<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komitmen Jokowi Mengakhiri Konflik di Papua Masih Dipertanyakan</title><description>Berharap dengan sisa waktu kepemimpinannya itu, Jokowi dapat mengadakan dialog langsung secara persuasif dengan masyarakat Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan"/><item><title>Komitmen Jokowi Mengakhiri Konflik di Papua Masih Dipertanyakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2016 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Badriyanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan-MCdR22jriE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi pemerintahan Jokowi soal konflik Papua di SETARA Institue. Foto Badriyanto/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/13/337/1513896/komitmen-jokowi-mengakhiri-konflik-di-papua-masih-dipertanyakan-MCdR22jriE.jpg</image><title>Diskusi pemerintahan Jokowi soal konflik Papua di SETARA Institue. Foto Badriyanto/Okezone</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Koordinator Jaringan Damai Papua, Pastor Neles Tebay, mengakui bahwa selama dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan perhatiannya terhadap Papua, hal itu dibuktikan dengan melakukan kunjungan ke Papua sebanyak tiga kali dalam setahun.
&quot;Saya kira dia presiden pertama yang mengunjungi Papua sebanyak itu,&quot; ungkap Neles dalam acara diskusi di Kantor SETARA Institute, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).
Kendati demikian, Neles masih mempertanyakan terhadap komitmen Presiden Jokowi terkait keinginannya untuk mengakhiri konflik dan kekerasan yang sudah berlangsung selama 35 tahun di tanah Papua. Pasalnya hingga saat ini tidak ada upaya konkret pemerintah untuk memadamkan konflik.
&quot;Konflik masih membara, dan sewaktu-waktu akan membakar siapa saja. Belum nampak dari Bapak Jokowi upaya untuk memadamkan konflik yang membara itu dengan pendekatan dialog,&quot; tambah Neles.
Lebih lanjut, ia berharap dengan sisa waktu kepemimpinannya itu, Jokowi dapat mengadakan dialog langsung secara persuasif dengan masyarakat Papua dan elemen lainnya. Dia menilai, satu-satunya cara mengatasi masalah Papua adalah dialog bukan dengan cara kekerasan.
&quot;Masyarakat Papua masih punya harapan, Presiden Jokowi bisa meredakan konflik. Masalah konflik Papua bisa diselesaikan dengan dialog damai,&quot; pungkas Neles.
</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Koordinator Jaringan Damai Papua, Pastor Neles Tebay, mengakui bahwa selama dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan perhatiannya terhadap Papua, hal itu dibuktikan dengan melakukan kunjungan ke Papua sebanyak tiga kali dalam setahun.
&quot;Saya kira dia presiden pertama yang mengunjungi Papua sebanyak itu,&quot; ungkap Neles dalam acara diskusi di Kantor SETARA Institute, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/2016).
Kendati demikian, Neles masih mempertanyakan terhadap komitmen Presiden Jokowi terkait keinginannya untuk mengakhiri konflik dan kekerasan yang sudah berlangsung selama 35 tahun di tanah Papua. Pasalnya hingga saat ini tidak ada upaya konkret pemerintah untuk memadamkan konflik.
&quot;Konflik masih membara, dan sewaktu-waktu akan membakar siapa saja. Belum nampak dari Bapak Jokowi upaya untuk memadamkan konflik yang membara itu dengan pendekatan dialog,&quot; tambah Neles.
Lebih lanjut, ia berharap dengan sisa waktu kepemimpinannya itu, Jokowi dapat mengadakan dialog langsung secara persuasif dengan masyarakat Papua dan elemen lainnya. Dia menilai, satu-satunya cara mengatasi masalah Papua adalah dialog bukan dengan cara kekerasan.
&quot;Masyarakat Papua masih punya harapan, Presiden Jokowi bisa meredakan konflik. Masalah konflik Papua bisa diselesaikan dengan dialog damai,&quot; pungkas Neles.
</content:encoded></item></channel></rss>
