<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luka Bakar 50%, Satu Lagi Balita 3 Tahun Korban Bom Samarinda Kritis</title><description>Satu balita masih dalam kondisi kritis pascaledakan bom molotov berdaya  ledak rendah terjadi di Gereja Oikumene, Samarinda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540616/luka-bakar-50-satu-lagi-balita-3-tahun-korban-bom-samarinda-kritis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540616/luka-bakar-50-satu-lagi-balita-3-tahun-korban-bom-samarinda-kritis"/><item><title>Luka Bakar 50%, Satu Lagi Balita 3 Tahun Korban Bom Samarinda Kritis</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540616/luka-bakar-50-satu-lagi-balita-3-tahun-korban-bom-samarinda-kritis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540616/luka-bakar-50-satu-lagi-balita-3-tahun-korban-bom-samarinda-kritis</guid><pubDate>Senin 14 November 2016 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/14/337/1540616/satu-balita-korban-bom-samarinda-masih-kritis-LwiXznOCmt.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/14/337/1540616/satu-balita-korban-bom-samarinda-masih-kritis-LwiXznOCmt.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Satu balita masih dalam kondisi kritis pascaledakan bom molotov berdaya ledak rendah terjadi di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 13 November 2016. Balita berusia 3 tahun itu mengalami luka bakar hingga 50 %.
&quot;Satu orang masih bertahan namanya Triniti usianya 3 tahun. Kritis karena luka bakarnya 50 %,&quot; kata Direktur RSUD A Wahab Sjahranie, dr Rachim Dinata ketika dikonfirmasi Okezone, Senin (14/11/2016).
Sementara korban balita lainnya atas nama Intan Marbun Olivia dipastikan meninggal dunia subuh ini pukul 03.05 WIB lantaran menderita luka bakar hingga 78 % dan infeksi saluran pernafasan.
&quot;Luka bakar 78 % menyebabkan trauma inhalasi paru. Luka bakar di atas 45 %, dewasa saja banyak yang tidak tertolong apalagi bayi 78 %,&quot; jelas dia.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto membenarkan kabar duka ini. Menurut dia, Intan mengalami luka yang cukup serius. &quot;Pagi sekira 03.05 WIB atas nama Intan Marbun Olivia 2,5 tahun karena luka bakar 78 % dan infeksi saluran pernafasan,&quot; katanya. (fas)</description><content:encoded>JAKARTA - Satu balita masih dalam kondisi kritis pascaledakan bom molotov berdaya ledak rendah terjadi di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 13 November 2016. Balita berusia 3 tahun itu mengalami luka bakar hingga 50 %.
&quot;Satu orang masih bertahan namanya Triniti usianya 3 tahun. Kritis karena luka bakarnya 50 %,&quot; kata Direktur RSUD A Wahab Sjahranie, dr Rachim Dinata ketika dikonfirmasi Okezone, Senin (14/11/2016).
Sementara korban balita lainnya atas nama Intan Marbun Olivia dipastikan meninggal dunia subuh ini pukul 03.05 WIB lantaran menderita luka bakar hingga 78 % dan infeksi saluran pernafasan.
&quot;Luka bakar 78 % menyebabkan trauma inhalasi paru. Luka bakar di atas 45 %, dewasa saja banyak yang tidak tertolong apalagi bayi 78 %,&quot; jelas dia.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto membenarkan kabar duka ini. Menurut dia, Intan mengalami luka yang cukup serius. &quot;Pagi sekira 03.05 WIB atas nama Intan Marbun Olivia 2,5 tahun karena luka bakar 78 % dan infeksi saluran pernafasan,&quot; katanya. (fas)</content:encoded></item></channel></rss>
