<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rawan Kecelakaan, 10 JPO Bakal Berjejer di Jalan Margonda Depok</title><description>Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad menargetkan pembangunan 10 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok"/><item><title>Rawan Kecelakaan, 10 JPO Bakal Berjejer di Jalan Margonda Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok</guid><pubDate>Senin 19 September 2016 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok-2Cg8THxFkC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/19/338/1492707/rawan-kecelakaan-10-jpo-bakal-berjejer-di-jalan-margonda-depok-2Cg8THxFkC.jpg</image><title>ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>DEPOK - Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad menargetkan pembangunan 10 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sepanjang Jalan Raya Margonda akan selesai dalam waktu lima tahun ke depan. Di tahun ini, pihaknya juga akan membangun satu unit JPO.
&amp;ldquo;Target 10 mudah-mudahan bisa terealisasi selama lima tahun. Namun, kami belum tahu prediksi ekonomi nasional, kami juga ditantang oleh Pak Gubernur untuk itu bangun 10 JPO,&amp;rdquo; ujar Idris di Depok, Senin (19/9/2016).
Di tahun ini, kata dia, seharusnya ada dua JPO yang dibangun yakni di depan Universitas Gunadarma dan di depan DMall. Namun hal itu masih terganjal masalah lahan.
&amp;ldquo;Rencana pembangunan tahun ini di depan Gunadarma dan Jalan Nangka, itu yang bisa kami realisasi, saat ini masih dalam proses finishing lelang konstruksi, kalau konsultan sudah selesai,&amp;rdquo; paparnya.
Sementara rencana pembangunan JPO lainnya, lanjutnya, Dishub merasa pesimistis dengan sempitnya waktu. Pihak swasta juga belum memberi izin penggunaan lahan.
&amp;ldquo;Padahal kami mau beli, D&amp;rsquo;Mall sudah mempersilahkan gratis. Sepertinya yang terealisasi hanya satu karena membutuhkan waktu lelang yang lama. Yang di Gunadarma harus selesai tahun ini, kan sudah dilelang,&amp;rdquo; jelasnya.
Untuk tahun 2017, pihaknya akan mengalokasikan anggaran pembangun tiga JPO. Saat ini, JPO yang murni milik pemerintah kota hanya tiga diantaranya yang berada di depan kantor walikota-BJB, Detos &amp;ndash; Margo City dan Mang Kabayan.
Pasca meninggalnya mahasiswi UI akibat ditabrak sepeda motor di Jalan Margonda beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendapatkan beberapa SMS dari BEM UI.
&amp;ldquo;Setelah wafatnya mahasiswa UI itu, kami share ucapan belasungkawa di FB dan semacam janji kami. Sesungguhnya pada 2014 sudah ada anggaran bantuan dari Provinsi Jawa Barat. Ini perlu kami klarifikasi, bahwa bukan berarti pemerintah mendiamkan diri, tidak. Kami ditantang oleh Pak Gubernur untuk membangun 10 JPO dari ujung ke ujung,&amp;rdquo; terangnya.
Untuk membangun satu JPO pihaknya menganggarkan Rp3-5 miliar. Hingga saat ini, JPO yang telah terbangun di sepanjang Jalan Raya Margonda sebanyak empat JPO, satu diantaranya berada di depan Terminal Depok-Ramayana.</description><content:encoded>DEPOK - Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad menargetkan pembangunan 10 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sepanjang Jalan Raya Margonda akan selesai dalam waktu lima tahun ke depan. Di tahun ini, pihaknya juga akan membangun satu unit JPO.
&amp;ldquo;Target 10 mudah-mudahan bisa terealisasi selama lima tahun. Namun, kami belum tahu prediksi ekonomi nasional, kami juga ditantang oleh Pak Gubernur untuk itu bangun 10 JPO,&amp;rdquo; ujar Idris di Depok, Senin (19/9/2016).
Di tahun ini, kata dia, seharusnya ada dua JPO yang dibangun yakni di depan Universitas Gunadarma dan di depan DMall. Namun hal itu masih terganjal masalah lahan.
&amp;ldquo;Rencana pembangunan tahun ini di depan Gunadarma dan Jalan Nangka, itu yang bisa kami realisasi, saat ini masih dalam proses finishing lelang konstruksi, kalau konsultan sudah selesai,&amp;rdquo; paparnya.
Sementara rencana pembangunan JPO lainnya, lanjutnya, Dishub merasa pesimistis dengan sempitnya waktu. Pihak swasta juga belum memberi izin penggunaan lahan.
&amp;ldquo;Padahal kami mau beli, D&amp;rsquo;Mall sudah mempersilahkan gratis. Sepertinya yang terealisasi hanya satu karena membutuhkan waktu lelang yang lama. Yang di Gunadarma harus selesai tahun ini, kan sudah dilelang,&amp;rdquo; jelasnya.
Untuk tahun 2017, pihaknya akan mengalokasikan anggaran pembangun tiga JPO. Saat ini, JPO yang murni milik pemerintah kota hanya tiga diantaranya yang berada di depan kantor walikota-BJB, Detos &amp;ndash; Margo City dan Mang Kabayan.
Pasca meninggalnya mahasiswi UI akibat ditabrak sepeda motor di Jalan Margonda beberapa waktu lalu, pihaknya telah mendapatkan beberapa SMS dari BEM UI.
&amp;ldquo;Setelah wafatnya mahasiswa UI itu, kami share ucapan belasungkawa di FB dan semacam janji kami. Sesungguhnya pada 2014 sudah ada anggaran bantuan dari Provinsi Jawa Barat. Ini perlu kami klarifikasi, bahwa bukan berarti pemerintah mendiamkan diri, tidak. Kami ditantang oleh Pak Gubernur untuk membangun 10 JPO dari ujung ke ujung,&amp;rdquo; terangnya.
Untuk membangun satu JPO pihaknya menganggarkan Rp3-5 miliar. Hingga saat ini, JPO yang telah terbangun di sepanjang Jalan Raya Margonda sebanyak empat JPO, satu diantaranya berada di depan Terminal Depok-Ramayana.</content:encoded></item></channel></rss>
