<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perempuan Penyebab Krisis Politik Korsel Dijebloskan ke Penjara</title><description>Choi Soon-sil dijebloskan ke penjara setelah diperiksa selama berjam-jam sepanjang malam.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara"/><item><title>Perempuan Penyebab Krisis Politik Korsel Dijebloskan ke Penjara</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara</guid><pubDate>Selasa 01 November 2016 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara-X56tF0bwdF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Choi Soon-sil sebelum menjalani pemeriksaan (Foto: Kim Hong-ji/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/01/18/1529693/perempuan-penyebab-krisis-politik-korsel-dijebloskan-ke-penjara-X56tF0bwdF.jpg</image><title>Choi Soon-sil sebelum menjalani pemeriksaan (Foto: Kim Hong-ji/Reuters)</title></images><description>SEOUL &amp;ndash; Choi Soon-sil, perempuan yang menjadi sumber gonjang-ganjing politik Korea Selatan (Korsel) selama sepekan ini, dijebloskan ke penjara pada Selasa (1/11/2016) pagi waktu setempat. Pihak Kejaksaan sebelumnya menginterogasi perempuan berusia 60 tahun tersebut sepanjang malam.
Sebelumnya, Choi Soon-sil telah meminta maaf secara terbuka kepada publik Negeri Ginseng. Anak seorang pendeta tersebut mengaku telah memanfaatkan jaringannya dengan Presiden Park Geun-hye demi meraup keuntungan pribadi.
Seperti dimuat New York Times, Selasa (1/11/2016), Soon-sil menjalani pemeriksaan selama berjam-jam sejak Senin 31 Oktober 2016 malam waktu setempat. Pihak Kejaksaan kemudian memutuskan untuk menjebloskannya ke penjara. Mereka yakin bukti-bukti tindakan kriminal Soon-sil sudah cukup untuk menempatkannya di balik jeruji besi.
Beberapa saat sebelum Choi Soon-sil ditahan, pihak kepolisian menangkap seorang pria yang mengendarai ekskavator ke gerbang Kejaksaan. Pria tersebut mengaku sengaja datang dari wilayah pedesaan terpencil Korsel khusus untuk membunuh Soon-sil.
Sebagaimana diberitakan, Presiden Park Geun-hye dikecam karena ketahuan meminta saran urusan kenegaraan kepada orang di luar pemerintahan, yakni Choi Soon-sil. Tidak hanya itu, Soon-sil diduga menggunakan hubungannya dengan Geun-hye untuk memaksa sejumlah perusahaan besar mengalirkan dana sumbangan ke dua yayasan berbeda. Dana tersebut diduga diselewengkan.
Hubungan Park Geun-hye dengan Soon-sil sudah terjalin selama empat dekade. Ayah Choi Soon-sil, Choi Tae-min, adalah mentor pribadi perempuan berusia 64 tahun itu. Skandal tersebut mau tidak mau membuat popularitas politikus Partai Saenuri itu terjun bebas. Ribuan warga Korsel mendesak agar Geun-hye segera meletakkan jabatannya.</description><content:encoded>SEOUL &amp;ndash; Choi Soon-sil, perempuan yang menjadi sumber gonjang-ganjing politik Korea Selatan (Korsel) selama sepekan ini, dijebloskan ke penjara pada Selasa (1/11/2016) pagi waktu setempat. Pihak Kejaksaan sebelumnya menginterogasi perempuan berusia 60 tahun tersebut sepanjang malam.
Sebelumnya, Choi Soon-sil telah meminta maaf secara terbuka kepada publik Negeri Ginseng. Anak seorang pendeta tersebut mengaku telah memanfaatkan jaringannya dengan Presiden Park Geun-hye demi meraup keuntungan pribadi.
Seperti dimuat New York Times, Selasa (1/11/2016), Soon-sil menjalani pemeriksaan selama berjam-jam sejak Senin 31 Oktober 2016 malam waktu setempat. Pihak Kejaksaan kemudian memutuskan untuk menjebloskannya ke penjara. Mereka yakin bukti-bukti tindakan kriminal Soon-sil sudah cukup untuk menempatkannya di balik jeruji besi.
Beberapa saat sebelum Choi Soon-sil ditahan, pihak kepolisian menangkap seorang pria yang mengendarai ekskavator ke gerbang Kejaksaan. Pria tersebut mengaku sengaja datang dari wilayah pedesaan terpencil Korsel khusus untuk membunuh Soon-sil.
Sebagaimana diberitakan, Presiden Park Geun-hye dikecam karena ketahuan meminta saran urusan kenegaraan kepada orang di luar pemerintahan, yakni Choi Soon-sil. Tidak hanya itu, Soon-sil diduga menggunakan hubungannya dengan Geun-hye untuk memaksa sejumlah perusahaan besar mengalirkan dana sumbangan ke dua yayasan berbeda. Dana tersebut diduga diselewengkan.
Hubungan Park Geun-hye dengan Soon-sil sudah terjalin selama empat dekade. Ayah Choi Soon-sil, Choi Tae-min, adalah mentor pribadi perempuan berusia 64 tahun itu. Skandal tersebut mau tidak mau membuat popularitas politikus Partai Saenuri itu terjun bebas. Ribuan warga Korsel mendesak agar Geun-hye segera meletakkan jabatannya.</content:encoded></item></channel></rss>
