<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jubir Presiden Filipina: Duterte Tidak Boleh Disamakan dengan Hitler</title><description>Juru bicara Presiden Filipina mengatakan presiden negaranya tidak boleh disamakan dengan pimpinan Nazi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/02/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/02/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler"/><item><title>Jubir Presiden Filipina: Duterte Tidak Boleh Disamakan dengan Hitler</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/02/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/02/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler</guid><pubDate>Minggu 02 Oktober 2016 01:11 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/01/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler-5GoQszhVcA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto juru bicara Presiden Filipina, Ernesto Abella (Foto: Inquirer)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/01/18/1503858/jubir-presiden-filipina-duterte-tidak-boleh-disamakan-dengan-hitler-5GoQszhVcA.jpg</image><title>Foto juru bicara Presiden Filipina, Ernesto Abella (Foto: Inquirer)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Juru bicara (jubir) Presiden Filipina, Ernesto Abella menuturkan Presiden Rodrigo Duterte tidak boleh disamakan dengan Adolf Hitler. Ia menegaskan referensi Duterte terkait Holocaust merupakan &amp;ldquo;pelesetan&amp;rdquo; belaka.
Duterte kembali memicu kontroversi usai ia mengatakan bahwa sebagai bagian dari perang pemberantasan narkoba di Filipina, ia ingin membunuh jutaan bandar narkoba. Namun, di tengah-tengah perkataannya itu, Duterte memasukkan referensi Holocaust dan sambil berkelakar ia menyamakan dirinya dengan Hitler yang membantai jutaan Yahudi.
&amp;ldquo;Referensi presiden mengenai pembantaian itu merupakan pelesetan belaka (akibat) ia digambarkan sebagai pembunuh masal, (seperti) Hittler (dan) itu merupakan label yang ia tolak,&amp;rdquo; ujar Abella, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (2/10/2016).
Abella menambahkan apa yang disampaikan Duterte juga dapat menimbulkan kesimpulan yang miring. Jubir Presiden Filipina itu menegaskan terdapat perbedaan besar antara Holocaust dengan usaha dari Duterte.
&amp;ldquo;Holocaust merupakan usaha untuk membantai generasi masa depan Yahudi (sedangkan) &amp;lsquo;pengadilan jalanan&amp;rsquo; yang dituduhkan kepadanya (Duterte) merupakan usaha untuk menyelamatkan generasi berikutnya di Filipina, kata Abella.
Dilaporkan, lebih dari dari 3.100 orang kehilangan nyawanya semenjak Duterte menjabat sebagai Presiden Filipina. Rata-rata orang yang terbunuh itu merupakan tersangka pengguna serta bandar narkoba.</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Juru bicara (jubir) Presiden Filipina, Ernesto Abella menuturkan Presiden Rodrigo Duterte tidak boleh disamakan dengan Adolf Hitler. Ia menegaskan referensi Duterte terkait Holocaust merupakan &amp;ldquo;pelesetan&amp;rdquo; belaka.
Duterte kembali memicu kontroversi usai ia mengatakan bahwa sebagai bagian dari perang pemberantasan narkoba di Filipina, ia ingin membunuh jutaan bandar narkoba. Namun, di tengah-tengah perkataannya itu, Duterte memasukkan referensi Holocaust dan sambil berkelakar ia menyamakan dirinya dengan Hitler yang membantai jutaan Yahudi.
&amp;ldquo;Referensi presiden mengenai pembantaian itu merupakan pelesetan belaka (akibat) ia digambarkan sebagai pembunuh masal, (seperti) Hittler (dan) itu merupakan label yang ia tolak,&amp;rdquo; ujar Abella, sebagaimana dikutip dari Reuters, Minggu (2/10/2016).
Abella menambahkan apa yang disampaikan Duterte juga dapat menimbulkan kesimpulan yang miring. Jubir Presiden Filipina itu menegaskan terdapat perbedaan besar antara Holocaust dengan usaha dari Duterte.
&amp;ldquo;Holocaust merupakan usaha untuk membantai generasi masa depan Yahudi (sedangkan) &amp;lsquo;pengadilan jalanan&amp;rsquo; yang dituduhkan kepadanya (Duterte) merupakan usaha untuk menyelamatkan generasi berikutnya di Filipina, kata Abella.
Dilaporkan, lebih dari dari 3.100 orang kehilangan nyawanya semenjak Duterte menjabat sebagai Presiden Filipina. Rata-rata orang yang terbunuh itu merupakan tersangka pengguna serta bandar narkoba.</content:encoded></item></channel></rss>
