<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPOM dan Polda Jabar Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Cianjur</title><description>&amp;ldquo;Selain mi yang sudah jadi, kita juga mengamankan bahan-bahan kimia, seperti boraks dan formalin. Semuanya kita amankan&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur"/><item><title>BPOM dan Polda Jabar Gerebek Pabrik Mi Berformalin di Cianjur</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur</guid><pubDate>Sabtu 29 Oktober 2016 12:56 WIB</pubDate><dc:creator>Firwansyah Firman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur-cSl2GIJ3Kg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mi berformalin yang diamankan BPOM &amp; Polda Jawa Barat (Foto: Firmansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/10/29/525/1527649/bpom-dan-polda-jabar-gerebek-pabrik-mi-berformalin-di-cianjur-cSl2GIJ3Kg.jpg</image><title>Mi berformalin yang diamankan BPOM &amp; Polda Jawa Barat (Foto: Firmansyah)</title></images><description>CIANJUR &amp;ndash; Petugas Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama aparat Polda Jabar menggerebek sebuah rumah yang menjadi pabrik pembuatan mi berbahan boraks dan formalin di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jumat 28 Oktober malam.

Saat penggerebekan, petugas mendapati sejumlah pegawai pabrik tengah membuat mi. Mereka pun ditahan untuk dimintai keterangan. Namun saat penggerebekan, petugas tidak mendapati pemilik usaha di lokasi. Adapun mi berformalin yang disita sekira 2,5 ton.

&amp;ldquo;Selain mi yang sudah jadi, kita juga mengamankan bahan-bahan kimia, seperti boraks dan formalin. Semuanya kita amankan,&amp;rdquo; kata kepala Seksi Penyidikan BPOM Bandung, Edi Kusnadi di lokasi, Jumat 28 Oktober 2016.

Edi menyebutkan, pabrik tradisional pembuat mi basah ini baru berjalan sekira 4 bulan. Dalam sehari, pabrik milik YN ini sanggup memproduksi mi basah sebanyak 3 ton, dengan wilayah distribusi melingkupi Cianjur, Bogor, dan Bandung.

&amp;ldquo;Keberadaannya kita dapati dari laporan masyarakat. Petugas langsung melakukan pengembangan dan tindakan seperti sekarang ini. Di sini kita temukan bahan berbahaya campuran mi seperti boraks dan formalin,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>CIANJUR &amp;ndash; Petugas Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama aparat Polda Jabar menggerebek sebuah rumah yang menjadi pabrik pembuatan mi berbahan boraks dan formalin di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jumat 28 Oktober malam.

Saat penggerebekan, petugas mendapati sejumlah pegawai pabrik tengah membuat mi. Mereka pun ditahan untuk dimintai keterangan. Namun saat penggerebekan, petugas tidak mendapati pemilik usaha di lokasi. Adapun mi berformalin yang disita sekira 2,5 ton.

&amp;ldquo;Selain mi yang sudah jadi, kita juga mengamankan bahan-bahan kimia, seperti boraks dan formalin. Semuanya kita amankan,&amp;rdquo; kata kepala Seksi Penyidikan BPOM Bandung, Edi Kusnadi di lokasi, Jumat 28 Oktober 2016.

Edi menyebutkan, pabrik tradisional pembuat mi basah ini baru berjalan sekira 4 bulan. Dalam sehari, pabrik milik YN ini sanggup memproduksi mi basah sebanyak 3 ton, dengan wilayah distribusi melingkupi Cianjur, Bogor, dan Bandung.

&amp;ldquo;Keberadaannya kita dapati dari laporan masyarakat. Petugas langsung melakukan pengembangan dan tindakan seperti sekarang ini. Di sini kita temukan bahan berbahaya campuran mi seperti boraks dan formalin,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
