<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel dan Palestina Setuju Berunding di Rusia</title><description>Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin  Netanyahu dikabarkan telah setuju untuk bertemu muka di Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia"/><item><title>Israel dan Palestina Setuju Berunding di Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia</guid><pubDate>Kamis 08 September 2016 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia-jNnwTx318m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Foto: Martin Bureau/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/08/18/1485104/israel-dan-palestina-setuju-berunding-di-rusia-jNnwTx318m.jpg</image><title>PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (Foto: Martin Bureau/AP)</title></images><description>MOSKOW &amp;ndash; Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah setuju untuk bertemu muka dan melanjutkan perundingan damai di Rusia. Informasi ini diumumkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova pada hari ini di Moskow.
Jika pertemuan tripartied ini berjalan sesuai rencana, ini akan menjadi tatap muka pertama bagi kedua belah pihak selama enam tahun terakhir. Rusia juga berharap pertemuan ini akan menjadi pemecah kebuntuan dalam dua setengah tahun terakhir.
Mengenai waktu perundingannya, saat ini  belum ditetapkan. Akan tetapi, staf kepresidenan Palestina maupun PM Israel telah mengonfirmasi keinginan untuk kembali ke meja perundingan.
&amp;ldquo;Hal yang paling penting di sini ialah menentukan waktu yang tepat. Kami saat ini terus menjalin komunikasi yang intensif dengan kedua belah pihak,&amp;rdquo; ujarnya, seperti Time, Kamis (8/9/2016).
Abbas menyatakan pertemuan itu seharusnya berlangsung pekan ini, tetapi diundur atas permintaan Israel. Sebelumnya, presiden kedua Palestina ini menegaskan tidak akan berdiskusi dengan Netanyahu jika okupasi tidak dihentikan.
Palestina juga mengajukan syarat agar Israel segera membebaskan warga mereka yang ditahan sesuai perjanjian sebelumnya. Di sisi lain, Netanyahu menyatakan perundingan damai seharusnya dilakukan tanpa syarat.</description><content:encoded>MOSKOW &amp;ndash; Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan telah setuju untuk bertemu muka dan melanjutkan perundingan damai di Rusia. Informasi ini diumumkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova pada hari ini di Moskow.
Jika pertemuan tripartied ini berjalan sesuai rencana, ini akan menjadi tatap muka pertama bagi kedua belah pihak selama enam tahun terakhir. Rusia juga berharap pertemuan ini akan menjadi pemecah kebuntuan dalam dua setengah tahun terakhir.
Mengenai waktu perundingannya, saat ini  belum ditetapkan. Akan tetapi, staf kepresidenan Palestina maupun PM Israel telah mengonfirmasi keinginan untuk kembali ke meja perundingan.
&amp;ldquo;Hal yang paling penting di sini ialah menentukan waktu yang tepat. Kami saat ini terus menjalin komunikasi yang intensif dengan kedua belah pihak,&amp;rdquo; ujarnya, seperti Time, Kamis (8/9/2016).
Abbas menyatakan pertemuan itu seharusnya berlangsung pekan ini, tetapi diundur atas permintaan Israel. Sebelumnya, presiden kedua Palestina ini menegaskan tidak akan berdiskusi dengan Netanyahu jika okupasi tidak dihentikan.
Palestina juga mengajukan syarat agar Israel segera membebaskan warga mereka yang ditahan sesuai perjanjian sebelumnya. Di sisi lain, Netanyahu menyatakan perundingan damai seharusnya dilakukan tanpa syarat.</content:encoded></item></channel></rss>
