<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Orang Tewas Akibat Topan Sarika di Filipina </title><description>Topan Sarika menewaskan dua orang serta menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina"/><item><title>Dua Orang Tewas Akibat Topan Sarika di Filipina </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina</guid><pubDate>Minggu 16 Oktober 2016 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina-VjkOpiHW7b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dua orang dilaporkan tewas akibat Topan Sarika di Filipina (Foto: Erik De Castro/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/16/18/1516100/dua-orang-tewas-akibat-topan-sarika-di-filipina-VjkOpiHW7b.jpg</image><title>Dua orang dilaporkan tewas akibat Topan Sarika di Filipina (Foto: Erik De Castro/Reuters)</title></images><description>BALER &amp;ndash; Topan Sarika akhirnya mendarat di Baler, Filipina. Dua orang dilaporkan tewas akibat topan tersebut pada Minggu 16 Oktober 2016 dini hari waktu setempat. Penduduk di sejumlah desa dievakuasi dan sejumlah penerbangan dibatalkan akibat topan tersebut.
Topan Sarika membawa angin dengan kecepatan hingga mencapai 185 kilometer per jam (km/jam). Namun, tiupan angin melemah ketika tiba di Baler. Menurut BKMG setempat, angin telah keluar dari daratan Filipina lewat Provinsi Pangasinan. Topan yang juga dikenal dengan nama Karen itu diprediksi akan meninggalkan Filipina menuju Laut China Selatan pada Senin 17 Oktober 2016.
Seperti dimuat Bloomberg, Minggu (16/10/2016), seorang petani berusia 79 tahun meninggal akibat serangan jantung. Sementara satu korban tewas lainnya ditemukan di garis pantai di Provinsi Catanduanes saat topan melanda Bicol.
Delapan orang pendaki gunung dan empat warga dinyatakan hilang di Provinsi Aurora. Sementara 1.940 keluarga dievakuasi dari tujuh kota berbeda. Maskapai penerbangan Filipina Cebu Air membatalkan 144 penerbangan domestik dan internasional. Sementara Philippine Airlines membatalkan 95 penerbangan.
Pemerintah juga menerbitkan peringatan adanya Badai Haima, atau yang dikenal oleh penduduk lokal sebagai Badai Lawin, yang diprediksi tiba pada Senin 17 Oktober 2016. Badai tersebut terdeteksi 1.615 kilometer sebelah timur Visayas. (war)</description><content:encoded>BALER &amp;ndash; Topan Sarika akhirnya mendarat di Baler, Filipina. Dua orang dilaporkan tewas akibat topan tersebut pada Minggu 16 Oktober 2016 dini hari waktu setempat. Penduduk di sejumlah desa dievakuasi dan sejumlah penerbangan dibatalkan akibat topan tersebut.
Topan Sarika membawa angin dengan kecepatan hingga mencapai 185 kilometer per jam (km/jam). Namun, tiupan angin melemah ketika tiba di Baler. Menurut BKMG setempat, angin telah keluar dari daratan Filipina lewat Provinsi Pangasinan. Topan yang juga dikenal dengan nama Karen itu diprediksi akan meninggalkan Filipina menuju Laut China Selatan pada Senin 17 Oktober 2016.
Seperti dimuat Bloomberg, Minggu (16/10/2016), seorang petani berusia 79 tahun meninggal akibat serangan jantung. Sementara satu korban tewas lainnya ditemukan di garis pantai di Provinsi Catanduanes saat topan melanda Bicol.
Delapan orang pendaki gunung dan empat warga dinyatakan hilang di Provinsi Aurora. Sementara 1.940 keluarga dievakuasi dari tujuh kota berbeda. Maskapai penerbangan Filipina Cebu Air membatalkan 144 penerbangan domestik dan internasional. Sementara Philippine Airlines membatalkan 95 penerbangan.
Pemerintah juga menerbitkan peringatan adanya Badai Haima, atau yang dikenal oleh penduduk lokal sebagai Badai Lawin, yang diprediksi tiba pada Senin 17 Oktober 2016. Badai tersebut terdeteksi 1.615 kilometer sebelah timur Visayas. (war)</content:encoded></item></channel></rss>
