<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menangi Pilpres AS, Trump Banjir Ucapan Selamat dari Negara Mayoritas Muslim</title><description>Ucapan dari negara-negara dengan mayoritas  penduduk Muslim di dunia untuk kemenangan Donald Trump.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-ucapan-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-ucapan-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim"/><item><title>Menangi Pilpres AS, Trump Banjir Ucapan Selamat dari Negara Mayoritas Muslim</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-ucapan-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-ucapan-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim</guid><pubDate>Kamis 10 November 2016 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim-A8zU88BTgf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Trump-Pence menangkan Pilpres AS. (Foto: Gage Skidmore)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/10/18/1538042/menangi-pilpres-as-trump-banjir-selamat-dari-negara-mayoritas-muslim-A8zU88BTgf.jpg</image><title>Trump-Pence menangkan Pilpres AS. (Foto: Gage Skidmore)</title></images><description>PESTA demokrasi Amerika Serikat sudah berakhir. Capres Republik Donald Trump keluar sebagai juaranya, setelah berhasil mengantongi 290 suara electoral college dari 270 yang dibutuhkan. Gegap gempita dirasakan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mengalir sampai ke negara lain, termasuk negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim di dunia.
1.	Indonesia
Salah satu negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, sekira 88 persen dari sekira 200 juta orang, yang mengucapkan selamat atas kemenangan Trump adalah Indonesia. Dalam konferensi pers di istana, Presiden Joko Widodo meyakini hasil pilpres AS sebagai cerminan dari kehendak rakyat AS. Ia percaya, bersama Trump, kedua negara akan tetap melanjutkan kerjasama yang baik, menjaga perdamaian dan kesejahteraan dunia.
2.	Pakistan
Penduduk Muslim di Pakistan diketahui berjumlah lebih dari 178 juta orang. Menanggapi terpilihnya Trump, mantan presiden Pakistan Pervez Musharraf mengucapkan selamat atas kemenangan yang disebutnya bersejarah.
&amp;ldquo;Saya berharap dia akan fokus membawa perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia dan menunjukkan kepemimpinan yang mampu secara langsung menyelesaikan konflik di kawasan Indo-Pakistan. Kita juga harus percaya dan bekerja sama dengan Trump untuk memberantas terorisme dan menghapuskan ekstremisme,&amp;rdquo; ucapnya, seperti dilansir dari The Guardian, Kamis (10/11/2016).
3.	Bangladesh
Selain itu, ucapan selamat juga datang dari Bangladesh, negara di Asia Selatan yang dihuni lebih dari 145 juta pemeluk agama Islam. Sambutan baik itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.
Dia memuji Trump memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa dalam melayani AS dan kemanusiaan global. Hasina bahkan mengundang miliarder New York itu dan istrinya, Melania Trump untuk berkunjung ke Bangladesh
&amp;ldquo;Mewakili pemerintah dan seluruh rakyat Bangladesh, saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-45 AS. Kemenangan Anda sudah pasti merupakan bukti dari kepemimpinan Anda yang luar biasa dan kualitas Anda dalam melayani warga AS dan kemanusiaan secara global,&amp;rdquo; ujar Hasina.4.	Mesir
Presiden Mesir Fatah al Sisi pernah bertemu dengan kedua capres saat  menghadiri Sidang Umum PBB di New York. Dari temu muka  itu, Sisi secara  jelas mensinyalkan kesukaannya kepada capres Republik. Betapa senangnya  dia ketika kandidat yang dijagokannya benar-benar menang pilpres.
&amp;ldquo;Kami mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang lebih baik antara  kedua negara ke depannya. Khususnya untuk menjaga perdamaian dan  stabilitas di Timur Tengah,&amp;rdquo; demikian ia menyampaikan langsung ucapan  selamatnya melalui telefon dengan Trump.
5.	Arab Saudi
Arab Saudi dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat AS juga tak  ketinggalan bersulang atas kesuksesan pesta demokrasi di Negeri Paman  Sam. Raja Salman berharap Trump adalah sosok pemimpin negeri adidaya  yang dapat membawa stabilitas di kawasannya dan di dunia.
6.	Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendeskripsikan kemenangan Trump  sebagai era baru kepemimpinan di Amerika Serikat. &amp;ldquo;Saya berharap bahwa  keputusan rakyat AS akan memfasilitasi langkah berani yang diambil  mengenai hak-hak dasar, kebebasan, demokrasi di dunia dan perkembangan  regional,&amp;rdquo; cetusnya.
7.	Malaysia
Negeri jiran Malaysia yang 61, 3 persen penduduknya beragama Islam  juga mengucapkan selamat kepada ayah Ivanka Trump. Perdana Menteri  Malaysia Najib Tun Razak bahkan menghaturkan sejumlah pujian kepada  sosok pengganti Presiden Barack Obama tersebut.
&amp;ldquo;Keberhasilan Trump menunjukkan bahwa politisi tidak pernah harus  menyenangkan para pemilihnya. Jajak pendapat, dan tokoh-tokoh politik  yang mapan, semua meremehkan kekuatan para pendukungnya. Daya tarik  Trump di mata para warga AS yang merasa ditinggalkan membuatnya  memenangkan tiket menuju Gedung Putih,&amp;rdquo; pujinya.
8.	Sudan Selatan
Pernyataan kuat juga datang dari negara Islam di Afrika. Menteri  Informatika Sudan Selatan, Michael Makuei mengaku sangat senang dengan  hasil pilpres AS yang tidak memenangkan Hillary Clinton.
&amp;ldquo;Saya sangat ragu Presiden Obama memiliki kebijakan politik luar  negeri yang jelas bagi Sudan Selatan, selain untuk menghancurkannya.  Jadi kami tentu berharap banyak dapat menjalin hubungan baik dengan  Trump dan AS setelah pilpres,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>PESTA demokrasi Amerika Serikat sudah berakhir. Capres Republik Donald Trump keluar sebagai juaranya, setelah berhasil mengantongi 290 suara electoral college dari 270 yang dibutuhkan. Gegap gempita dirasakan tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mengalir sampai ke negara lain, termasuk negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim di dunia.
1.	Indonesia
Salah satu negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, sekira 88 persen dari sekira 200 juta orang, yang mengucapkan selamat atas kemenangan Trump adalah Indonesia. Dalam konferensi pers di istana, Presiden Joko Widodo meyakini hasil pilpres AS sebagai cerminan dari kehendak rakyat AS. Ia percaya, bersama Trump, kedua negara akan tetap melanjutkan kerjasama yang baik, menjaga perdamaian dan kesejahteraan dunia.
2.	Pakistan
Penduduk Muslim di Pakistan diketahui berjumlah lebih dari 178 juta orang. Menanggapi terpilihnya Trump, mantan presiden Pakistan Pervez Musharraf mengucapkan selamat atas kemenangan yang disebutnya bersejarah.
&amp;ldquo;Saya berharap dia akan fokus membawa perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia dan menunjukkan kepemimpinan yang mampu secara langsung menyelesaikan konflik di kawasan Indo-Pakistan. Kita juga harus percaya dan bekerja sama dengan Trump untuk memberantas terorisme dan menghapuskan ekstremisme,&amp;rdquo; ucapnya, seperti dilansir dari The Guardian, Kamis (10/11/2016).
3.	Bangladesh
Selain itu, ucapan selamat juga datang dari Bangladesh, negara di Asia Selatan yang dihuni lebih dari 145 juta pemeluk agama Islam. Sambutan baik itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.
Dia memuji Trump memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa dalam melayani AS dan kemanusiaan global. Hasina bahkan mengundang miliarder New York itu dan istrinya, Melania Trump untuk berkunjung ke Bangladesh
&amp;ldquo;Mewakili pemerintah dan seluruh rakyat Bangladesh, saya mengucapkan selamat atas terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-45 AS. Kemenangan Anda sudah pasti merupakan bukti dari kepemimpinan Anda yang luar biasa dan kualitas Anda dalam melayani warga AS dan kemanusiaan secara global,&amp;rdquo; ujar Hasina.4.	Mesir
Presiden Mesir Fatah al Sisi pernah bertemu dengan kedua capres saat  menghadiri Sidang Umum PBB di New York. Dari temu muka  itu, Sisi secara  jelas mensinyalkan kesukaannya kepada capres Republik. Betapa senangnya  dia ketika kandidat yang dijagokannya benar-benar menang pilpres.
&amp;ldquo;Kami mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang lebih baik antara  kedua negara ke depannya. Khususnya untuk menjaga perdamaian dan  stabilitas di Timur Tengah,&amp;rdquo; demikian ia menyampaikan langsung ucapan  selamatnya melalui telefon dengan Trump.
5.	Arab Saudi
Arab Saudi dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat AS juga tak  ketinggalan bersulang atas kesuksesan pesta demokrasi di Negeri Paman  Sam. Raja Salman berharap Trump adalah sosok pemimpin negeri adidaya  yang dapat membawa stabilitas di kawasannya dan di dunia.
6.	Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendeskripsikan kemenangan Trump  sebagai era baru kepemimpinan di Amerika Serikat. &amp;ldquo;Saya berharap bahwa  keputusan rakyat AS akan memfasilitasi langkah berani yang diambil  mengenai hak-hak dasar, kebebasan, demokrasi di dunia dan perkembangan  regional,&amp;rdquo; cetusnya.
7.	Malaysia
Negeri jiran Malaysia yang 61, 3 persen penduduknya beragama Islam  juga mengucapkan selamat kepada ayah Ivanka Trump. Perdana Menteri  Malaysia Najib Tun Razak bahkan menghaturkan sejumlah pujian kepada  sosok pengganti Presiden Barack Obama tersebut.
&amp;ldquo;Keberhasilan Trump menunjukkan bahwa politisi tidak pernah harus  menyenangkan para pemilihnya. Jajak pendapat, dan tokoh-tokoh politik  yang mapan, semua meremehkan kekuatan para pendukungnya. Daya tarik  Trump di mata para warga AS yang merasa ditinggalkan membuatnya  memenangkan tiket menuju Gedung Putih,&amp;rdquo; pujinya.
8.	Sudan Selatan
Pernyataan kuat juga datang dari negara Islam di Afrika. Menteri  Informatika Sudan Selatan, Michael Makuei mengaku sangat senang dengan  hasil pilpres AS yang tidak memenangkan Hillary Clinton.
&amp;ldquo;Saya sangat ragu Presiden Obama memiliki kebijakan politik luar  negeri yang jelas bagi Sudan Selatan, selain untuk menghancurkannya.  Jadi kami tentu berharap banyak dapat menjalin hubungan baik dengan  Trump dan AS setelah pilpres,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
