<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Pesawat Pemkab Mimika Jatuh di Papua Versi Kapolda</title><description>Pesawat milik Pemkab Mimika jatuh saat hendak mendarat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, pagi tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda"/><item><title>Ini Penyebab Pesawat Pemkab Mimika Jatuh di Papua Versi Kapolda</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2016 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Edy Siswanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda-FyiV84lEXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat milik Pemkab Papua usai gagal mendarat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Puncak, Papua (Edy Siswanto/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/13/340/1513473/ini-penyebab-pesawat-pemkab-mimika-jatuh-di-papua-versi-kapolda-FyiV84lEXB.jpg</image><title>Pesawat milik Pemkab Papua usai gagal mendarat di Bandara Aminggaru, Ilaga, Puncak, Papua (Edy Siswanto/Okezone)</title></images><description>JAYAPURA &amp;ndash; Pesawat jenis Grand Caravan PK-LTV milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika jatuh saat hendak mendarat (crash landing) di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menduga, kecelakaan itu terjadi akibat angin dan kurangnya penguasaan medan oleh pilot.
Pesawat Asia One PJ&amp;ndash;LTV yang di awaki pilot Stevanus dan krunya Zahrion mengalami crash landing di Bandara Ilaga, pagi tadi sekira pukul 06.25 WIT.
&amp;ldquo;Sekira jam 06. 06 WIT, saya dapatkan update data dari kapolres bahwa betul di kampung Aminggaru, Ilaga, sebuah pesawat yang membawa bahan makanan saat mendarat dalam kecepatannya tinggi, dugaan saya karena angin, atau karena pemahaman pilot yang masih terbatas, sehingga saat mendarat pesawat tidak turun di ujung landasan, namun di tengah, sehingga terperosok ke samping,&amp;rdquo; kata Paulus, Kamis (13/10/2016).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya menimbulkan kerugian materiil akibat kerusakan pesawat. &amp;ldquo;Namun belum ada data terkait itu,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Kapolda, saat ini masih dilakukan evakuasi badan pesawat dari landasan pacu bandara. &amp;ldquo;Masih dilakukan upaya evakuasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAYAPURA &amp;ndash; Pesawat jenis Grand Caravan PK-LTV milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika jatuh saat hendak mendarat (crash landing) di Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menduga, kecelakaan itu terjadi akibat angin dan kurangnya penguasaan medan oleh pilot.
Pesawat Asia One PJ&amp;ndash;LTV yang di awaki pilot Stevanus dan krunya Zahrion mengalami crash landing di Bandara Ilaga, pagi tadi sekira pukul 06.25 WIT.
&amp;ldquo;Sekira jam 06. 06 WIT, saya dapatkan update data dari kapolres bahwa betul di kampung Aminggaru, Ilaga, sebuah pesawat yang membawa bahan makanan saat mendarat dalam kecepatannya tinggi, dugaan saya karena angin, atau karena pemahaman pilot yang masih terbatas, sehingga saat mendarat pesawat tidak turun di ujung landasan, namun di tengah, sehingga terperosok ke samping,&amp;rdquo; kata Paulus, Kamis (13/10/2016).
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya menimbulkan kerugian materiil akibat kerusakan pesawat. &amp;ldquo;Namun belum ada data terkait itu,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut Kapolda, saat ini masih dilakukan evakuasi badan pesawat dari landasan pacu bandara. &amp;ldquo;Masih dilakukan upaya evakuasi,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
