<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSK Maroko Berkeliaran di Jakarta, Pengamat: Sanksi Berat &quot;Pengimpornya&quot;</title><description>Intan berharap, pemerintah segera mengatasi dan mencari solusi terhadap persoalan sosial ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-pengimpornya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-pengimpornya"/><item><title>PSK Maroko Berkeliaran di Jakarta, Pengamat: Sanksi Berat &quot;Pengimpornya&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-pengimpornya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-pengimpornya</guid><pubDate>Minggu 23 Oktober 2016 06:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-yang-mendatangkan-SE433JSOjj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PSK (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/23/338/1522138/psk-maroko-berkeliaran-di-jakarta-pengamat-sanksi-berat-yang-mendatangkan-SE433JSOjj.jpg</image><title>PSK (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>JAKARTA - Pengamat sosial Intan Erlita menilai, banyaknya pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko dan Uzbekistan berbisnis esek-esek di Jakarta lantaran banyaknya peminat dari kalangan &quot;borjuis&quot; Ibu Kota.
&quot;Ya kalau kecenderungan (peminatnya banyak) pasti ada. Artinya kalau sampai banyak yang datang ada pengguna dan yang pasti itu dari segelintir orang dan siapa pun (orang) itu pasti orang kalangan atas,&quot; kata Intan saat berbincang dengan Okezone, Minggu (23/10/2016).
Intan berharap, pemerintah segera mengatasi dan mencari solusi terhadap persoalan sosial ini. Menurutnya, banyaknya kupu-kupu malam impor yang menjajakan syahwatnya di Ibu Kota akan berpengaruh terhadap sejumlah penyakit yang diakibatkan perilaku seks bebas.
&quot;Pemerintah harus beri sanksi dengan banyaknya permintaan prostitusi seperti ini. Pelaku harus dideportasi dan dipersulit untuk kembali datang ke Indonesia dan yang mendatangkan mereka diberi sanksi berat saja,&quot; tandasnya.
Seperti diketahui, sebanyak 17 perempuan berkewarganegaraan Maroko terjaring petugas Imigrasi Jakarta Pusat di sebuah klub malam di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepala Imigrasi Klas 1, Tato Juliadin Hidayawan mengatakan, belasan perempuan tersebut diduga menjajakkan diri di klub malam, selain itu petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya alat kontrasepsi dan alat bantu seks.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengamat sosial Intan Erlita menilai, banyaknya pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko dan Uzbekistan berbisnis esek-esek di Jakarta lantaran banyaknya peminat dari kalangan &quot;borjuis&quot; Ibu Kota.
&quot;Ya kalau kecenderungan (peminatnya banyak) pasti ada. Artinya kalau sampai banyak yang datang ada pengguna dan yang pasti itu dari segelintir orang dan siapa pun (orang) itu pasti orang kalangan atas,&quot; kata Intan saat berbincang dengan Okezone, Minggu (23/10/2016).
Intan berharap, pemerintah segera mengatasi dan mencari solusi terhadap persoalan sosial ini. Menurutnya, banyaknya kupu-kupu malam impor yang menjajakan syahwatnya di Ibu Kota akan berpengaruh terhadap sejumlah penyakit yang diakibatkan perilaku seks bebas.
&quot;Pemerintah harus beri sanksi dengan banyaknya permintaan prostitusi seperti ini. Pelaku harus dideportasi dan dipersulit untuk kembali datang ke Indonesia dan yang mendatangkan mereka diberi sanksi berat saja,&quot; tandasnya.
Seperti diketahui, sebanyak 17 perempuan berkewarganegaraan Maroko terjaring petugas Imigrasi Jakarta Pusat di sebuah klub malam di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kepala Imigrasi Klas 1, Tato Juliadin Hidayawan mengatakan, belasan perempuan tersebut diduga menjajakkan diri di klub malam, selain itu petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya alat kontrasepsi dan alat bantu seks.</content:encoded></item></channel></rss>
