<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Isu yang Paling Ingin Ditanyakan dalam Debat Capres AS Kedua</title><description>Debat calon presiden Amerika Serikat (Capres AS) 2016 kedua diperkirakan  akan semakin menyajikan argumen menarik dari kedua kandidat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua"/><item><title>Lima Isu yang Paling Ingin Ditanyakan dalam Debat Capres AS Kedua</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2016 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua-wBuLFGwbjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persiapan debat capres AS 2016 kedua di Washington University. (Foto: New York Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/10/18/1510348/lima-isu-yang-paling-ingin-ditanyakan-dalam-debat-capres-as-kedua-wBuLFGwbjJ.jpg</image><title>Persiapan debat capres AS 2016 kedua di Washington University. (Foto: New York Times)</title></images><description>ST LOUIS - Debat calon presiden Amerika Serikat (Capres AS) 2016 kedua diperkirakan akan semakin menyajikan argumen menarik dari kedua kandidat. Sebagaimana diketahui, sepekan terakhir isu yang berkembang di sekeliling Donald Trump dan Hillary Clinton bergulir bak bola panas.
Trump mendapat serangan soal ucapan tak senonohnya untuk perempuan  11 tahun lalu. Sementara masalah e-mail masih menghantui Hillary. Pekan lalu, Wikileaks kembali memublikasikan 2.000 e-mail yang berkaitan dengan  Ketua Tim Kampanye Hillary, John Podesta. Isinya tak lain menyoal nuklir Iran.
Dalam posisi sama-sama terpojok, Trump melontarkan permintaan maaf. Sedangkan Hillary cenderung berdiam diri pascadebat capres pertama akhir September lalu. Namun begitu, mengungkit skandal lawan masih menjadi strategi andalan untuk menjatuhkan mental lawan dalam debat capres yang akan dihelat di Washington University, St Louis, negara bagian Missouri.
Jika debat capres pertama di Hofstra University, Hempstead, New York konsepnya adalah tanya jawab dan kandidat berdiri di balik podium. Pada debat capres kedua, kandidat akan duduk di tengah2 penonton dan baru berdiri ketika menyampaikan jawabannya.
Secara keseluruhan yang membedakan adalah konsep town hall (balai kota) yang melibatkan interaksi langsung antara capres dan calon pemilih. Dengan demikian, sebagian besar pertanyaan dalam debat capres datang dari para penonton hasil seleksi Organisasi Gallup.Selain itu, debat capres AS kedua tahun ini akan menerapkan mekanisme  baru, yakni mengajukan pertanyaan favorit dari publik yang dipilih  lewat pemungutan suara di situs daring. Sedikitnya 30 pertanyaan  terpilih akan dibacakan moderator dalam debat capres AS yang akan tayang  pada Minggu 9 Oktober pukul 21.00 waktu setempat.
Berikut Okezone merangkum lima pertanyaan yang paling ingin  ditanyakan publik AS berdasarkan hasil pemungutan suara terbanyak dalam  situs daring Presidential Open Questions, Senin (10/10/2016).
1.	Jaminan melindungi amandemen kedua di AS?
Amandemen kedua di Negeri Paman Sam bicara soal hak kepemilikan  senjata bagi warga sipil untuk melindungi diri sendiri. Namun maraknya  kasus penembakan di seluruh negeri dan seringnya kebebasan jual beli  senjata itu dimanfaatkan oleh simpatisan teroris dan militan ekstremis,  ada isu untuk merevisi konstitusi tersebut.

Lebih dari 157 ribu orang penasaran, manakah di antara Hillary dan  Trump yang sanggup memberikan jaminan bahwa amandemen kedua akan tetap  berlaku di AS? Menurut warganet yang mengajukan pertanyaan ini pada 27  September, tidak seharusnya pemerintah menyalahkan senjatanya. Manusia  adalah pengguna yang seharusnya dipersalahkan jika salah menggunakannya.2.	Memeriksa latar belakang kriminal untuk semua penjualan senjata
&amp;ldquo;Anak saya dibunuh oleh seseorang yang seharusnya tidak pernah   memiliki senjata. Kesenjangan dalam sistem kita saat ini membuat para   penjahat dan teroris membeli senjata secara daring dan melalui pameran   senjata. Tidak ada orang yang mempertanyakan keperluannya,&amp;rdquo; ujar Richard   pada 28 September.

Ia berharap salah satu kandidat akan mampu memberikan rasa aman,   mendukung pemeriksaan latar belakang pembeli senjata. Sehingga tidak ada   residivis atau orang bermasalah lain yang melakukan kesalahan serupa.   Pertanyaan yang diajukan pria asal California tersebut telah dijagokan   oleh lebih dari 134 ribu orang.
3.	Jaminan sosial
Isu pemotongan biaya jaminan sosial mengkhawatirkan warga AS. Mereka   meyakini, hasil dari kebijakan tersebut jika jadi dicanangkan hanya  akan  menguntungkan segelintir orang, yakni para orang terkaya di AS.

Diunggah Ellen pada 28 September, pertanyaan &amp;lsquo;apakah Anda mendukung   perluasan dan tidak akan memangkas manfaat sederhana dari jaminan   sosial?&amp;rsquo; telah mendapat suara hampir 47 ribu.4.	Perubahan iklim

Persoalan berikutnya yang paling sering ditanyakan adalah kebenaran    perubahan iklim. &amp;ldquo;Sebagai presiden, langkah apa yang akan Anda ambil    untuk menanggulangi bahaya perubahan iklim?&amp;rdquo; tanya Joseph dari    Washington DC pada 27 September. Sekira 46 ribu warganet menunjukkan    rasa penasaran yang sama.
5.	Persatuan AS pascapemilu
Ken dari California melihat politik uang yang bermain dalam pemilihan    presiden kali ini sangat besar. Persaingan antara capres juga telah    memecah dukungan, sebagaimana para pakar menyebut baik Hillary dan  Trump   pada dasarnya adalah kandidat anomali. Dalam arti, sebagian  besar   publik AS sebenarnya tak menyukai kedua capres.
Ken pun jadi bertanya-tanya, dapatkah salah satu kandidat menjamin    persatuan rakyat AS pascapemilu 8 November? Rasa penasaran yang sama    ditunjukkan oleh lebih dari 44 ribu warganet.

Meski mendapat jumlah suara paling banyak, kelima pertanyaan di atas    belum tentu akan ditanyakan dalam debat capres AS 2016 kedua antara    Donald Trump dan Hillary Clinton. Moderator debat capres AS kedua,    Martha Raddatz dan Anderson Cooper akan melempar pertanyaan kepada    penonton di studio sehingga waktu lebihnya baru dipakai untuk mengambil    pertanyaan dari internet. Belum lagi, daftar tersebut akan disesuaikan    dengan isu yang hendak digulirkan dalam debat kali ini.</description><content:encoded>ST LOUIS - Debat calon presiden Amerika Serikat (Capres AS) 2016 kedua diperkirakan akan semakin menyajikan argumen menarik dari kedua kandidat. Sebagaimana diketahui, sepekan terakhir isu yang berkembang di sekeliling Donald Trump dan Hillary Clinton bergulir bak bola panas.
Trump mendapat serangan soal ucapan tak senonohnya untuk perempuan  11 tahun lalu. Sementara masalah e-mail masih menghantui Hillary. Pekan lalu, Wikileaks kembali memublikasikan 2.000 e-mail yang berkaitan dengan  Ketua Tim Kampanye Hillary, John Podesta. Isinya tak lain menyoal nuklir Iran.
Dalam posisi sama-sama terpojok, Trump melontarkan permintaan maaf. Sedangkan Hillary cenderung berdiam diri pascadebat capres pertama akhir September lalu. Namun begitu, mengungkit skandal lawan masih menjadi strategi andalan untuk menjatuhkan mental lawan dalam debat capres yang akan dihelat di Washington University, St Louis, negara bagian Missouri.
Jika debat capres pertama di Hofstra University, Hempstead, New York konsepnya adalah tanya jawab dan kandidat berdiri di balik podium. Pada debat capres kedua, kandidat akan duduk di tengah2 penonton dan baru berdiri ketika menyampaikan jawabannya.
Secara keseluruhan yang membedakan adalah konsep town hall (balai kota) yang melibatkan interaksi langsung antara capres dan calon pemilih. Dengan demikian, sebagian besar pertanyaan dalam debat capres datang dari para penonton hasil seleksi Organisasi Gallup.Selain itu, debat capres AS kedua tahun ini akan menerapkan mekanisme  baru, yakni mengajukan pertanyaan favorit dari publik yang dipilih  lewat pemungutan suara di situs daring. Sedikitnya 30 pertanyaan  terpilih akan dibacakan moderator dalam debat capres AS yang akan tayang  pada Minggu 9 Oktober pukul 21.00 waktu setempat.
Berikut Okezone merangkum lima pertanyaan yang paling ingin  ditanyakan publik AS berdasarkan hasil pemungutan suara terbanyak dalam  situs daring Presidential Open Questions, Senin (10/10/2016).
1.	Jaminan melindungi amandemen kedua di AS?
Amandemen kedua di Negeri Paman Sam bicara soal hak kepemilikan  senjata bagi warga sipil untuk melindungi diri sendiri. Namun maraknya  kasus penembakan di seluruh negeri dan seringnya kebebasan jual beli  senjata itu dimanfaatkan oleh simpatisan teroris dan militan ekstremis,  ada isu untuk merevisi konstitusi tersebut.

Lebih dari 157 ribu orang penasaran, manakah di antara Hillary dan  Trump yang sanggup memberikan jaminan bahwa amandemen kedua akan tetap  berlaku di AS? Menurut warganet yang mengajukan pertanyaan ini pada 27  September, tidak seharusnya pemerintah menyalahkan senjatanya. Manusia  adalah pengguna yang seharusnya dipersalahkan jika salah menggunakannya.2.	Memeriksa latar belakang kriminal untuk semua penjualan senjata
&amp;ldquo;Anak saya dibunuh oleh seseorang yang seharusnya tidak pernah   memiliki senjata. Kesenjangan dalam sistem kita saat ini membuat para   penjahat dan teroris membeli senjata secara daring dan melalui pameran   senjata. Tidak ada orang yang mempertanyakan keperluannya,&amp;rdquo; ujar Richard   pada 28 September.

Ia berharap salah satu kandidat akan mampu memberikan rasa aman,   mendukung pemeriksaan latar belakang pembeli senjata. Sehingga tidak ada   residivis atau orang bermasalah lain yang melakukan kesalahan serupa.   Pertanyaan yang diajukan pria asal California tersebut telah dijagokan   oleh lebih dari 134 ribu orang.
3.	Jaminan sosial
Isu pemotongan biaya jaminan sosial mengkhawatirkan warga AS. Mereka   meyakini, hasil dari kebijakan tersebut jika jadi dicanangkan hanya  akan  menguntungkan segelintir orang, yakni para orang terkaya di AS.

Diunggah Ellen pada 28 September, pertanyaan &amp;lsquo;apakah Anda mendukung   perluasan dan tidak akan memangkas manfaat sederhana dari jaminan   sosial?&amp;rsquo; telah mendapat suara hampir 47 ribu.4.	Perubahan iklim

Persoalan berikutnya yang paling sering ditanyakan adalah kebenaran    perubahan iklim. &amp;ldquo;Sebagai presiden, langkah apa yang akan Anda ambil    untuk menanggulangi bahaya perubahan iklim?&amp;rdquo; tanya Joseph dari    Washington DC pada 27 September. Sekira 46 ribu warganet menunjukkan    rasa penasaran yang sama.
5.	Persatuan AS pascapemilu
Ken dari California melihat politik uang yang bermain dalam pemilihan    presiden kali ini sangat besar. Persaingan antara capres juga telah    memecah dukungan, sebagaimana para pakar menyebut baik Hillary dan  Trump   pada dasarnya adalah kandidat anomali. Dalam arti, sebagian  besar   publik AS sebenarnya tak menyukai kedua capres.
Ken pun jadi bertanya-tanya, dapatkah salah satu kandidat menjamin    persatuan rakyat AS pascapemilu 8 November? Rasa penasaran yang sama    ditunjukkan oleh lebih dari 44 ribu warganet.

Meski mendapat jumlah suara paling banyak, kelima pertanyaan di atas    belum tentu akan ditanyakan dalam debat capres AS 2016 kedua antara    Donald Trump dan Hillary Clinton. Moderator debat capres AS kedua,    Martha Raddatz dan Anderson Cooper akan melempar pertanyaan kepada    penonton di studio sehingga waktu lebihnya baru dipakai untuk mengambil    pertanyaan dari internet. Belum lagi, daftar tersebut akan disesuaikan    dengan isu yang hendak digulirkan dalam debat kali ini.</content:encoded></item></channel></rss>
