<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brexit dan Trumpism Jadi Word of The Year 2016</title><description>Brexit dan Trumpism menjadi kata paling populer sepanjang tahun ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016"/><item><title>Brexit dan Trumpism Jadi Word of The Year 2016</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016</guid><pubDate>Kamis 17 November 2016 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016-ZGekHTRqB3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Popularitas {Brexit} dan {Trumpism}. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/11/17/18/1543666/brexit-dan-trumpism-jadi-word-of-the-year-2016-ZGekHTRqB3.jpg</image><title>Ilustrasi. Popularitas {Brexit} dan {Trumpism}. </title></images><description>FENOMENA keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa menjadi satu di antara sekian banyak isu internasional yang paling disoroti selama setahun terakhir. Kesahihan Negeri Ratu Elizabeth untuk angkat kaki dari organisasi kerjasama antarnegara Benua Biru itu kemudian dikukuhkan melalui referendum demokratis.
Ada dua pilihan yang dicantumkan pada kertas suara referendum pada 23 Juni 2016. Remain, yang berarti memilih tetap berada dalam lingkup UE atau Brexit (Britain Exit), yang memberikan kesempatan bagi Inggris Raya berdikari tanpa topangan UE.
Jajak pendapat pra-referendum menunjukkan persaingan ketat. Namun tanpa diduga, hasil perhitungan suara menyatakan sebagian besar rakyat Inggris tak lagi betah satu atap dengan UE.
Gara-gara itu, Kamus Collins yang dipublikasikan oleh HarperCollins di Glasgow, Inggris menobatkan istilah Brexit sebagai kata terpopuler atau Word of The Year 2016. Kata tersebut menjadi yang paling banyak dicari di mesin pencari seperti Google, dan kawan-kawan, serta marak diberitakan di media massa hingga menjadi buah bibir masyarakat, terlepas dari segala polemik yang ditimbulkannya.
Istilah kedua paling mendunia tahun ini adalah Trumpism. Kata tersebut menjadi terkenal berkat pencalonan Donald Trump oleh Republik. Frasa itu menjadi kian beken tatkala pria 70 tahun tersebut dinyatakan menang pilpres AS pada 8 November 2016.
Menurut kamus Collins, Trumpism memiliki dua arti. Pertama, kebijakan-kebijakan yang diusung oleh politikus AS Donald Trump, khususnya terkait penolakan terhadap pendirian politik terkini (era Obama) dan kegencarannya mengejar kepentingan nasional AS.
Definisi kedua, Trumpism berarti suatu pernyataan kontroversial atau keterlaluan yang berhubungan dengan Donald Trump.Selain Brexit dan Trumpism, Collins Dictionary juga merilis sembilan  kata kunci baru paling populer sepanjang tahun ini di situsnya.  Frasa-frasa baru tersebut meliputi, Hygge, mic drop, throw shade,  sharenting, snowflake generation, dude food, uberization dan JOMO.
Hygge adalah konsep hidup yang dianut warga Denmark. Cirinya adalah  menciptakan atmosfer yang nyaman dan ramah yang mempromosikan  kesejahteraan.
Istilah mic drop diperkenalkan oleh Presiden Barack Obama yang  menjatuhkan mikrofonnya saat mengakhiri pidato. Sementara throw shade  didefinisikan sebagai cara membuat acara public untuk seseorang atau  sesuatu, seringnya dengan cara yang halus atau non-verbal.
Sharenting adalah kebiasaan orang-orang menggunakan media sosial  untuk berbagi momen penting anak, termasuk menyebarkan tautan berita,  gambar-gambar dan sebagainya tentang seorang anak.
Generasi Butiran Salju atau Snowflake Generation ialah pemuda dewasa  era 2010-an yang dipandang kurang ulet dan mudah tersinggung  dibandingkan generasi sebelumnya. Dude Food merujuk pada makanan cepat  saji, seperti hot dogs, burger dan lain-lain yang menarik bagi kaum  pria.
Uberization adalah adopsi model bisnis yang pelayanannya menawarkan  tuntutan komunikasi antara pelanggan dan pemasok, biasanya menggunakan  gadget.
JOMO adalah singkatan dari Joy of Missing Out. Yang berarti  kesenangan yang diperoleh dari menikmati kegiatan seseorang tanpa  mengkhawatirkan orang lain itu merasakan kesenangan juga atau tidak.</description><content:encoded>FENOMENA keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa menjadi satu di antara sekian banyak isu internasional yang paling disoroti selama setahun terakhir. Kesahihan Negeri Ratu Elizabeth untuk angkat kaki dari organisasi kerjasama antarnegara Benua Biru itu kemudian dikukuhkan melalui referendum demokratis.
Ada dua pilihan yang dicantumkan pada kertas suara referendum pada 23 Juni 2016. Remain, yang berarti memilih tetap berada dalam lingkup UE atau Brexit (Britain Exit), yang memberikan kesempatan bagi Inggris Raya berdikari tanpa topangan UE.
Jajak pendapat pra-referendum menunjukkan persaingan ketat. Namun tanpa diduga, hasil perhitungan suara menyatakan sebagian besar rakyat Inggris tak lagi betah satu atap dengan UE.
Gara-gara itu, Kamus Collins yang dipublikasikan oleh HarperCollins di Glasgow, Inggris menobatkan istilah Brexit sebagai kata terpopuler atau Word of The Year 2016. Kata tersebut menjadi yang paling banyak dicari di mesin pencari seperti Google, dan kawan-kawan, serta marak diberitakan di media massa hingga menjadi buah bibir masyarakat, terlepas dari segala polemik yang ditimbulkannya.
Istilah kedua paling mendunia tahun ini adalah Trumpism. Kata tersebut menjadi terkenal berkat pencalonan Donald Trump oleh Republik. Frasa itu menjadi kian beken tatkala pria 70 tahun tersebut dinyatakan menang pilpres AS pada 8 November 2016.
Menurut kamus Collins, Trumpism memiliki dua arti. Pertama, kebijakan-kebijakan yang diusung oleh politikus AS Donald Trump, khususnya terkait penolakan terhadap pendirian politik terkini (era Obama) dan kegencarannya mengejar kepentingan nasional AS.
Definisi kedua, Trumpism berarti suatu pernyataan kontroversial atau keterlaluan yang berhubungan dengan Donald Trump.Selain Brexit dan Trumpism, Collins Dictionary juga merilis sembilan  kata kunci baru paling populer sepanjang tahun ini di situsnya.  Frasa-frasa baru tersebut meliputi, Hygge, mic drop, throw shade,  sharenting, snowflake generation, dude food, uberization dan JOMO.
Hygge adalah konsep hidup yang dianut warga Denmark. Cirinya adalah  menciptakan atmosfer yang nyaman dan ramah yang mempromosikan  kesejahteraan.
Istilah mic drop diperkenalkan oleh Presiden Barack Obama yang  menjatuhkan mikrofonnya saat mengakhiri pidato. Sementara throw shade  didefinisikan sebagai cara membuat acara public untuk seseorang atau  sesuatu, seringnya dengan cara yang halus atau non-verbal.
Sharenting adalah kebiasaan orang-orang menggunakan media sosial  untuk berbagi momen penting anak, termasuk menyebarkan tautan berita,  gambar-gambar dan sebagainya tentang seorang anak.
Generasi Butiran Salju atau Snowflake Generation ialah pemuda dewasa  era 2010-an yang dipandang kurang ulet dan mudah tersinggung  dibandingkan generasi sebelumnya. Dude Food merujuk pada makanan cepat  saji, seperti hot dogs, burger dan lain-lain yang menarik bagi kaum  pria.
Uberization adalah adopsi model bisnis yang pelayanannya menawarkan  tuntutan komunikasi antara pelanggan dan pemasok, biasanya menggunakan  gadget.
JOMO adalah singkatan dari Joy of Missing Out. Yang berarti  kesenangan yang diperoleh dari menikmati kegiatan seseorang tanpa  mengkhawatirkan orang lain itu merasakan kesenangan juga atau tidak.</content:encoded></item></channel></rss>
