<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemkot Kupang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Lampu Jalan</title><description>Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp10 miliar bagi pemasangan lampu jalan di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan"/><item><title>Pemkot Kupang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Lampu Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan</guid><pubDate>Rabu 26 Oktober 2016 08:58 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan-r4qOnytjvH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/26/340/1524618/pemkot-kupang-gelontorkan-rp10-miliar-untuk-lampu-jalan-r4qOnytjvH.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi</title></images><description>KUPANG - Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp10 miliar bagi pemasangan lampu  jalan di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk  penerangan di malam hari. &quot;Alokasi anggaran itu untuk  kepentingan pemasangan 3.000 unit mata lampu di sejumlah titik di daerah  itu,&quot; kata Wali Kota Kupang Jonas Salean di Kupang, Rabu (26/10/2016). Jonas mengatakan hal itu menjawab langkah Pemerintah Kota Kupang untuk  terus menata daerah itu untuk kepentingan kenyamanan warga terutama  lampu penerangan jalan agar bisa lebih aman melakukan aktivitas di malam  hari. Dia mengatakan kebijakan penambahan titik nyala  hingga mencapai 3.000 dari sebelumnya 300 titik nyala itu karena telah  tersedianya anggaran yang memadai karena meningkatnya pendapatan asli  daerah (PAD) Kota Kupang. Dikatakannya, pada 1 Agustus 2012  saat dilantik menjadi Wali Kota Kupang, posisi PAD saat itu baru berada  pada angka Rp51 miliar. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah  Kota Kupang lalu melakukan sejumlah langkah termasuk menggali sejumlah  potensi tambahan bagi pajak dan retribusi daerah. &quot;Pekerjaan  itu lalu membawakan hasil dan saat ini PAD Kota Kupang sudah mencapai  Rp145 miliar lebih. Karena itulah kita sudah bisa melakukan sejumlah  kegiatan kemasyarakatan termasuk menambah lampu jalan menjadi 3.000  titik nyala,&quot; kata mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang  itu. Terhadap 3.000 titik nyala tersebut akan terus dilakukan hingga tiga tahun ke depan dan akan mencapai 9.000 titik nyala. &quot;Dengan demikian maka Kota Kupang akan bisa terang dan benderang  demi kenyamanan dan keamanan termasuk keindahan daerah ini,&quot; ujarnya. Secara teknis penentuan titik, kata Jonas akan diatur Bagian Umum  Sekretariat Daerah Kota Kupang berkoordinasi dengan pihak kelurahan  terkait titik pasang. Ada lokasi-lokasi rawan dan gelap di  titik-titik tertentu yang hanya diketahui pihak kelurahan. &quot;Posisi dan  lokasi itulah yang akan kita pasang lampunya,&quot; kata Jonas. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Kupang Jhoni Bire terpisah  mengaku sedang melakukan pengadaan 3.000 titik lampu itu dengan  mendatangkan jenis lampu dan tiangnya sebagai penyangga. Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp10  miliar dari APBD 2016. &quot;Akan terus ditambah alokasi anggarannya sesuai  dengan kebutuhan yang ada,&quot; kata Jhoni. Dia mengaku sistem  pelaksanaan pengadaan dilakukan melalui e-katalog sehingga lebih mudah  dan tidak terbebani dengan intervensi pihak lainnya. &quot;Kami tinggal mencari lampu dan tiang penyangga yang dibutuhkan melalui e-katalog. Lebih mudah dan praktis,&quot; katanya. Menurut Jhoni, jenis lampu yang akan digunakan untuk kepentingan  3.000 titik nyala itu adalah jenis LED yang memiliki terang yang cukup  baik. &quot;Kita manfaatkan lampu ED karena lebih mantap dan bisa lebih  bertahan,&quot; kata Jhoni. Dia juga berharap warga untuk tetap  menjaga seluruh fasilitas lampu jalan yang ada agar tidak lagi dirusak,  sehingga bisa memberikan fungsi yang maksimal bagi kebutuhan penerangan  di jalan dan lingkungan tempat tinggal masing-masing. &quot;Kalau terang  benderangkan sudah pasti aman,&quot; kata Jhoni.</description><content:encoded>KUPANG - Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp10 miliar bagi pemasangan lampu  jalan di seluruh wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk  penerangan di malam hari. &quot;Alokasi anggaran itu untuk  kepentingan pemasangan 3.000 unit mata lampu di sejumlah titik di daerah  itu,&quot; kata Wali Kota Kupang Jonas Salean di Kupang, Rabu (26/10/2016). Jonas mengatakan hal itu menjawab langkah Pemerintah Kota Kupang untuk  terus menata daerah itu untuk kepentingan kenyamanan warga terutama  lampu penerangan jalan agar bisa lebih aman melakukan aktivitas di malam  hari. Dia mengatakan kebijakan penambahan titik nyala  hingga mencapai 3.000 dari sebelumnya 300 titik nyala itu karena telah  tersedianya anggaran yang memadai karena meningkatnya pendapatan asli  daerah (PAD) Kota Kupang. Dikatakannya, pada 1 Agustus 2012  saat dilantik menjadi Wali Kota Kupang, posisi PAD saat itu baru berada  pada angka Rp51 miliar. Melihat kondisi tersebut, Pemerintah  Kota Kupang lalu melakukan sejumlah langkah termasuk menggali sejumlah  potensi tambahan bagi pajak dan retribusi daerah. &quot;Pekerjaan  itu lalu membawakan hasil dan saat ini PAD Kota Kupang sudah mencapai  Rp145 miliar lebih. Karena itulah kita sudah bisa melakukan sejumlah  kegiatan kemasyarakatan termasuk menambah lampu jalan menjadi 3.000  titik nyala,&quot; kata mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang  itu. Terhadap 3.000 titik nyala tersebut akan terus dilakukan hingga tiga tahun ke depan dan akan mencapai 9.000 titik nyala. &quot;Dengan demikian maka Kota Kupang akan bisa terang dan benderang  demi kenyamanan dan keamanan termasuk keindahan daerah ini,&quot; ujarnya. Secara teknis penentuan titik, kata Jonas akan diatur Bagian Umum  Sekretariat Daerah Kota Kupang berkoordinasi dengan pihak kelurahan  terkait titik pasang. Ada lokasi-lokasi rawan dan gelap di  titik-titik tertentu yang hanya diketahui pihak kelurahan. &quot;Posisi dan  lokasi itulah yang akan kita pasang lampunya,&quot; kata Jonas. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Kupang Jhoni Bire terpisah  mengaku sedang melakukan pengadaan 3.000 titik lampu itu dengan  mendatangkan jenis lampu dan tiangnya sebagai penyangga. Untuk kepentingan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyediakan Rp10  miliar dari APBD 2016. &quot;Akan terus ditambah alokasi anggarannya sesuai  dengan kebutuhan yang ada,&quot; kata Jhoni. Dia mengaku sistem  pelaksanaan pengadaan dilakukan melalui e-katalog sehingga lebih mudah  dan tidak terbebani dengan intervensi pihak lainnya. &quot;Kami tinggal mencari lampu dan tiang penyangga yang dibutuhkan melalui e-katalog. Lebih mudah dan praktis,&quot; katanya. Menurut Jhoni, jenis lampu yang akan digunakan untuk kepentingan  3.000 titik nyala itu adalah jenis LED yang memiliki terang yang cukup  baik. &quot;Kita manfaatkan lampu ED karena lebih mantap dan bisa lebih  bertahan,&quot; kata Jhoni. Dia juga berharap warga untuk tetap  menjaga seluruh fasilitas lampu jalan yang ada agar tidak lagi dirusak,  sehingga bisa memberikan fungsi yang maksimal bagi kebutuhan penerangan  di jalan dan lingkungan tempat tinggal masing-masing. &quot;Kalau terang  benderangkan sudah pasti aman,&quot; kata Jhoni.</content:encoded></item></channel></rss>
