<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Spanduk Jokowi Capres Golkar 2019 Bertebaran di Semarang, Apa Reaksi PDIP?</title><description>Jokowi adalah kader PDI Perjuangan. Namun, Golkar sudah mengklaim bahwa Jokowi adalah capresnya di Pemilu 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip"/><item><title>Spanduk Jokowi Capres Golkar 2019 Bertebaran di Semarang, Apa Reaksi PDIP?</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip</guid><pubDate>Jum'at 21 Oktober 2016 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip-MWmPuFGkGh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Spanduk Joko Widodo capres Golkar di Pemilu 2019 terpasang di Semarang, Jawa Tengah (Mustholih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/21/512/1521194/spanduk-jokowi-capres-golkar-2019-bertebaran-di-semarang-apa-reaksi-pdip-MWmPuFGkGh.jpg</image><title>Spanduk Joko Widodo capres Golkar di Pemilu 2019 terpasang di Semarang, Jawa Tengah (Mustholih/Okezone)</title></images><description>SEMARANG - Ada pemandangan tak lazim di Kota Semarang, Jawa Tengah. Puluhan spanduk bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan keterangan calon presiden 2019 dari Partai Golkar bertebaran di sejumlah titik strategis.
Padahal, selama ini Jokowi diketahui sebagai kader PDI Perjuangan dan di Pemilihan Presiden 2014 ia diusung partai banteng moncong putih tersebut.
&quot;Saya kira itu DPP Partai Golkar sudah memutuskan di rapimnas kemarin mengusung Pak Jokowi. Partai Golkar ini ingin bekerja nyata untuk rakyat,&quot; kata Sekretaris Partai Golkar Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, saat dikonfirmasi, Jumat (21/10/2016).
Pantauan Okezone, spanduk-spanduk yang menampilkan Jokowi sebagai capres Partai Golkar di antaranya terpasang di Jalan Kyai Saleh, Jalan Veteran, dan Perempatan Jalan Raya Bangkong, Semarang.
Selain gambar Jokowi yang berjas, berdasi, dan berpeci dengan keterangan &amp;ldquo;capres Partai Golkar Pemilu 2019&amp;rdquo;, dalam spanduk juga terlihat gambar Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

Menurut Ferry, spanduk-spanduk HUT Ke-52 Golkar tersebut didatangkan langsung dari Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar di Jakarta. &quot;Ini kebijakan nasional. Spanduk itu secara nasional karena program nasional. Kita di daerah hanya melaksanakan,&quot; ujar Ferry seraya menambahkan kurang tahu detail jumlah spanduk Jokowi yang dipasang.
Namun, PDI Perjuangan tidak berkebaratan atas manuver politik dari Partai Beringin. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto mengatakan, partainya malah senang kadernya diusung jadi calon presiden oleh Partai Golkar.
&quot;Jadi gampang saja Keluarga Besar PDIP. Partai Golkar calonkan Pak Jokowi ya monggo. Nanti ada partai lain mencalonkan lagi, bagus. Kan begitu,&quot; ujar Bambang.
Ia menilai harga demokrasi di Pemilu 2019 bakal lebih murah apabila partai ramai-ramai turut mengusung Jokowi sebagai calon presiden. &quot;Didukung seluruh partai bagus toh. Harga demokrasi jadi murah. Kalau Dikau punya anak, anak itu didukung tetangga dikau, dikau setuju tidak?,&quot; sebut Bambang.
Keputusan Partai Golkar tersebut tidak dinilai sebagai pembajakan kader PDIP. &quot;Enggak. Tidak ada perasaan itu. Bahkan kalau didukung PKB, kita juga senang,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Ada pemandangan tak lazim di Kota Semarang, Jawa Tengah. Puluhan spanduk bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan keterangan calon presiden 2019 dari Partai Golkar bertebaran di sejumlah titik strategis.
Padahal, selama ini Jokowi diketahui sebagai kader PDI Perjuangan dan di Pemilihan Presiden 2014 ia diusung partai banteng moncong putih tersebut.
&quot;Saya kira itu DPP Partai Golkar sudah memutuskan di rapimnas kemarin mengusung Pak Jokowi. Partai Golkar ini ingin bekerja nyata untuk rakyat,&quot; kata Sekretaris Partai Golkar Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, saat dikonfirmasi, Jumat (21/10/2016).
Pantauan Okezone, spanduk-spanduk yang menampilkan Jokowi sebagai capres Partai Golkar di antaranya terpasang di Jalan Kyai Saleh, Jalan Veteran, dan Perempatan Jalan Raya Bangkong, Semarang.
Selain gambar Jokowi yang berjas, berdasi, dan berpeci dengan keterangan &amp;ldquo;capres Partai Golkar Pemilu 2019&amp;rdquo;, dalam spanduk juga terlihat gambar Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

Menurut Ferry, spanduk-spanduk HUT Ke-52 Golkar tersebut didatangkan langsung dari Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar di Jakarta. &quot;Ini kebijakan nasional. Spanduk itu secara nasional karena program nasional. Kita di daerah hanya melaksanakan,&quot; ujar Ferry seraya menambahkan kurang tahu detail jumlah spanduk Jokowi yang dipasang.
Namun, PDI Perjuangan tidak berkebaratan atas manuver politik dari Partai Beringin. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Wuryanto mengatakan, partainya malah senang kadernya diusung jadi calon presiden oleh Partai Golkar.
&quot;Jadi gampang saja Keluarga Besar PDIP. Partai Golkar calonkan Pak Jokowi ya monggo. Nanti ada partai lain mencalonkan lagi, bagus. Kan begitu,&quot; ujar Bambang.
Ia menilai harga demokrasi di Pemilu 2019 bakal lebih murah apabila partai ramai-ramai turut mengusung Jokowi sebagai calon presiden. &quot;Didukung seluruh partai bagus toh. Harga demokrasi jadi murah. Kalau Dikau punya anak, anak itu didukung tetangga dikau, dikau setuju tidak?,&quot; sebut Bambang.
Keputusan Partai Golkar tersebut tidak dinilai sebagai pembajakan kader PDIP. &quot;Enggak. Tidak ada perasaan itu. Bahkan kalau didukung PKB, kita juga senang,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
