<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Panggil Komandan Sekuriti ExxonMobil Terkait Perampokan di Pondok Indah</title><description>Polisi memanggil pimpinan atau komandan sekuriti ExxonMobil terkait perampokan di Pondok Indah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah"/><item><title>Polisi Panggil Komandan Sekuriti ExxonMobil Terkait Perampokan di Pondok Indah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah</guid><pubDate>Minggu 04 September 2016 17:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah-eIxKhI38rc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Awi Setiyono (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/04/338/1481043/polisi-panggil-komandan-sekuriti-exxonmobil-terkait-perampokan-di-pondok-indah-eIxKhI38rc.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Awi Setiyono (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Salah satu tersangka perampokan disertai dengan penyanderaan, AJ, mengaku sebagai sekuriti di ExxonMobil usai &amp;lrm;melakukan aksinya di kediaman atasannya tersebut di kompleks perumahan elite Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pihaknya akan memanggil pimpinan atau komandan sekuriti dari perusahaan minyak tersebut. Sebab, polisi memerlukan penjelasan dari pimpinan oknum sekuriti yang menjadi pelaku perampokan.

&quot;Kami mau mengklarifikasi (pengakuan tersangka),&quot; kata Awi kepada wartawan, Minggu (4/9/2016).

Pemeriksaan komandan sekuriti ExxonMobil dijadwalkan akan dilakukan pada hari ini guna mengetahui motif sebenarnya aksi perampokan disertai penyanderaan di rumah mewah tersebut.

Awi menjelaskan, dari keterangan pelaku AJ, diketahui bahwa dirinya nekat merampok serta menyandera mantan Senior Vice President of ExxonMobil Affiliates in Indonesia Asep Sulaiman lantaran adanya persoalan yang belum selesai hingga saat ini.

&quot;Motif masih kita dalami, masih kita gali keterangan dan kita klarifikasi terus dengan yang bersangkutan,&quot; tandas Awi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu tersangka perampokan disertai dengan penyanderaan, AJ, mengaku sebagai sekuriti di ExxonMobil usai &amp;lrm;melakukan aksinya di kediaman atasannya tersebut di kompleks perumahan elite Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, pihaknya akan memanggil pimpinan atau komandan sekuriti dari perusahaan minyak tersebut. Sebab, polisi memerlukan penjelasan dari pimpinan oknum sekuriti yang menjadi pelaku perampokan.

&quot;Kami mau mengklarifikasi (pengakuan tersangka),&quot; kata Awi kepada wartawan, Minggu (4/9/2016).

Pemeriksaan komandan sekuriti ExxonMobil dijadwalkan akan dilakukan pada hari ini guna mengetahui motif sebenarnya aksi perampokan disertai penyanderaan di rumah mewah tersebut.

Awi menjelaskan, dari keterangan pelaku AJ, diketahui bahwa dirinya nekat merampok serta menyandera mantan Senior Vice President of ExxonMobil Affiliates in Indonesia Asep Sulaiman lantaran adanya persoalan yang belum selesai hingga saat ini.

&quot;Motif masih kita dalami, masih kita gali keterangan dan kita klarifikasi terus dengan yang bersangkutan,&quot; tandas Awi.

</content:encoded></item></channel></rss>
