<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taiwan dan Filipina Bersiap Dihantam Topan</title><description>Taiwan dan Filipina saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi terjangan Topan Meranti.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan"/><item><title>Taiwan dan Filipina Bersiap Dihantam Topan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan</guid><pubDate>Rabu 14 September 2016 07:38 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan-fP2oVckuP9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penampakan Topan Meranti melalui citra satelit (Foto: Badan Pusat Cuaca Taiwan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/14/18/1488683/taiwan-dan-filipina-bersiap-dihantam-topan-fP2oVckuP9.jpg</image><title>Penampakan Topan Meranti melalui citra satelit (Foto: Badan Pusat Cuaca Taiwan)</title></images><description>LUZON &amp;ndash; Topan kuat dikabarkan sudah mulai mendekati wilayah Filipina dan Taiwan. Badan meteorologi setempat mengeluarkan peringatan kemungkinan datangnya hujan deras, angin kencang yang menyebabkan ombak besar.
Sebagaimana dikutip dari NHK, Rabu (14/9/2016) Badan Meteorologi Jepang menuturkan, Topan Meranti sebelumnya masih berada di wilayah laut utara Filipina. Namun dengan kecepatan 20 kilometer per jam, topan tersebut bergerak ke wilayah barat-barat laut.
Dilaporkan, topan tersebut akan menghantam wilayah selatan Taiwan serta China pada Rabu 14 September hingga Kamis 15 September. Badan meteorologi di Taiwan memperkirakan wilayah pegunungan di negara pulau tersebut akan merasakan curah hujan dengan intensitas 500-800 milimeter.
Badan meteorologi Filipina dan China juga memperingatkan datangnya hujan deras. Pada Selasa malam 13 September di Pulau Orchid tercatat terjadi hembusan angin dengan kecepatan 200 kilometer.
Pada Rabu pagi di Kota Kaohsiung, Taiwan, hujan mulai turun dengan deras. Akibat ancaman Topan Meranti, sekolah-sekolah serta institusi publik di kota tersebut ditutup.
Otoritas Taiwan juga sudah memerintahkan operasi evakuasi terhadap para warga yang tinggal di wilayah pegunungan karena khawatir terjadinya tanah longsor. Topan ini juga diduga akan menyebabkan terganggunya lalu lintas udara.
Otoritas di Filipina meminta para warga yang tinggal di Selat Bashi dan Pulau Luzon bagian utara untuk mengevakuasikan diri ke tempat-tempat penampungan yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti di gereja atau di sekolah. (emj)</description><content:encoded>LUZON &amp;ndash; Topan kuat dikabarkan sudah mulai mendekati wilayah Filipina dan Taiwan. Badan meteorologi setempat mengeluarkan peringatan kemungkinan datangnya hujan deras, angin kencang yang menyebabkan ombak besar.
Sebagaimana dikutip dari NHK, Rabu (14/9/2016) Badan Meteorologi Jepang menuturkan, Topan Meranti sebelumnya masih berada di wilayah laut utara Filipina. Namun dengan kecepatan 20 kilometer per jam, topan tersebut bergerak ke wilayah barat-barat laut.
Dilaporkan, topan tersebut akan menghantam wilayah selatan Taiwan serta China pada Rabu 14 September hingga Kamis 15 September. Badan meteorologi di Taiwan memperkirakan wilayah pegunungan di negara pulau tersebut akan merasakan curah hujan dengan intensitas 500-800 milimeter.
Badan meteorologi Filipina dan China juga memperingatkan datangnya hujan deras. Pada Selasa malam 13 September di Pulau Orchid tercatat terjadi hembusan angin dengan kecepatan 200 kilometer.
Pada Rabu pagi di Kota Kaohsiung, Taiwan, hujan mulai turun dengan deras. Akibat ancaman Topan Meranti, sekolah-sekolah serta institusi publik di kota tersebut ditutup.
Otoritas Taiwan juga sudah memerintahkan operasi evakuasi terhadap para warga yang tinggal di wilayah pegunungan karena khawatir terjadinya tanah longsor. Topan ini juga diduga akan menyebabkan terganggunya lalu lintas udara.
Otoritas di Filipina meminta para warga yang tinggal di Selat Bashi dan Pulau Luzon bagian utara untuk mengevakuasikan diri ke tempat-tempat penampungan yang ditunjuk oleh pemerintah, seperti di gereja atau di sekolah. (emj)</content:encoded></item></channel></rss>
