<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batu Berbentuk Payudara yang Dipercaya Membawa Kesuburan</title><description>Candi Sumber Tetek dulunya merupakan tempat pemandian para permaisuri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan"/><item><title>Batu Berbentuk Payudara yang Dipercaya Membawa Kesuburan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2016 09:03 WIB</pubDate><dc:creator>Selly Loamena</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan-R79NK4xERG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu &quot;Tetek&quot; dipercaya bisa membaca kesuburan bagi perempuan. Foto Selly Loamena/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/10/338/1510384/batu-berbentuk-payudara-yang-dipercaya-membawa-kesuburan-R79NK4xERG.jpg</image><title>Batu &quot;Tetek&quot; dipercaya bisa membaca kesuburan bagi perempuan. Foto Selly Loamena/Okezone</title></images><description>
TANGERANG &amp;ndash; &amp;ldquo;Batu Tetek&amp;rdquo; yang berada di Situs Budaya Rumah Kayu Goen, di Kampung Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, dipercaya bisa membawa kesuburan. Dinamakan Batu Tetek karena bentuknya memang menyerupai payudara, dan konon hal itu merupakan lambang kesuburan.
&amp;ldquo;Batu ini dipercayai sebagai lambang kesuburan, dan batu ini dibawa dari daerah Jawa Timur, tidak jauh dari Candi Sumber Tetek,&amp;rdquo; kata Yudianto, penunggu Rumah Kayu Goen, tempat batu &amp;ldquo;Tetek&amp;rdquo; berada.
Ia menambahkan, Candi Sumber Tetek dulunya merupakan tempat pemandian para permaisuri. Kemudian batu tersebut mengeluarkan cairan yang jika dibasuh ke seluruh tubuh konon bisa memberikan kesuburan kepada para perempuan.
&quot;Tempat ini boleh dikunjungi tetapi tidak diperbolehkan menginap. Selain Batu Tetek juga ada beberapa benda bersejarah lainnya, seperti kereta api yang di buat pada 1901 dari Jerman, kandang kerbau yang usianya sudah lebih dari 100 tahun, Rumah Kebaya (China Benteng) yang sudah berusia lebih dari 300 tahun. Jadi, pengunjung selain bisa belajar juga bisa mengetahu benda bersejarah yang pernah ada,&quot; katanya.
Kini Batu Tetek itu pun berada di Rumah Kayu yang merupakan salah satu cagar budaya yang ada di Tangerang.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>
TANGERANG &amp;ndash; &amp;ldquo;Batu Tetek&amp;rdquo; yang berada di Situs Budaya Rumah Kayu Goen, di Kampung Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, dipercaya bisa membawa kesuburan. Dinamakan Batu Tetek karena bentuknya memang menyerupai payudara, dan konon hal itu merupakan lambang kesuburan.
&amp;ldquo;Batu ini dipercayai sebagai lambang kesuburan, dan batu ini dibawa dari daerah Jawa Timur, tidak jauh dari Candi Sumber Tetek,&amp;rdquo; kata Yudianto, penunggu Rumah Kayu Goen, tempat batu &amp;ldquo;Tetek&amp;rdquo; berada.
Ia menambahkan, Candi Sumber Tetek dulunya merupakan tempat pemandian para permaisuri. Kemudian batu tersebut mengeluarkan cairan yang jika dibasuh ke seluruh tubuh konon bisa memberikan kesuburan kepada para perempuan.
&quot;Tempat ini boleh dikunjungi tetapi tidak diperbolehkan menginap. Selain Batu Tetek juga ada beberapa benda bersejarah lainnya, seperti kereta api yang di buat pada 1901 dari Jerman, kandang kerbau yang usianya sudah lebih dari 100 tahun, Rumah Kebaya (China Benteng) yang sudah berusia lebih dari 300 tahun. Jadi, pengunjung selain bisa belajar juga bisa mengetahu benda bersejarah yang pernah ada,&quot; katanya.
Kini Batu Tetek itu pun berada di Rumah Kayu yang merupakan salah satu cagar budaya yang ada di Tangerang.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
