<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal Tes Kesehatan, Massa Calon Bupati Ancam Ambil Langkah Hukum</title><description>Mereka meminta adanya tes ulang lantaran calon tersebut dinyatakan tidak lolos pada tahapan Pilkada tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum"/><item><title>Gagal Tes Kesehatan, Massa Calon Bupati Ancam Ambil Langkah Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum</guid><pubDate>Senin 03 Oktober 2016 16:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rayful Mudassir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum-iEVt5yeY1S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/03/340/1504915/gagal-tes-kesehatan-massa-calon-bupati-ancam-ambil-langkah-hukum-iEVt5yeY1S.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>BANDA ACEH - Puluhan massa pendukung pasangan calon bupati Bireuen, Saifannur memprotes hasil tes kesehatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh di Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Mereka meminta adanya tes ulang lantaran calon tersebut dinyatakan tidak lolos pada tahapan Pilkada tersebut.

Massa mendatangi kantor KIP Aceh sekitar pukul 12.30 WIB. Sejumlah tim pemenangan dan pendukung lalu diizinkan masuk oleh aparat kepolisian untuk melakukan audiensi bersama seluruh Komisioner KIP termasuk ketua KIP, Ridwan Hadi.

Ketua Tim Pemenangan Saifannur, Mukhlis mengaku tidak terima dengan hasil yang dikeluarkan oleh tim pemeriksa kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pihaknya akan menuntut secara hukum terhadap hasil yang dianggap tidak adil itu.

&quot;Hasil tes tidak ada poin apa-apa. Hanya selembar kertas dan bukan stempel basah. Hanya ditanda tangani pihak rumah sakit Zainoel Abidin. Kami sangat tidak terima yang ditulis di situ. Calon kami disebut setengah gila,&quot; ungkapnya di kantor KIP Aceh usai audiensi, Senin (3/10/2016).

Sebelum bertolak ke KIP Aceh massa pendukung Saifannur lebih dulu menuju ke kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh. Namun setelah melakukan audiensi sejenak di sana, massa langsung meneruskan ke KIP.

Dikatakan Mukhslis, pihaknya berharap adanya peluang tes ulang tahapan uji kesehatan karena meragukan hasil tes yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.  Pelaksanaan tersebut juga harus menghadirkan dokter yang independen.

Sementara menanggapi hal itu, Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengaku pihaknya hanya lembaga yang mengatur tentang pelaksanaan tahapan Pilkada di Aceh. Apalagi lembaga tersebut diatur dan bekerja sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

&quot;Kami melepas itu semua kepada dokter (pemeriksaan kesehatan), karena kami tidak dilibatkan (di dalamnya). Tugas mengawasi hal itu ada pada Panwaslih. Kalau mereka bilang tidak sesuai, maka baru akan dievaluasi ulang,&quot; ujarnya saat audiensi.

Terkait permintaan adanya uji kesehatan ulang, dalam undang-undang dijelaskan bahwa pelaksanaan tes kesehatan dilakukan di rumah sakit milik pemerintah yang telah dinyatakan sesuai standar, sesuai penilaian dan KPU.

KIP Aceh sendiri memberikan solusi untuk segeta mencarikan pengganti Saifannur. Sementara proses perbaikan akan berakhir pada 4 Oktober 2016 besok.

Saifannur maju bersama Muzakkar A Gani melalui jalur parpol sebagai calon bupati dan wakil bupati Bireuen, Aceh. Mereka diusung oleh sejumlah partai, yakni Golkar, Nasdem, Demokrat dan satu partai lokal Partai Damai Aceh (PDA).
</description><content:encoded>BANDA ACEH - Puluhan massa pendukung pasangan calon bupati Bireuen, Saifannur memprotes hasil tes kesehatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh di Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Mereka meminta adanya tes ulang lantaran calon tersebut dinyatakan tidak lolos pada tahapan Pilkada tersebut.

Massa mendatangi kantor KIP Aceh sekitar pukul 12.30 WIB. Sejumlah tim pemenangan dan pendukung lalu diizinkan masuk oleh aparat kepolisian untuk melakukan audiensi bersama seluruh Komisioner KIP termasuk ketua KIP, Ridwan Hadi.

Ketua Tim Pemenangan Saifannur, Mukhlis mengaku tidak terima dengan hasil yang dikeluarkan oleh tim pemeriksa kesehatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pihaknya akan menuntut secara hukum terhadap hasil yang dianggap tidak adil itu.

&quot;Hasil tes tidak ada poin apa-apa. Hanya selembar kertas dan bukan stempel basah. Hanya ditanda tangani pihak rumah sakit Zainoel Abidin. Kami sangat tidak terima yang ditulis di situ. Calon kami disebut setengah gila,&quot; ungkapnya di kantor KIP Aceh usai audiensi, Senin (3/10/2016).

Sebelum bertolak ke KIP Aceh massa pendukung Saifannur lebih dulu menuju ke kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh. Namun setelah melakukan audiensi sejenak di sana, massa langsung meneruskan ke KIP.

Dikatakan Mukhslis, pihaknya berharap adanya peluang tes ulang tahapan uji kesehatan karena meragukan hasil tes yang dikeluarkan oleh pihak rumah sakit.  Pelaksanaan tersebut juga harus menghadirkan dokter yang independen.

Sementara menanggapi hal itu, Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi mengaku pihaknya hanya lembaga yang mengatur tentang pelaksanaan tahapan Pilkada di Aceh. Apalagi lembaga tersebut diatur dan bekerja sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

&quot;Kami melepas itu semua kepada dokter (pemeriksaan kesehatan), karena kami tidak dilibatkan (di dalamnya). Tugas mengawasi hal itu ada pada Panwaslih. Kalau mereka bilang tidak sesuai, maka baru akan dievaluasi ulang,&quot; ujarnya saat audiensi.

Terkait permintaan adanya uji kesehatan ulang, dalam undang-undang dijelaskan bahwa pelaksanaan tes kesehatan dilakukan di rumah sakit milik pemerintah yang telah dinyatakan sesuai standar, sesuai penilaian dan KPU.

KIP Aceh sendiri memberikan solusi untuk segeta mencarikan pengganti Saifannur. Sementara proses perbaikan akan berakhir pada 4 Oktober 2016 besok.

Saifannur maju bersama Muzakkar A Gani melalui jalur parpol sebagai calon bupati dan wakil bupati Bireuen, Aceh. Mereka diusung oleh sejumlah partai, yakni Golkar, Nasdem, Demokrat dan satu partai lokal Partai Damai Aceh (PDA).
</content:encoded></item></channel></rss>
