<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Tak Terima Ditilang, Pengendara Motor Jotos Polantas   </title><description>Ada-ada saja ulah pemuda ini, lantaran tak terima ditilang karena tak  pakai helm, dia malah nekat jotos polisi lalu lintas (polantas).</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas"/><item><title>  Tak Terima Ditilang, Pengendara Motor Jotos Polantas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas</guid><pubDate>Jum'at 30 September 2016 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Erie Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas-4GIyi46vqi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/09/30/340/1502674/tak-terima-ditilang-pengendara-motor-jotos-polantas-4GIyi46vqi.jpg</image><title>foto: dok Okezone</title></images><description>

MEDAN &amp;ndash; Ada-ada saja ulah pemuda ini, lantaran tak terima ditilang karena tak pakai helm, dia malah nekat jotos polisi lalu lintas (polantas). Lucunya, saat akan dijebloskan ke penjara, pemuda tersebut malah merengek minta ampun.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Saat itu personel Unit Lantas Polsek Medan Labuhan, Brigadir Ismail Nasution, sedang mengatur lalu lintas.

Tak lama kemudian, Indra (19) dan abangnya melintas mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R. Karena keduanya tak memakai helm, Bripda Ismail pun menghentikannya. Saat diminta menunjukkan surat-surat kelengkapan sepeda motor, Indra hanya menunjukkan STNK yang telah kedaluwarsa.

Polantas itu pun bermaksud melakukan penilangan, namun Indra malah membentak dan menghardik petugas. Ia lalu menghadiahi polantas itu dengan bogem mentah sebanyak dua kali hingga polantas itu mengalami luka memar di wajahnya.

Peristiwa pemukulan itu disaksikan oleh banyak orang. Melihat adiknya meninju polisi, abang pelaku langsung kabur mengendarai sepeda motor yang telah ditilang. Indra pun lalu diamankan dan digelandang ke markas Unit Lantas yang tak jauh dari lokasi.

&quot;Aku tak mau ditilang, jadi aku pukul dia dua kali,&amp;rdquo; ujar Indra di kantor polisi, Jumat (30/9/2016).

Saat akan dibawa petugas ke Mapolsek Medan Labuhan, Indra langsung menangis. Ia merengek minta ampun. Tapi petugas tetap membawanya, sementara Bripda Ismail dibawa ke klinik untuk mengobati luka memar di wajahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Alexander Musa mengatakan, pihaknya sudah mengamankan Indra di Mapolsek.

&quot;Masih kita mintai keterangan. Masa polisi yang bertugas dipukul. Saksi juga sudah diperiksa,&quot; jelas AKP Musa.
</description><content:encoded>

MEDAN &amp;ndash; Ada-ada saja ulah pemuda ini, lantaran tak terima ditilang karena tak pakai helm, dia malah nekat jotos polisi lalu lintas (polantas). Lucunya, saat akan dijebloskan ke penjara, pemuda tersebut malah merengek minta ampun.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Saat itu personel Unit Lantas Polsek Medan Labuhan, Brigadir Ismail Nasution, sedang mengatur lalu lintas.

Tak lama kemudian, Indra (19) dan abangnya melintas mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R. Karena keduanya tak memakai helm, Bripda Ismail pun menghentikannya. Saat diminta menunjukkan surat-surat kelengkapan sepeda motor, Indra hanya menunjukkan STNK yang telah kedaluwarsa.

Polantas itu pun bermaksud melakukan penilangan, namun Indra malah membentak dan menghardik petugas. Ia lalu menghadiahi polantas itu dengan bogem mentah sebanyak dua kali hingga polantas itu mengalami luka memar di wajahnya.

Peristiwa pemukulan itu disaksikan oleh banyak orang. Melihat adiknya meninju polisi, abang pelaku langsung kabur mengendarai sepeda motor yang telah ditilang. Indra pun lalu diamankan dan digelandang ke markas Unit Lantas yang tak jauh dari lokasi.

&quot;Aku tak mau ditilang, jadi aku pukul dia dua kali,&amp;rdquo; ujar Indra di kantor polisi, Jumat (30/9/2016).

Saat akan dibawa petugas ke Mapolsek Medan Labuhan, Indra langsung menangis. Ia merengek minta ampun. Tapi petugas tetap membawanya, sementara Bripda Ismail dibawa ke klinik untuk mengobati luka memar di wajahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Alexander Musa mengatakan, pihaknya sudah mengamankan Indra di Mapolsek.

&quot;Masih kita mintai keterangan. Masa polisi yang bertugas dipukul. Saksi juga sudah diperiksa,&quot; jelas AKP Musa.
</content:encoded></item></channel></rss>
