<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Intelijen Dikerahkankan untuk Buru Pelaku Vandalisme Masjid</title><description>Perbuatan pelaku mengganggu kamtibmas. Terelbih lagi Ibu Kota tengah bersiap menyambut Pilgub DKI Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-dikerahkankan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-dikerahkankan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid"/><item><title>Tim Intelijen Dikerahkankan untuk Buru Pelaku Vandalisme Masjid</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-dikerahkankan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-dikerahkankan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid</guid><pubDate>Senin 10 Oktober 2016 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-diterjunkan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid-7G0tzNGstD.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/10/338/1510710/tim-intelijen-diterjunkan-untuk-buru-pelaku-vandalisme-masjid-7G0tzNGstD.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Metro Jaya diterjunkan guna menangkap para pelaku vandalisme di Masjid Al-Falah di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Hal tersebut pelaku menggambar sesuatu menyerupai salib berwarna putih dan dicoret disejumlah bangunan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono menegaskan perbuatan para pelaku yang tidak bertanggungjawab ini telah mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas). Terelbih lagi Ibu Kota tengah bersiap menyambut Pilgub DKI Jakarta.
&quot;Dan itu perbuatannya jelas SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan-red). Itu masjid kok digambar begitu dengan pylox,&quot; kata Awi di kantornya, Senin (10/10/2016).
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Vandalisme di Masjid Mampang Prapatan)
Awi menjelaskan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sunanta telah mengimbau warga agar tidak terprovokasi. Selain itu, Awi meminta agar masyarakat menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi.
&quot;Pak Kapolda dan Wakapolda telah mendatangi masyarakat dan mendekatkan diri kepada kiyai-kiyai di Jakarta (untk) mengimbau warga agar tidak terprovokasi. Kami meminta masyarakat sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada polisi,&quot; pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi vandalisme liar dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menggambar salib di masjid dan bangunan di kawasan Mampang Prapatan. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 7 Oktober 2016.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Eko Hadi Santoso memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh agama dan warga agar tidak terprovokasi dalam menyikapi adanya peristiwa ini. Saat ini, gambar-gambar tersebut telah dihapus guna menenangkan warga. (sym)</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda Metro Jaya diterjunkan guna menangkap para pelaku vandalisme di Masjid Al-Falah di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Hal tersebut pelaku menggambar sesuatu menyerupai salib berwarna putih dan dicoret disejumlah bangunan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono menegaskan perbuatan para pelaku yang tidak bertanggungjawab ini telah mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat (Kamtibmas). Terelbih lagi Ibu Kota tengah bersiap menyambut Pilgub DKI Jakarta.
&quot;Dan itu perbuatannya jelas SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan-red). Itu masjid kok digambar begitu dengan pylox,&quot; kata Awi di kantornya, Senin (10/10/2016).
Baca juga: Polisi Buru Pelaku Vandalisme di Masjid Mampang Prapatan)
Awi menjelaskan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sunanta telah mengimbau warga agar tidak terprovokasi. Selain itu, Awi meminta agar masyarakat menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada polisi.
&quot;Pak Kapolda dan Wakapolda telah mendatangi masyarakat dan mendekatkan diri kepada kiyai-kiyai di Jakarta (untk) mengimbau warga agar tidak terprovokasi. Kami meminta masyarakat sepenuhnya menyerahkan kasus ini kepada polisi,&quot; pungkasnya.
Seperti diketahui, aksi vandalisme liar dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dengan menggambar salib di masjid dan bangunan di kawasan Mampang Prapatan. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 7 Oktober 2016.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Eko Hadi Santoso memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tokoh agama dan warga agar tidak terprovokasi dalam menyikapi adanya peristiwa ini. Saat ini, gambar-gambar tersebut telah dihapus guna menenangkan warga. (sym)</content:encoded></item></channel></rss>
