<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gedung Biru Siap Kooperatif Selidiki Skandal Presiden Geun-hye</title><description>Istana Kepresidenan Korea Selatan (Korsel) siap bekerja sama dengan pihak kejaksaan dalam menyelidiki skandal Presiden Park Geun-hye.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye"/><item><title>Gedung Biru Siap Kooperatif Selidiki Skandal Presiden Geun-hye</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2016 19:03 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye-VfM0TxS7HG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Korea Selatan Park Geun-hye usai meminta maaf secara terbuka (Foto: Baek Seung-ryeol/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/29/18/1527826/gedung-biru-siap-kooperatif-selidiki-skandal-presiden-geun-hye-VfM0TxS7HG.jpg</image><title>Presiden Korea Selatan Park Geun-hye usai meminta maaf secara terbuka (Foto: Baek Seung-ryeol/Reuters)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Istana Kepresidenan Korea Selatan (Korsel) siap untuk bekerja sama dengan penyelidikan dari pihak kejaksaan menyusul skandal yang menimpa Presiden Park Geun-hye. Sejumlah pejabat kunci Chong Wa Dae atau Gedung Biru menjadi target penyelidikan pihak kejaksaan.
Seperti dimuat Reuters, Sabtu (29/10/2016), Gedung Biru siap memberikan dokumen sesuai permintaan pihak kejaksaan. Pernyataan tersebut dikeluarkan di tengah ancaman unjuk rasa ribu warga untuk mendesak Presiden Park Geun-hye mengundurkan diri.
Pihak kejaksaan tengah menyelidiki keterlibatan dua pembantu Park Geun-hye yang diduga membantu Choi Soon-sil memperoleh dokumen pidato perempuan berusia 64 tahun itu. Keduanya juga diduga membantu Soon-sil mendirikan dua yayasan penerima dana bantuan bernilai puluhan juta dolar AS.
Sebagaimana diberitakan, Choi Soon-sil diduga memaksa sejumlah pengusaha serta menyuap pejabat pemerintah demi mengalirkan dana bantuan Yayasan Mir dan K-Sports. Perempuan itu juga dituduh menyalahgunakan sejumlah dana bantuan untuk kepentingan pribadi.
Presiden Park Geun-hye langsung meminta maaf secara terbuka usai skandal tersebut mencuat ke publik. Kepala Staf Kepresidenan Lee Won-jong sudah mengajukan pengunduran diri. Park Geun-hye juga memaksa 10 orang staf senior Gedung Biru untuk mundur. Politikus Partai Saenuri itu berjanji untuk merombak susunan staf kepresidenan setelah dilanda skandal.
Skandal tersebut membuat popularitas Park Geun-hye anjlok. Oposisi pemerintah terus-menerus mendesak agar putri mendiang Presiden Korsel Park Chung-hee itu mundur dari jabatannya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Istana Kepresidenan Korea Selatan (Korsel) siap untuk bekerja sama dengan penyelidikan dari pihak kejaksaan menyusul skandal yang menimpa Presiden Park Geun-hye. Sejumlah pejabat kunci Chong Wa Dae atau Gedung Biru menjadi target penyelidikan pihak kejaksaan.
Seperti dimuat Reuters, Sabtu (29/10/2016), Gedung Biru siap memberikan dokumen sesuai permintaan pihak kejaksaan. Pernyataan tersebut dikeluarkan di tengah ancaman unjuk rasa ribu warga untuk mendesak Presiden Park Geun-hye mengundurkan diri.
Pihak kejaksaan tengah menyelidiki keterlibatan dua pembantu Park Geun-hye yang diduga membantu Choi Soon-sil memperoleh dokumen pidato perempuan berusia 64 tahun itu. Keduanya juga diduga membantu Soon-sil mendirikan dua yayasan penerima dana bantuan bernilai puluhan juta dolar AS.
Sebagaimana diberitakan, Choi Soon-sil diduga memaksa sejumlah pengusaha serta menyuap pejabat pemerintah demi mengalirkan dana bantuan Yayasan Mir dan K-Sports. Perempuan itu juga dituduh menyalahgunakan sejumlah dana bantuan untuk kepentingan pribadi.
Presiden Park Geun-hye langsung meminta maaf secara terbuka usai skandal tersebut mencuat ke publik. Kepala Staf Kepresidenan Lee Won-jong sudah mengajukan pengunduran diri. Park Geun-hye juga memaksa 10 orang staf senior Gedung Biru untuk mundur. Politikus Partai Saenuri itu berjanji untuk merombak susunan staf kepresidenan setelah dilanda skandal.
Skandal tersebut membuat popularitas Park Geun-hye anjlok. Oposisi pemerintah terus-menerus mendesak agar putri mendiang Presiden Korsel Park Chung-hee itu mundur dari jabatannya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
