<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Bom Samarinda Belajar Merakit di Aceh</title><description>Pelaku peledakan bom rakitan di Gereja Oikumene, pada Minggu 13 November 2016, belajar merakit bom di Aceh pada  2009&amp;ndash;2011.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh"/><item><title>Pelaku Bom Samarinda Belajar Merakit di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh</guid><pubDate>Senin 14 November 2016 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh-YyK1EDICd3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/14/337/1540900/pelaku-bom-samarinda-belajar-merakit-di-aceh-YyK1EDICd3.jpg</image><title>Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pelaku peledakan bom rakitan di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu 13 November 2016, belajar merakit bom di Aceh pada 2009&amp;ndash;2011.
&amp;ldquo;Pelaku belajar merakit bom saat di Aceh dari 2009&amp;ndash;2011. Pasca-ledakan, tim lakukan langkah penyelidikan dan geledah di sebuah rumah di Lowajana Indah Blok VV Nomor 13,&amp;rdquo; kata Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2016).
Dari hasil penggeledahan ini, kata Boy, pihaknya mengamankan laptop, handphone, dan dokumen-dokumen yang di rumah tersebut. Ia melanjutkan, sejumlah saksi juga dalam pemeriksaan dan diduga memiliki hubungan dengan pelaku.
&amp;ldquo;Saat ini pemeriksaan intensif dilakukan. Ada beberapa kerugian materiil, barbuk (barang bukti) hasil dampak empat sepeda motor terbakar. Tim Densus (88 Antiteror) masih mengembangkan,&amp;rdquo; ujar dia.
Menurut mantan Kapolda Banten ini, setelah diperiksa selama 7x24 jam, pihaknya baru akan menentukan status 15 saksi itu, apakah sebagai saksi atau pihak yang membantu.
&amp;ldquo;Kita duga orang yang punya hubungan, komunikasi dengan yang bersangkutan. Umumnya yang bersangkutan diduga punya kontak komunikasi dengan saudara Juanda,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan pelaku peledakan bom rakitan di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu 13 November 2016, belajar merakit bom di Aceh pada 2009&amp;ndash;2011.
&amp;ldquo;Pelaku belajar merakit bom saat di Aceh dari 2009&amp;ndash;2011. Pasca-ledakan, tim lakukan langkah penyelidikan dan geledah di sebuah rumah di Lowajana Indah Blok VV Nomor 13,&amp;rdquo; kata Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (14/11/2016).
Dari hasil penggeledahan ini, kata Boy, pihaknya mengamankan laptop, handphone, dan dokumen-dokumen yang di rumah tersebut. Ia melanjutkan, sejumlah saksi juga dalam pemeriksaan dan diduga memiliki hubungan dengan pelaku.
&amp;ldquo;Saat ini pemeriksaan intensif dilakukan. Ada beberapa kerugian materiil, barbuk (barang bukti) hasil dampak empat sepeda motor terbakar. Tim Densus (88 Antiteror) masih mengembangkan,&amp;rdquo; ujar dia.
Menurut mantan Kapolda Banten ini, setelah diperiksa selama 7x24 jam, pihaknya baru akan menentukan status 15 saksi itu, apakah sebagai saksi atau pihak yang membantu.
&amp;ldquo;Kita duga orang yang punya hubungan, komunikasi dengan yang bersangkutan. Umumnya yang bersangkutan diduga punya kontak komunikasi dengan saudara Juanda,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
