<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Bayi di Thailand Terindikasi Terinfeksi Virus Zika</title><description>Dua bayi di Thailand terindikasi terinfeksi virus Zika.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika"/><item><title>Dua Bayi di Thailand Terindikasi Terinfeksi Virus Zika</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika</guid><pubDate>Sabtu 01 Oktober 2016 03:17 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika-HA4dTsxV5G.png" expression="full" type="image/jpeg">Virus Zika menyebar dari gigitan nyamuk (Foto: Arizona State University)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/01/18/1503438/dua-bayi-di-thailand-terindikasi-terinfeksi-virus-zika-HA4dTsxV5G.png</image><title>Virus Zika menyebar dari gigitan nyamuk (Foto: Arizona State University)</title></images><description>BANGKOK &amp;ndash; Otoritas kesehatan di Thailand pada Jumat 30 September mengumumkan terdapat dua bayi yang mengidap mikrosefalia akibat terinfeksi virus Zika. Diduga ini merupakan kasus pertama di Asia Tenggara yang berkaitan dengan virus Zika yang menyebabkan mikrosefalia.
&amp;ldquo;Dua dari tiga bayi (yang dites) terkena mikrosefalia akibat virus Zika,&amp;rdquo; ujar Wicharn Pawan, pejabat kontrol penyakit di Kementerian Kesehatan Thailand, sebagaimana dikutip dari AFP, Sabtu (1/10/20160.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kasus di Thailand itu merupakan kasus cacat lahir akibat Zika pertama yang terjadi di Asia Tenggara. Bagi orang dewasa, virus tersebut hanya menyebabkan demam serta ruam-ruam.
Namun, virus ini terbukti berbahaya bagi ibu hamil. Pasalnya Zika dapat menyebabkan bayi yang dikandung sang ibu terkena mikrosefalia.
Hingga kini masih belum ada vaksin untuk virus tersebut. WHO menyebut sudah ada lebih dari 1,5 juta orang di dunia yang terinfeksi oleh virus Zika.
</description><content:encoded>BANGKOK &amp;ndash; Otoritas kesehatan di Thailand pada Jumat 30 September mengumumkan terdapat dua bayi yang mengidap mikrosefalia akibat terinfeksi virus Zika. Diduga ini merupakan kasus pertama di Asia Tenggara yang berkaitan dengan virus Zika yang menyebabkan mikrosefalia.
&amp;ldquo;Dua dari tiga bayi (yang dites) terkena mikrosefalia akibat virus Zika,&amp;rdquo; ujar Wicharn Pawan, pejabat kontrol penyakit di Kementerian Kesehatan Thailand, sebagaimana dikutip dari AFP, Sabtu (1/10/20160.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kasus di Thailand itu merupakan kasus cacat lahir akibat Zika pertama yang terjadi di Asia Tenggara. Bagi orang dewasa, virus tersebut hanya menyebabkan demam serta ruam-ruam.
Namun, virus ini terbukti berbahaya bagi ibu hamil. Pasalnya Zika dapat menyebabkan bayi yang dikandung sang ibu terkena mikrosefalia.
Hingga kini masih belum ada vaksin untuk virus tersebut. WHO menyebut sudah ada lebih dari 1,5 juta orang di dunia yang terinfeksi oleh virus Zika.
</content:encoded></item></channel></rss>
