, kami langsung mengarahkan pencarian dengan pesawat di atas pulau itu,&amp;rdquo; tutur Kedutaan Besar AS di Kolonia, sebagaimana dikutip The Guardian, Minggu (28/8/2016).
Pasangan itu diketahui berlayar dengan menggunakan perahu dari Pulau Weno, Mikronesia pada 17 Agustus 2016. Namun, peringatan darurat diterbitkan setelah keduanya tak kunjung tiba di Pulau Tamatam pada 18 Agustus sesuai rencana sebelumnya,.
Selama sepekan operasi pencarian, tim Coast Guard telah menggunakan 15 kapal dan dua pesawat terbang untuk mencari di area seluas 43 ribu kilometer persegi.
</description><content:encoded>MIKRONESIA &amp;ndash; Pasangan suami istri (pasutri) Linus dan Sabina Jack berhasil ditemukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) setelah dinyatakan hilang selama sepekan. Keduanya ditemukan di Pulau East Fayu di Mikronesia setelah mencari bantuan dengan menulis tanda &quot;SOS&quot; di pasir pantai.
Linus dan Sabina Jack juga menggunakan senter darurat untuk mencari bantuan. Tim SAR langsung melakukan pencarian setelah mendengar laporan seseorang di sebuah pulau terpencil menggunakan senter untuk menarik perhatian.
&amp;ldquo;Operasi tim SAR untuk Linus dan Sabina Jack telah berlangsung dengan sukses. Pulau tersebut kemungkinan besar tidak berpenghuni dan ada laporan cahaya senter, kami langsung mengarahkan pencarian dengan pesawat di atas pulau itu,&amp;rdquo; tutur Kedutaan Besar AS di Kolonia, sebagaimana dikutip The Guardian, Minggu (28/8/2016).
Pasangan itu diketahui berlayar dengan menggunakan perahu dari Pulau Weno, Mikronesia pada 17 Agustus 2016. Namun, peringatan darurat diterbitkan setelah keduanya tak kunjung tiba di Pulau Tamatam pada 18 Agustus sesuai rencana sebelumnya,.
Selama sepekan operasi pencarian, tim Coast Guard telah menggunakan 15 kapal dan dua pesawat terbang untuk mencari di area seluas 43 ribu kilometer persegi.
</content:encoded></item></channel></rss>
