<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Papan Iklan di Texas Tawarkan 'Sugar Daddy' untuk Pengungsi</title><description>Terancam dideportasi? Papan iklan di Texas tawarkan solusi yang menjerumuskan pengungsi dalam bisnis perdagangan seksual.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi"/><item><title>Papan Iklan di Texas Tawarkan 'Sugar Daddy' untuk Pengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2016 04:06 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi-SwLs41eOIS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Papan iklan di Texas yang menjual pengungsi ke tua-tua keladi. (Foto: CNN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/26/18/1524547/papan-iklan-di-texas-tawarkan-sugar-daddy-untuk-pengungsi-SwLs41eOIS.jpg</image><title>Papan iklan di Texas yang menjual pengungsi ke tua-tua keladi. (Foto: CNN)</title></images><description>AUSTIN &amp;ndash; Papan iklan di Austin, Texas, menuai kontroversi dan membuat banyak warga serta penegak hukum cemas. Pasalnya, papan reklame besar tersebut mengusung iklan baris yang menawarkan perdagangan orang secara ilegal.
&amp;ldquo;(Anda) pengungsi yang tak berdokumen lengkap? Sebelum Anda dideportase, carilah tua keladi yang siap menghidupi Anda (sugar daddy),&amp;rdquo; demikian isi iklan yang disertai gambar seorang perempuan cantik berparas Amerika Latin dan bendera Meksiko sebagai latarnya, seperti diwartakan CNN, Rabu (26/10/2016).
Seorang polisi berpangkat sersan yang sedang dalam penyamaran menilai, iklan tersebut berbahaya. Bahkan dia mengaku jijik dengan penemuannya. Sebagaimana iklan tersebut jelas bermaksud menjerumuskan para pendatang ke dalam industri prostitusi.
&amp;ldquo;Saya tidak sanggup membayangkan para perempuan muda yang baru datang kemari, mereka tidak tahu apa-apa. Lalu setelah melihat iklan ini, mereka tertarik dan mencobanya. Selanjutnya, mereka akan masuk ke dunia (prostitusi) yang tak memiliki jalan keluar,&amp;rdquo; tukasnya.
Berdasarkan nama situs yang terpasang di papan iklan tersebut, diketahui pemasangnya adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang perjodohan. Namun biro jodoh yang satu ini cenderung memfasilitasi pertemuan pasangan yang ingin menjalin hubungan intim demi mendapatkan uang. Dengan kata lain, sama saja dengan penyedia jasa prostitusi online.
&amp;ldquo;Mereka mengambil keuntungan dari orang-orang itu dan mengeksploitasi mereka dalam bentuk yang buruk. Faktanya, mereka membuka praktik mucikari,&amp;rdquo; tambahnya.
National Centre for Missing and Exploited Children mengungkap, dalam lima tahun terakhir, angka perdagangan seksual anak di bawah umur melalui situs tersebut meningkat sebesar 800 persen.
Lembaga pemerhati pengungsi dan kepolisian setempat saat ini bekerja sama mengusut tuntas pemasangan iklan tersebut. Pihak ketiga yang berperan sebagai agen pemasaran dan berbasis di Toronto, Kanada, telah dihubungi dan berjanji akan menurunkan iklan tersebut dalam waktu dekat.</description><content:encoded>AUSTIN &amp;ndash; Papan iklan di Austin, Texas, menuai kontroversi dan membuat banyak warga serta penegak hukum cemas. Pasalnya, papan reklame besar tersebut mengusung iklan baris yang menawarkan perdagangan orang secara ilegal.
&amp;ldquo;(Anda) pengungsi yang tak berdokumen lengkap? Sebelum Anda dideportase, carilah tua keladi yang siap menghidupi Anda (sugar daddy),&amp;rdquo; demikian isi iklan yang disertai gambar seorang perempuan cantik berparas Amerika Latin dan bendera Meksiko sebagai latarnya, seperti diwartakan CNN, Rabu (26/10/2016).
Seorang polisi berpangkat sersan yang sedang dalam penyamaran menilai, iklan tersebut berbahaya. Bahkan dia mengaku jijik dengan penemuannya. Sebagaimana iklan tersebut jelas bermaksud menjerumuskan para pendatang ke dalam industri prostitusi.
&amp;ldquo;Saya tidak sanggup membayangkan para perempuan muda yang baru datang kemari, mereka tidak tahu apa-apa. Lalu setelah melihat iklan ini, mereka tertarik dan mencobanya. Selanjutnya, mereka akan masuk ke dunia (prostitusi) yang tak memiliki jalan keluar,&amp;rdquo; tukasnya.
Berdasarkan nama situs yang terpasang di papan iklan tersebut, diketahui pemasangnya adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang perjodohan. Namun biro jodoh yang satu ini cenderung memfasilitasi pertemuan pasangan yang ingin menjalin hubungan intim demi mendapatkan uang. Dengan kata lain, sama saja dengan penyedia jasa prostitusi online.
&amp;ldquo;Mereka mengambil keuntungan dari orang-orang itu dan mengeksploitasi mereka dalam bentuk yang buruk. Faktanya, mereka membuka praktik mucikari,&amp;rdquo; tambahnya.
National Centre for Missing and Exploited Children mengungkap, dalam lima tahun terakhir, angka perdagangan seksual anak di bawah umur melalui situs tersebut meningkat sebesar 800 persen.
Lembaga pemerhati pengungsi dan kepolisian setempat saat ini bekerja sama mengusut tuntas pemasangan iklan tersebut. Pihak ketiga yang berperan sebagai agen pemasaran dan berbasis di Toronto, Kanada, telah dihubungi dan berjanji akan menurunkan iklan tersebut dalam waktu dekat.</content:encoded></item></channel></rss>
