<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PM Jepang Kirim Persembahan Tahunan ke Kuil Kontroversial </title><description>Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kembali mengirim persembahan tahunan ke Kuil Yasukuni yang kontroversial.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial"/><item><title>PM Jepang Kirim Persembahan Tahunan ke Kuil Kontroversial </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2016 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial-lDDKxfuDLr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kuil Yasukuni yang menjadi kontroversi bagi China dan Korsel (Foto: Kim Kyung-hoon/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/17/18/1516511/pm-jepang-kirim-persembahan-tahunan-ke-kuil-kontroversial-lDDKxfuDLr.jpg</image><title>Kuil Yasukuni yang menjadi kontroversi bagi China dan Korsel (Foto: Kim Kyung-hoon/Reuters)</title></images><description>TOKYO &amp;ndash; Kekaisaran Meiji mendirikan Kuil Yasukuni pada Juni 1869 untuk menghormati arwah orang-orang yang berjasa bagi Jepang. Usai Perang Dunia II, kuil yang berada di Tokyo itu dikhususkan bagi para pahlawan-pahlawan Negeri Sakura.
Namun, Kuil Yasukuni dipandang sebagai simbol militerisme Jepang di masa Perang Dunia II oleh China, Korea Selatan (Korsel), dan Korea Utara (Korut). Kunjungan PM Negeri Matahari Terbit ke kuil kontroversial tersebut beberapa kali menyulut emosi Beijing dan Seoul.
Seperti dimuat Reuters, Senin (17/10/2016), PM Shinzo Abe terakhir kali mengunjungi kuil tersebut pada Desember 2013. Tetapi, Ketua Partai Liberal Demokratik (LDP) itu rutin mengirimkan persembahan ke kuil kontroversial tersebut. Pria berusia 62 tahun itu kembali mengirim persembahan tahunan ke Yasukuni untuk menandai festival musim gugur di kuil tersebut.
Abe berkomitmen penuh untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan Korsel dan China. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, dirinya tidak mengunjungi Yasukuni. Sorotan kini mengarah kepada Menteri Pertahanan Tomomi Inada yang dianggap China sebagai pemuja militerisme Jepang di masa lalu.
Perempuan berusia 57 tahun itu tidak mengunjungi Kuil Yasukuni pada 15 Agustus 2016 dalam rangka peringatan menyerahnya Jepang kepada Sekutu. Inada saat itu tengah mengunjungi tentara Jepang yang bertugas di Djibouti. Patut ditunggu apakah perempuan berkacamata itu akan mengunjungi Kuil Yasukuni atau hanya mengirim persembahan seperti halnya PM Shinzo Abe.
Bukan tanpa alasan China dan Korsel menganggap Kuil Yasukuni sebagai simbol militerisme Jepang. Sebab, kuil tersebut menghormati 14 pemimpin Jepang yang terbukti bersalah sebagai penjahat kriminal bersama dengan korban perang di masa lalu.</description><content:encoded>TOKYO &amp;ndash; Kekaisaran Meiji mendirikan Kuil Yasukuni pada Juni 1869 untuk menghormati arwah orang-orang yang berjasa bagi Jepang. Usai Perang Dunia II, kuil yang berada di Tokyo itu dikhususkan bagi para pahlawan-pahlawan Negeri Sakura.
Namun, Kuil Yasukuni dipandang sebagai simbol militerisme Jepang di masa Perang Dunia II oleh China, Korea Selatan (Korsel), dan Korea Utara (Korut). Kunjungan PM Negeri Matahari Terbit ke kuil kontroversial tersebut beberapa kali menyulut emosi Beijing dan Seoul.
Seperti dimuat Reuters, Senin (17/10/2016), PM Shinzo Abe terakhir kali mengunjungi kuil tersebut pada Desember 2013. Tetapi, Ketua Partai Liberal Demokratik (LDP) itu rutin mengirimkan persembahan ke kuil kontroversial tersebut. Pria berusia 62 tahun itu kembali mengirim persembahan tahunan ke Yasukuni untuk menandai festival musim gugur di kuil tersebut.
Abe berkomitmen penuh untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan Korsel dan China. Karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, dirinya tidak mengunjungi Yasukuni. Sorotan kini mengarah kepada Menteri Pertahanan Tomomi Inada yang dianggap China sebagai pemuja militerisme Jepang di masa lalu.
Perempuan berusia 57 tahun itu tidak mengunjungi Kuil Yasukuni pada 15 Agustus 2016 dalam rangka peringatan menyerahnya Jepang kepada Sekutu. Inada saat itu tengah mengunjungi tentara Jepang yang bertugas di Djibouti. Patut ditunggu apakah perempuan berkacamata itu akan mengunjungi Kuil Yasukuni atau hanya mengirim persembahan seperti halnya PM Shinzo Abe.
Bukan tanpa alasan China dan Korsel menganggap Kuil Yasukuni sebagai simbol militerisme Jepang. Sebab, kuil tersebut menghormati 14 pemimpin Jepang yang terbukti bersalah sebagai penjahat kriminal bersama dengan korban perang di masa lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
