<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marwah Daud Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penipuan Dimas Kanjeng</title><description>Sejumlah mantan pengikut padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menuntut polisi segera memeriksa Marwah Daud.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng"/><item><title>Marwah Daud Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penipuan Dimas Kanjeng</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng</guid><pubDate>Kamis 13 Oktober 2016 04:58 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng-fXIB3snrCG.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/13/519/1513293/marwah-daud-diduga-terlibat-pembunuhan-dan-penipuan-dimas-kanjeng-fXIB3snrCG.jpg</image><title></title></images><description>SITUBONDO - Sejumlah mantan pengikut padepokan Dimas  Kanjeng Taat Pribadi menuntut polisi segera memeriksa Marwah Daud  Ibrahim sebagai Ketua Yayasan Dimas Kanjeng. Marwah dituding  terlibat dan mengetahui pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng dan anak  buahnya. Selain itu, dia juga diduga turut ambil peran dalam kasus  penipuan dan penggandaan uang Dimas Kanjeng. Dengan menunjukkan  jubah hitam, Junaidi mantan pengikut Dimas Kanjeng mengungkapkan satu per satu cara penipuan yang dilakukan Taat. Jubah  yang digunakan Dimas Kanjeng diduga mampu berisi uang hingga ratusan juta  rupiah. Jubah yang digunakan ini merupakan hasil duplikasi dari penjahit  yang sama dengan tersangka.
Dia pun mempraktikkan cara  Kanjeng mengeluarkan uang dari jubahnya. Jubah hitam yang digunakan  Junaidi ini akan diberikan pada pihak kepolisian untuk menyanggah  kesaksian pengikut Dimas Kanjeng. Setiap jubah yang dipakai  Kanjeng dibuat oleh satu penjahit khususnya, dengan isi empat kantong di  belakang dan lengannya yang mampu menyimpan uang hingga ratusan juta  rupiah.Selain kasus penipuan dan penggandaan uang, Junaidi juga  menuntut agar Polda Jawa Timur dan Mabes Polri menyeret Marwah Daud Ibrahim.Marwah diduga terlibat dalam pembunuhan dua sultan  padepokan, yaitu Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Sebagai ketua yayasan  di padepokan, Marwah diduga mengetahui rencana Dimas Kanjeng membunuh para  sultannya.</description><content:encoded>SITUBONDO - Sejumlah mantan pengikut padepokan Dimas  Kanjeng Taat Pribadi menuntut polisi segera memeriksa Marwah Daud  Ibrahim sebagai Ketua Yayasan Dimas Kanjeng. Marwah dituding  terlibat dan mengetahui pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng dan anak  buahnya. Selain itu, dia juga diduga turut ambil peran dalam kasus  penipuan dan penggandaan uang Dimas Kanjeng. Dengan menunjukkan  jubah hitam, Junaidi mantan pengikut Dimas Kanjeng mengungkapkan satu per satu cara penipuan yang dilakukan Taat. Jubah  yang digunakan Dimas Kanjeng diduga mampu berisi uang hingga ratusan juta  rupiah. Jubah yang digunakan ini merupakan hasil duplikasi dari penjahit  yang sama dengan tersangka.
Dia pun mempraktikkan cara  Kanjeng mengeluarkan uang dari jubahnya. Jubah hitam yang digunakan  Junaidi ini akan diberikan pada pihak kepolisian untuk menyanggah  kesaksian pengikut Dimas Kanjeng. Setiap jubah yang dipakai  Kanjeng dibuat oleh satu penjahit khususnya, dengan isi empat kantong di  belakang dan lengannya yang mampu menyimpan uang hingga ratusan juta  rupiah.Selain kasus penipuan dan penggandaan uang, Junaidi juga  menuntut agar Polda Jawa Timur dan Mabes Polri menyeret Marwah Daud Ibrahim.Marwah diduga terlibat dalam pembunuhan dua sultan  padepokan, yaitu Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Sebagai ketua yayasan  di padepokan, Marwah diduga mengetahui rencana Dimas Kanjeng membunuh para  sultannya.</content:encoded></item></channel></rss>
