<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Murid MI di Pangandaran Belajar di Ruangan Bobrok</title><description>Puluhan murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) I Paledah, Kabupaten Pangandaran selama tiga tahun belajar tanpa  fasilitas kelas yang layak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok"/><item><title>Puluhan Murid MI di Pangandaran Belajar di Ruangan Bobrok</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok</guid><pubDate>Selasa 08 November 2016 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok-yVf7w8nTsc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi belajar di MIS I Paledah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/08/525/1535850/puluhan-murid-mi-di-pangandaran-belajar-di-ruangan-bobrok-yVf7w8nTsc.jpg</image><title>Kondisi belajar di MIS I Paledah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.</title></images><description>PANGANDARAN &amp;ndash; Puluhan murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) I Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, selama tiga tahun belajar tanpa fasilitas kelas yang layak. Pasalnya, sebanyak tiga ruang kelas kondisinya sudah tidak layak pakai.
Kepala Sekolah MIS Paledah I Sutarman mengatakan, selama tiga tahun kegiatan belajar siswa dilaksanakan di ruang Madrasah Diniyah milik Yayasan Al-Mukhtar yang masih satu kompleks dengan lokasi sekolah yang rusak itu.
&amp;ldquo;Ruang kelas yang tidak bisa digunakan diantaranya kelas 4, sedangkan kelas 2 dan kelas 3 terkadang digunakan terkadang tidak karena kondisinya mengalami kerusakan dan khawatir roboh,&amp;rdquo; kata Sutarman, Selasa (8/11/2016).
Dia menjelaskan, kerusakan tersebut diantaranya terjadi di langit-langit, atap, genteng dan kayu penyangga atap. Sehingga pihak sekolah lebih memilih menurunkan atap karena sangat membahayakan.
&amp;ldquo;Agar aktivitas kegiatan belajar tetap berjalan kelas 2, kelas 3 dan kelas 4 sebanyak 71 murid belajar dengan cara berpindah-pindah ruangan terkadang di bangunan Diniyah atau di masjid,&amp;rdquo; tambahnya.
Sutarman mengungkapkan bahwa dari pihak Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran sudah melihat kondisi bangunan dan akan diusulkan pada anggaran 2017 karena tahun 2016 ini tidak ada alokasi untuk Pangandaran.</description><content:encoded>PANGANDARAN &amp;ndash; Puluhan murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) I Paledah, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, selama tiga tahun belajar tanpa fasilitas kelas yang layak. Pasalnya, sebanyak tiga ruang kelas kondisinya sudah tidak layak pakai.
Kepala Sekolah MIS Paledah I Sutarman mengatakan, selama tiga tahun kegiatan belajar siswa dilaksanakan di ruang Madrasah Diniyah milik Yayasan Al-Mukhtar yang masih satu kompleks dengan lokasi sekolah yang rusak itu.
&amp;ldquo;Ruang kelas yang tidak bisa digunakan diantaranya kelas 4, sedangkan kelas 2 dan kelas 3 terkadang digunakan terkadang tidak karena kondisinya mengalami kerusakan dan khawatir roboh,&amp;rdquo; kata Sutarman, Selasa (8/11/2016).
Dia menjelaskan, kerusakan tersebut diantaranya terjadi di langit-langit, atap, genteng dan kayu penyangga atap. Sehingga pihak sekolah lebih memilih menurunkan atap karena sangat membahayakan.
&amp;ldquo;Agar aktivitas kegiatan belajar tetap berjalan kelas 2, kelas 3 dan kelas 4 sebanyak 71 murid belajar dengan cara berpindah-pindah ruangan terkadang di bangunan Diniyah atau di masjid,&amp;rdquo; tambahnya.
Sutarman mengungkapkan bahwa dari pihak Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran sudah melihat kondisi bangunan dan akan diusulkan pada anggaran 2017 karena tahun 2016 ini tidak ada alokasi untuk Pangandaran.</content:encoded></item></channel></rss>
