<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Akan Pamerkan Jet Tempur Silumannya Pekan Depan </title><description>China akan memamerkan pesawat siluman generasi kelima J-20 dalam pameran dirgantara pekan depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan"/><item><title>China Akan Pamerkan Jet Tempur Silumannya Pekan Depan </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan</guid><pubDate>Jum'at 28 Oktober 2016 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan-VRxLJ76NeJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebuah foto yang diduga sebagai pesawat siluman J-20 milik angkatan udara China diambil di Chengdu, Januari 2011. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/28/18/1526974/china-akan-pamerkan-jet-tempur-silumannya-pekan-depan-VRxLJ76NeJ.jpg</image><title>Sebuah foto yang diduga sebagai pesawat siluman J-20 milik angkatan udara China diambil di Chengdu, Januari 2011. (Foto: Reuters)</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; China akan memamerkan pesawat siluman generasi kelima J-20 dalam pameran dirgantara pekan depan. Angkatan udara China mengatakan, ini adalah penampilan perdana dari pesawat mutakhir Negeri Tirai Bambu itu.
J-20 akan memberikan demonstrasi penerbangan dalam Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional di Zuhai, China pekan depan. Juru bicara angkatan udara, Shen Jinke dalam keterangan yang dilansir Reuters, Jumat (28/10/2016) mengatakan produksi pesawat siluman itu berjalan sesuai dengan rencana dan akan digunakan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional China.
Berdasarkan informasi dari Pentagon, pesawat siluman generasi kelima yang dikembangkan China, J-20 dan J-31 adalah penting bagi pengembangan angkatan udara negara itu dari sebuah kekuatan teritorial menjadi pasukan yang dapat melakukan operasi ofensif dan defensif.
Sebagian pengamat mengatakan, berdasarkan foto-foto J-20 yang ada, China tampaknya mendapatkan kemajuan signifikan dalam mengembangkan pesawat saingan jet tempur F-22 Raptor milik Amerika Serikat (AS) itu. Namun, sebagian lain berpendapat manufaktur pertahanan China masih kesulitan mengembangkan mesin yang dapat menyaingi jet tempur Barat dalam pertempuran.
</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; China akan memamerkan pesawat siluman generasi kelima J-20 dalam pameran dirgantara pekan depan. Angkatan udara China mengatakan, ini adalah penampilan perdana dari pesawat mutakhir Negeri Tirai Bambu itu.
J-20 akan memberikan demonstrasi penerbangan dalam Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional di Zuhai, China pekan depan. Juru bicara angkatan udara, Shen Jinke dalam keterangan yang dilansir Reuters, Jumat (28/10/2016) mengatakan produksi pesawat siluman itu berjalan sesuai dengan rencana dan akan digunakan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional China.
Berdasarkan informasi dari Pentagon, pesawat siluman generasi kelima yang dikembangkan China, J-20 dan J-31 adalah penting bagi pengembangan angkatan udara negara itu dari sebuah kekuatan teritorial menjadi pasukan yang dapat melakukan operasi ofensif dan defensif.
Sebagian pengamat mengatakan, berdasarkan foto-foto J-20 yang ada, China tampaknya mendapatkan kemajuan signifikan dalam mengembangkan pesawat saingan jet tempur F-22 Raptor milik Amerika Serikat (AS) itu. Namun, sebagian lain berpendapat manufaktur pertahanan China masih kesulitan mengembangkan mesin yang dapat menyaingi jet tempur Barat dalam pertempuran.
</content:encoded></item></channel></rss>
