<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan RI: Australia Jangan Ikut Campur soal Papua</title><description>Menhan RI Ryamizard Ryacudu menegaskan, Australia tak perlu ikut campur urusan dalam negeri Indonesia, termasuk soal Papua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua"/><item><title>Menhan RI: Australia Jangan Ikut Campur soal Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2016 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Raiza Andini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua-6aagjnshUy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan RI Ryamizard Ryacudu</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/28/18/1526694/menhan-ri-australia-jangan-ikut-campur-soal-papua-6aagjnshUy.jpg</image><title>Menhan RI Ryamizard Ryacudu</title></images><description>NUSA DUA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menegaskan, negara lain tidak perlu ikut campur urusan dalam negeri Indonesia. Termasuk juga Australia, terkait upaya pemisahan Papua dari Nusantara.
Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Marisa Payne, Ryamizard membahas tentang pihak-pihak yang hendak memisahkan Papua dari Indonesia. Dia juga meminta Australia tidak mengusik kedamaian Indonesia, serta  meminta untuk menegur negara-negara di dekat wilayah Papua yang memprovokasi provinsi paling timur di Indonesia itu untuk merdeka.
&quot;Tadi malam saya bilang, tolong sampaikan negara kamu itu, Solomon atau apa itu,  jangan pernah mengganggu-ganggu atau mengajak-ajak Papua untuk bergabung. Memang siapa dia? Jangan membangunkan macan tidur. Kita ini macan, bukan tikus,&quot; tegas Ryamizard kepada wartawan di sela pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) 2016 di Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (28/10/2016).
Beberapa waktu lalu, Ryamizard telah bertemu dengan pemerintah Australia dan mewanti-wanti Negara Kanguru itu untuk tidak membangunkan macan yang sedang tidur terkait Papua. Sebab selama ini, Indonesia-Australia memiliki hubungan yang baik. Di saat yang sama, Indonesia juga tidak mencampuri urusan Australia terkait hal apa pun.
&quot;Indonesia dengan Australia berjalan dengan baik ini harus dijaga. Dulu waktu di Australia sudah sampaikan, kita tidak akan mengganggu atau ikut campur urusan  negara lain. Dan saya minta negara lain jangan pernah mengganggu Indonesia,&quot; tukasnya.
Kepada Marisa Payne, Ryamizard menegaskan bahwa pihaknya akan siap membentengi Indonesia jika suatu saat beberapa negara di sekitaran Australia dan Papua yang terlalu ikut campur dengan urusan Indonesia.
&quot;Kalau ada yang ganggu Indonesia, saya menjadi garda paling depan untuk menghadapi mereka,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>NUSA DUA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menegaskan, negara lain tidak perlu ikut campur urusan dalam negeri Indonesia. Termasuk juga Australia, terkait upaya pemisahan Papua dari Nusantara.
Dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Australia Marisa Payne, Ryamizard membahas tentang pihak-pihak yang hendak memisahkan Papua dari Indonesia. Dia juga meminta Australia tidak mengusik kedamaian Indonesia, serta  meminta untuk menegur negara-negara di dekat wilayah Papua yang memprovokasi provinsi paling timur di Indonesia itu untuk merdeka.
&quot;Tadi malam saya bilang, tolong sampaikan negara kamu itu, Solomon atau apa itu,  jangan pernah mengganggu-ganggu atau mengajak-ajak Papua untuk bergabung. Memang siapa dia? Jangan membangunkan macan tidur. Kita ini macan, bukan tikus,&quot; tegas Ryamizard kepada wartawan di sela pertemuan Indian Ocean Rim Association (IORA) 2016 di Westin Resort, Nusa Dua, Bali, Jumat (28/10/2016).
Beberapa waktu lalu, Ryamizard telah bertemu dengan pemerintah Australia dan mewanti-wanti Negara Kanguru itu untuk tidak membangunkan macan yang sedang tidur terkait Papua. Sebab selama ini, Indonesia-Australia memiliki hubungan yang baik. Di saat yang sama, Indonesia juga tidak mencampuri urusan Australia terkait hal apa pun.
&quot;Indonesia dengan Australia berjalan dengan baik ini harus dijaga. Dulu waktu di Australia sudah sampaikan, kita tidak akan mengganggu atau ikut campur urusan  negara lain. Dan saya minta negara lain jangan pernah mengganggu Indonesia,&quot; tukasnya.
Kepada Marisa Payne, Ryamizard menegaskan bahwa pihaknya akan siap membentengi Indonesia jika suatu saat beberapa negara di sekitaran Australia dan Papua yang terlalu ikut campur dengan urusan Indonesia.
&quot;Kalau ada yang ganggu Indonesia, saya menjadi garda paling depan untuk menghadapi mereka,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
