<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lepas dari Sarika, Filipina Dinanti Topan Haima </title><description>Filipina sudah dinanti oleh Topan Haima setelah lepas dari Sarika.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima"/><item><title>Lepas dari Sarika, Filipina Dinanti Topan Haima </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima</guid><pubDate>Senin 17 Oktober 2016 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima-HGYvWw63vy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Filipina bersiap menghadapi Topan Haima setelah lepas dari Sarika (Foto: Erik de Castro/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/17/18/1517057/lepas-dari-sarika-filipina-dinanti-topan-haima-HGYvWw63vy.jpg</image><title>Filipina bersiap menghadapi Topan Haima setelah lepas dari Sarika (Foto: Erik de Castro/Reuters)</title></images><description>MANILA &amp;ndash; Sedikitnya dua orang tewas dan sejumlah orang dinyatakan hilang saat Topan Sarika menghantam Baler, Filipina, pada Minggu 16 Oktober 2016 dini hari waktu setempat. Topan Sarika telah meninggalkan Filipina tak lama kemudian. Namun, Negeri Lumbung Padi sudah dinanti Topan Haima.
Badan Geofisika Atmosfer dan Astronomi Filipina (Pagasa) menerbitkan peringatan Topan Haima akan mendarat pada Senin 17 Oktober 2016 sore waktu setempat. Topan Haima terdeteksi di radar Pagasa berada 1.265 kilometer (km) sebelah timur Visayas dengan kecepatan angin mencapai 185 kilometer per jam.
&amp;ldquo;Topan Haima tengah menguat di sebelah barat Samudera Pasifik dan dapat mencapai status topan super sebelum mengancam sebelah utara Filipina, Taiwan, selatan China sepanjang pekan ini. Dikendalikan oleh tekanan tinggi menuju utara, Haima mengancam Pulau Luzon pada 19-20 Oktober 2016,&amp;rdquo; bunyi laporan Pagasa, mengutip dari Asian Correspondent, Senin (17/10/2016).
Pagasa akan menerbitkan perkembangan cuaca terbaru mengenai Topan Haima atau yang dikenal oleh warga Filipina sebagai Lawin sekira pukul 17.00 waktu setempat. Haima diprediksi memiliki dampak yang lebih dahsyat ketimbang Karen atau Sarika.
</description><content:encoded>MANILA &amp;ndash; Sedikitnya dua orang tewas dan sejumlah orang dinyatakan hilang saat Topan Sarika menghantam Baler, Filipina, pada Minggu 16 Oktober 2016 dini hari waktu setempat. Topan Sarika telah meninggalkan Filipina tak lama kemudian. Namun, Negeri Lumbung Padi sudah dinanti Topan Haima.
Badan Geofisika Atmosfer dan Astronomi Filipina (Pagasa) menerbitkan peringatan Topan Haima akan mendarat pada Senin 17 Oktober 2016 sore waktu setempat. Topan Haima terdeteksi di radar Pagasa berada 1.265 kilometer (km) sebelah timur Visayas dengan kecepatan angin mencapai 185 kilometer per jam.
&amp;ldquo;Topan Haima tengah menguat di sebelah barat Samudera Pasifik dan dapat mencapai status topan super sebelum mengancam sebelah utara Filipina, Taiwan, selatan China sepanjang pekan ini. Dikendalikan oleh tekanan tinggi menuju utara, Haima mengancam Pulau Luzon pada 19-20 Oktober 2016,&amp;rdquo; bunyi laporan Pagasa, mengutip dari Asian Correspondent, Senin (17/10/2016).
Pagasa akan menerbitkan perkembangan cuaca terbaru mengenai Topan Haima atau yang dikenal oleh warga Filipina sebagai Lawin sekira pukul 17.00 waktu setempat. Haima diprediksi memiliki dampak yang lebih dahsyat ketimbang Karen atau Sarika.
</content:encoded></item></channel></rss>
