<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tiga Minggu Jaringan Terputus, PLTMG Bangkanai Kembali Beroperasi</title><description>Salah satu tower roboh akibat hantaman pohon yang tumbang menimpa kabel konduktor antara tower transmisi Nomor 86 dan 87.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi"/><item><title>Tiga Minggu Jaringan Terputus, PLTMG Bangkanai Kembali Beroperasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi</guid><pubDate>Kamis 03 November 2016 08:41 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi-Mh2Y0apgZF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/03/340/1531630/tiga-minggu-jaringan-terputus-pltmg-bangkanai-kembali-beroperasi-Mh2Y0apgZF.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>MUARA TEWEH - Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai yang terhenti akibat jaringan transmisi putus di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai beroperasi kembali.
&quot;Sejak Kamis dini hari sekira pukul 01.33 WIB PLTMG Bangkanai di Desa Karendan Kecamatan Lahei mulai normal dan diharapkan tidak ada lagi gangguan,&quot; kata Manajer PLN Muara Teweh, Tatok Winarko di Muara Teweh, Kamis (3/11/2016).
Tower transmisi saluran udara tegangan tinggi (Sutet) 150 kilo volt tersebut roboh akibat hantaman pohon yang tumbang menimpa kabel konduktor antara tower transmisi Nomor 86 dan 87 pada Jumat 14 Oktober 2016, sekira pukul 16.30 WIB di kilometer 20 antara Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat-Bangkanai Desa Karendan, Kecamatan Lahei.
Akibat robohnya tower tersebut pasokan listrik dari PLTMG Bangkanai yang mengalirkan listrik untuk Kota Muara Teweh dan Buntok, Kabupaten Barito Selatan terhenti total.
&quot;Sejak tengah malam tadi kota Muara Teweh diterangi listrik dari PLTMG dan tidak memakai pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) lagi, sedangkan untuk Buntok akan tersambung dengan PLTMG diperkirakan hari ini,&quot; katanya.
Sebelumnya, Muara Teweh diberlakukan pemadaman bergilir karena mesin PLTD kondisinya defisit daya 4,5 megawatt sehingga terpaksa dilakukan bergilir delapan jam nyala dan delapan jam padam sejak 14 Oktober hingga Rabu 2 November 2016 tengah malam.
Untuk memperbaiki menara yang roboh, pihak PLN membangun dua tower darurat yang didatangkan dari Gardu Induk Mantuil, Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan dari Kalimantan Timur dengan memasang tower darurat di wilayah Desa Muara Inu, Kecamatan Lahei.
&quot;Info yang saya terima dari bagian konstruksi tower yang roboh itu tahun ini juga akan di bangun secara permanen,&quot; kata dia.</description><content:encoded>MUARA TEWEH - Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai yang terhenti akibat jaringan transmisi putus di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mulai beroperasi kembali.
&quot;Sejak Kamis dini hari sekira pukul 01.33 WIB PLTMG Bangkanai di Desa Karendan Kecamatan Lahei mulai normal dan diharapkan tidak ada lagi gangguan,&quot; kata Manajer PLN Muara Teweh, Tatok Winarko di Muara Teweh, Kamis (3/11/2016).
Tower transmisi saluran udara tegangan tinggi (Sutet) 150 kilo volt tersebut roboh akibat hantaman pohon yang tumbang menimpa kabel konduktor antara tower transmisi Nomor 86 dan 87 pada Jumat 14 Oktober 2016, sekira pukul 16.30 WIB di kilometer 20 antara Desa Luwe Hulu, Kecamatan Lahei Barat-Bangkanai Desa Karendan, Kecamatan Lahei.
Akibat robohnya tower tersebut pasokan listrik dari PLTMG Bangkanai yang mengalirkan listrik untuk Kota Muara Teweh dan Buntok, Kabupaten Barito Selatan terhenti total.
&quot;Sejak tengah malam tadi kota Muara Teweh diterangi listrik dari PLTMG dan tidak memakai pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) lagi, sedangkan untuk Buntok akan tersambung dengan PLTMG diperkirakan hari ini,&quot; katanya.
Sebelumnya, Muara Teweh diberlakukan pemadaman bergilir karena mesin PLTD kondisinya defisit daya 4,5 megawatt sehingga terpaksa dilakukan bergilir delapan jam nyala dan delapan jam padam sejak 14 Oktober hingga Rabu 2 November 2016 tengah malam.
Untuk memperbaiki menara yang roboh, pihak PLN membangun dua tower darurat yang didatangkan dari Gardu Induk Mantuil, Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan dari Kalimantan Timur dengan memasang tower darurat di wilayah Desa Muara Inu, Kecamatan Lahei.
&quot;Info yang saya terima dari bagian konstruksi tower yang roboh itu tahun ini juga akan di bangun secara permanen,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
