<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri: Ada Cyber Troops di Medsos, Jangan Terprovokasi Informasi Hoax</title><description>&quot;Kami sudah mengindikasi bahwa media sosial ada kelompok yang memiliki cyber troops atau cyber army&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax"/><item><title>Kapolri: Ada Cyber Troops di Medsos, Jangan Terprovokasi Informasi Hoax</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax</guid><pubDate>Rabu 16 November 2016 18:05 WIB</pubDate><dc:creator>Lina Fitria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax-ovb2sREGqT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta (Agung/Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/16/337/1543284/kapolri-ada-cyber-troops-di-medsos-jangan-terprovokasi-informasi-hoax-ovb2sREGqT.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta (Agung/Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah memercayai informasi yang tersebar di media sosial. Menurut Tito, ada sekelompok orang yang sengaja menyebarkan informasi hoax untuk memprovokasi masyarakat.
&quot;Kami sudah mengindikasi bahwa media sosial ada kelompok yang memiliki cyber troops atau cyber army. Kelompok yang memang sengaja mereka merencanakan dan men-setting agar masyarakat terprovokasi sedemikian rupa,&quot; ujar Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/11/2016).
Tito menjelaskan, dirinya tak perlu mengungkapkan siapa pihak di balik cyber troops itu, yang sering menyebarkan berita palsu di media sosial. Namun, dia menyampaikan orang-orang itu selalu mencari peluang untuk membuat negara kacau dan masyarakat menjadi bingung dengan isu yang mereka sebar di media sosial.
&quot;Jangan mau diadu domba dan terprovokasi. Kita semua sudah memilih iklim demokrasi seperti ini. Kita sudah bagus berjalan, pembangunan jalan, dan ekonomi baik,&quot; katanya.
Tito juga mengimbau agar masyarakat lebih kritis dalam menanggapi isu yang menyebar di media sosial. Sehingga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menyebar informasi hoax tersebut tidak bisa memprovokasi masyarakat.
&quot;Jangan mudah sekali lagi terpengaruh media sosial. Yang mungkin di-setting pihak tertentu. Kalau enggak akurat enggak usah di-share. Dan gunakan akal yang jernih melihat permasalahan,&quot; tegas Tito. (ulu)</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah memercayai informasi yang tersebar di media sosial. Menurut Tito, ada sekelompok orang yang sengaja menyebarkan informasi hoax untuk memprovokasi masyarakat.
&quot;Kami sudah mengindikasi bahwa media sosial ada kelompok yang memiliki cyber troops atau cyber army. Kelompok yang memang sengaja mereka merencanakan dan men-setting agar masyarakat terprovokasi sedemikian rupa,&quot; ujar Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/11/2016).
Tito menjelaskan, dirinya tak perlu mengungkapkan siapa pihak di balik cyber troops itu, yang sering menyebarkan berita palsu di media sosial. Namun, dia menyampaikan orang-orang itu selalu mencari peluang untuk membuat negara kacau dan masyarakat menjadi bingung dengan isu yang mereka sebar di media sosial.
&quot;Jangan mau diadu domba dan terprovokasi. Kita semua sudah memilih iklim demokrasi seperti ini. Kita sudah bagus berjalan, pembangunan jalan, dan ekonomi baik,&quot; katanya.
Tito juga mengimbau agar masyarakat lebih kritis dalam menanggapi isu yang menyebar di media sosial. Sehingga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menyebar informasi hoax tersebut tidak bisa memprovokasi masyarakat.
&quot;Jangan mudah sekali lagi terpengaruh media sosial. Yang mungkin di-setting pihak tertentu. Kalau enggak akurat enggak usah di-share. Dan gunakan akal yang jernih melihat permasalahan,&quot; tegas Tito. (ulu)</content:encoded></item></channel></rss>
